21 May 2019

Rindu Akan Kenangan Ramadan Berkesan di Masa Kecil, Syahdu dan Hangat

19:34 0 Comments

Ramadan telah terlewati selama puluhan tahun. Setiap tahunnya, Ramadan terlewati dengan pengalaman yang berbeda. Semakin tambah usia, semakin banyak pengalaman berkesan saat Ramadan. Namun setiap tahun pula, selalu rindu akan Ramadan yang telah lewat. Dan yang paling terasa rindunya adalah rindu akan kenangan ramadan berkesan di masa kecil.

Masa kecil memang menjadi masa-masa paling menyenangkan. Bebas dari tanggungan dan beban hidup. Bebas untuk bermain, tertawa, berteriak. Masa-masa menyenangkan itu makin terasa saat Ramadan tiba. Ramadan bulan yang spesial, spesial pula segala sesuatu yang ada di dalamnya. Karena saat masih kecil belum paham tentang berlimpahnya pahala ibadah di bulan puasa, maka yang paling membuat terkenang dan terkesan adalah suasananya, efuorianya Ramadan. Suasana khas Ramadan yang syahdu dan hangat.

Baca juga: Ngabuburit Lebih Berfaedah dengan 4 Aktivitas Ini, Biar Pahala Puasanya Berlipat

Ngaji Sore

Ngaji memang sudah menjadi aktivitas harianku. Setiap selepas shalat maghrib, aku bersama teman-teman sebaya pergi ke rumah guru ngaji kami. Di sana kami belajar membaca Al-Qur'an, mempelajari maknanya, belajar tajwidnya, belajar ilmu fiqih dan ilmu agama lainnya. Rutinitas tersebut akan berubah saat Ramadan tiba. Ngaji setelah maghrib jadi berubah jadwal ke sore hari setelah ashar.

Yang menjadi kenangan Ramadan berkesan adalah, sambil menunggu waktu mengaji dimulai, kami biasanya duduk membentuk lingkaran dan bermain gatheng, permainan melempar dan menangkap batu. Setelah pulang mengaji, yang tak pernah ketinggalan adalah beli es batu buat bikin es teh di rumah untuk buka puasa. Waktu itu belum banyak orang punya lemari pendingin seperti sekarang.

Tarawihnya Duduk Paling Belakang

Lagi-lagi, kami dulunya pernah merasakan masa-masa menjadi anak kecil yang belum banyak tau tentang keutamaan bulan Ramadan. Yang kami rasakan hanyalah kami turut suka cita menyambutnya. Enggak terkecuali mengisi malamnya dengan menunaikan shalat tarawih di masjid. Semangatnya luar biasa karena di masjid bisa bertemu dengan teman-teman lagi. Ini juga menjadi salah satu kenangan Ramadan berkesan.

Uniknya, kami belum tahu bahwa shalat di shaf paling depan itu yang utama. Kami juga merasa masih kecil jadi enggak harus shalat hingga akhir. Shalat yang kesekian kali, kami berhenti dan memilih bermain. Makanya itu, kami yang kecil-kecil saat itu memilih untuk berdiri di shaf paling belakang. Biar kalau harus keluar enggak harus melewati banyak orang. Polos sekali, kan?

Ronda yang Dinanti-nanti

Zaman dulu, ronda menjadi cara untuk membangunkan orang sahur. Sekarang pun sepertinya masih seperti itu. Tapi mungkin sudah banyak berubah atau bisa jadi enggak ada sama sekali. Itulah yang kemudian menjadi kenangan ramadan berkesan dan sangat dirindukan. Sekarang sudah enggak ada lagi anak-anak yang berkeliling dengan memukul kentongan sambil teriak, "sahur... sahur...". Sekarang kami lebih mengandalkan alarm pada ponsel untuk bisa bangun tepat waktu ketika sahur.

Anak Zaman Dulu Tak Butuh Eksistensi

Satu hal yang paling terasa bedanya dari Ramadan tahun ke tahun adalah hadirnya teknologi yang semakin canggih. Salah satunya adalah maraknya penggunaan media sosial. Media sosial menjadi tempat beradu eksistensi. Kegiatan selama bulan Ramadan pun masuk dalam bahan untuk menunjukkan eksistensi. Saat buka puasa dibagikan ke media sosial, berangkat taraweh dibagikan ke media sosial, ngaji juga dibagikan ke media sosial, bangun sahur pun juga.

Sedangkan anak zaman dulu sama sekali enggak melakukan semua itu dan kami tetap bahagia merasakan Ramadan syahdu dengan cara yang enggak harus melibatkan teknologi. Kami bersuka cita mengisi Ramadan tanpa merasa orang lain perlu tahu apa yang kami lakukan. Kami cukup senang menikmati saat-saat penuh kedamaian di bulan Ramadan dengan orang-orang tercinta dan terdekat kami, tanpa merasa orang lain yang enggak kenal perlu tahu apapun.

Ya, inilah yang belakangan dirasakan bahwa kesyahduan Ramadan telah perlahan memudar dan itu menjadi kenangan Ramadan berkesan yang terus kami rindukan. Tentu kami sepakat jika Ramadan paling berkesan adalah Ramadan saat kami masih anak-anak. Ramadan sekarang sudah jauh berbeda dengan tuntutan yang semakin beraneka macam.

Itulah beberapa hal yang menjadi kenangan Ramadan berkesan dan selalu kami rindukan. Ingin rasanya mengulang kembali masa-masa menyenangkan tersebut. Namun kenyataan membuat kita harus terus menjalani waktu. Yang terpenting adalah, hati ini tetap bahagia menyambut Ramadan dan terus berusaha mengisinya dengan amalan kebaikan.

Salam,

Kenali Perbedaan Zakat, Infaq dan Sodaqoh, Serta Mana yang Harus Didahulukan

05:38 1 Comments

Zakat, infaq dan sodaqoh termasuk amalan yang dianjurkan dalam Islam. Ketiganya memiliki definisi memberi kepada orang lain dengan apa yang dimiliki. Dalam hal ini memberi ditujukan kepada orang-orang yang kurang mampu untuk meringankan beban mereka. Ketiga amalan ini dijanjikan oleh Allah SWT pahala yang berlipat ganda. Terlebih jika ketiganya dilakukan pada bulan suci Ramadan.

Ketiga jenis amalan memberi ini memiliki definisi secara umum yang sama. Karena itulah masih banyak yang menganggapnya sama. Padahal zakat, infaq dan sodaqoh memiliki pengertian yang berbeda. Hukum ketiganya dan waktu pemberiannya pun juga berbeda. Berikut penjelasannya.

Zakat

sumber foto: pexels

Zakat secara bahasa berarti tumbuh, berkembang dan berkah (HR. At-Tirmidzi) atau dapat pula berarti membersihkan atau mensucikan (QS. At-Taubah : 10). Sedangkan menurut terminologi syari’ah, zakat berarti kewajiban atas sejumlah harta tertentu untuk kelompok tertentu dalam waktu tertentu. Zakat adalah nama dari sejumlah harta tertentu yang telah mencapai syarat tertentu (nisab) yang diwajibkan Allah SWT untuk dikeluarkan dan diberikan kepada yang berhak menerimanya dengan persyaratan tertentu pula (QS. 9:103 dan QS. 30:39).

Hukum zakat adalah wajib tanpa pengecualian bagi setiap umat Islam yang mampu dan merupakan kewajiban individu (fardhu 'ain) yang dikeluarkan oleh semua muslim yang memiliki harta. Zakat tersebut akan dikumpulkan oleh petugas zakat tertentu untuk kemudian diserahkan kepada golongan yang berhak atau membutuhkan. Seperti yang disebutkan pada salah satu ayat Alquran berikut:

"Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS At Taubah : 103).

Baca juga: Berkah Ramadan Berhasil Diraih Jika Ini yang Kamu Rasakan

Ada dua jenis zakat, yaitu zakat fitrah dan zakat maal. Zakat fitrah disebut juga dengan zakat Nafs (jiwa), yaitu zakat yang wajib dilakukan oleh setiap muslim hanya ketika menjelang Idul Fitri pada bulan suci Ramadan. Ketentuan besar zakat yang dikeluarkan per jiwa adalah sebanyak satu sha' atau minimal 2,5 kilogram atau 3,5 liter makanan pokok di daerah tertentu.

Zakat maal (harta) adalah pemberian zakat dari pendapatan umat Islam, misalnya dari perdagangan, pertanian, hasil laut, ternak, dan lain sebagainya. Setiap jenis penghasilan umat Islam tersebut dihitung dengan cara tersendiri.


Inilah golongan orang yang berhak menerima zakat:

1. Fakir
Golongan masyarakat yang nyaris tidak memiliki apapun sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan utama dalam hidupnya.

2. Miskin
Golongan masyarakat yang hartanya sangat sedikit tapi masih dapat memenuhi kebutuhan pokok hidupnya.

3. Amil
Orang-orang yang mengumpulkan zakat dan membagikannya kepada yang berhak.

4. Mu'alaf
Orang-orang yang baru memeluk agama Islam dan membutuhkan bantuan dalam menyesuaikan kondisi hidupnya.

5. Gharim
Orang-orang yang memiliki utang untuk mencukupi kebutuhannya di mana kebutuhan tersebut halal tapi tidak sanggup untuk membayar utangnya tersebut.

6. Fisabilillah
Mereka yang berjuang di jalan Allah. Misalnya pendakwah, orang yang negaranya mengalami peperangan, dan lainnya.

7. Ibnus Sabil
Orang-orang yang mengalami kehabisan uang dalam perjalanannya.

8. Hamba sahaya
Budak atau orang-orang yang ingin memerdekakan dirinya.

Infaq

sumber foto: pexels

Infaq berasal dari kata anfaqa yang berarti mengeluarkan sesuatu (harta) untuk kepentingan sesuatu. Menurut terminologi syariat, infaq berarti mengeluarkan sebagian dari harta atau pendapatan/penghasilan untuk suatu kepentingan yang diperintahkan Islam. Jika zakat ada nishabnya, infaq tidak mengenal nishab.

Infaq dikeluarkan setiap orang yang beriman, baik yang berpenghasilan tinggi maupun rendah, apakah ia di saat lapang maupun sempi. Jika zakat harus diberikan pada golongan tertentu, maka infaq boleh diberikan kepada siapapun. Misalnya, untuk kedua orang tua, anak-yatim, dan sebagainya.

Infaq adalah pengeluaran sukarela yang di lakukan seseorang, setiap kali ia memperoleh rezeki, sebanyak yang ia kehendakinya. Allah SWT memberikan kebebasan kepada pemiliknya untuk menentukan jenis harta serta berapa jumlah yang sebaiknya diserahkan.

Sodaqoh

sumber foto: pexels
Sodaqoh berasal dari kata shadaqa yang berarti benar. Sedangkan secara terminologi syariat sodaqoh makna asalnya adalah tahqiqu syai’in bisyai’i, atau menetapkan/menerapkan sesuatu pada sesuatu. Sodaqoh mempunyai cakupan yang sangat luas, lebih luas dari infaq dan digunakan untuk mencakup segala jenis sumbangan.

Sodaqoh merupakan segala bentuk nilai kebajikan yang tidak terikat oleh jumlah, waktu dan juga yang tidak terbatas pada materi tetapi juga dapat dalam bentuk non materi, misalnya menyingkirkan rintangan di jalan, menuntun orang yang buta, memberikan senyuman ikhlas dan wajah yang manis kepada saudaranya, termasuk menyalurkan syahwat pada istri sah.

Mana yang Harus Didahulukan?

Zakat, infaq dan sodaqoh termasuk amal kebaikan yang diperintahkan oleh Allah SWT. Sebagai sebuah amal kebaikan, tentu akan lebih baik jika menyegerakannya. Namun berdasarkan hukum yang ditetapkan atas ketiganya, ada satu amalan yang harus didahulukan dari pada yang lain, yaitu zakat. Zakat harus didahulukan karena hukumnya wajib. Kewajiban berzakat bahkan termasuk dalam rukun Islam. Karena menjadi kewajiban, maka zakat harus ditunaikan terlebih dahulu dan diutamakan.

Sedangkan infaq dan sodaqoh hukumnya sunah yang artinya dianjurkan dan tidak akan mendapat dosa jika meninggalkannya. Untuk itu, kedua amalan ini bisa ditunaikan setelah amalan pemberian wajib, yaitu zakat juga telah ditunaikan. Meski hukumnya sunah, akan sangat lebih baik jika amalan ini juga disegerakan mengingat manfaatnya yang banyak dan bisa menjadi ladang pahala serta jalan menuju surga.

Manfaat Zakat, Infaq dan Sodaqoh

Zakat, infaq dan sodaqoh secara umum memiliki manfaat sebagai berikut:
1. Membersihkan harta dan menghindarkan seseorang dari sifat tamak terhadap harta benda.
2. Membantu mengubah perilaku buruk seseorang sehingga menjadi lebih baik.
3. Mempererat tali persaudaraan dan mengurangi kesenjangan sosial di masyarakat.
4. Sebagai salah satu cara umat Islam dalam mengungkapkan rasa syukurnya kepada Allah SWT.
5. Untuk memberikan dukungan moril kepada golongan tertentu, seperti mualaf.
6. Untuk mengembangkan potensi di dalam diri umat Islam.

Seperti itulah penjelasan mengenai zakat, infaq dan sodaqoh mulai dari definisi secara bahasa dan definisi secara istilah syariat. Ketiganya memiliki definisi secara umum yang sama, namun berbeda pada ketentuannya. Semoga setelah mengetahui  perbedaan ketiganya, kita menjadi lebih memahaminya dan siap menunaikan ketiganya.

Semoga bermanfaat :)

Salam,

20 May 2019

Indonesia Punya Tradisi Ngabuburit Asyik, Kalau di Negara Lain Ada Tradisi Khas Ini Saat Ramadan

12:11 0 Comments
Gambar oleh WikiImages dari Pixabay
Mendengar kata "ngabuburit", pasti langsung teringat dengan bulan Ramadan. Istilah "ngabuburit" ini awalnya berasal dari bahasa Sunda "burit" yang berarti menunggu sore. Penambahan "nga" dan "bu" berarti aktivitas tersebut dilakukan berulang-ulang. Karena kegiatan menunggu sore hanya ada di bulan Ramadan saat berpuasa, jadilah istilah "ngabuburit" hanya dipakai saat puasa di bulan Ramadan saja. Bisa juga disebut ngabuburit asyik karena aktivitas ini sarat dengan hal-hal menyenangkan.

Di Indonesia, tradisi ngabuburit asyik ini berbeda-beda di tiap daerah. Di Lamongan, Jawa Timur misalnya, waktu sore sambil menunggu bedug maghrib diisi dengan permainan "kumbohan" yaitu menangkap ikan munggut di sungai Bengawan Solo. Majalengka juga punya kebiasaan unik ngabuburit yaitu menerbangkan layang hias di sekitaran sawa. Di Tegal, masyarakat biasa menghabiskan waktu dengan berwisata ke pinggiran pantai utara untuk menikmati matahari tenggelam sembari menantikan adzan Magrib. Asyik semua, kan?

Ngabuburit memang menjadi tradisi khas di bulan Ramadan. Kalau diharuskan menyebutkan tradisi khas lainnya selama bulan Ramadan di Indonesia, rasanya akan panjang sekali daftarnya. Mulai dari ronda malam saat waktu sahur, hadirnya makanan khas yang cuma ada di saat puasa Ramadan, sampai ramainya petasan dan kembang api. Bukan cuma itu, tradisi menjelang lebaran juga tak kalah banyak. Mulai dari menyiapkan kue khas lebaran, membeli pakaian baru sampai menyiapkan angpau untuk dibagi-bagikan.

Ternyata kebanyakan negara muslim lainnya juga memiliki banyak tradisi unik saat Ramadan. Entah itu tradisi menjelang Ramadan tiba, tradisi saat menunggu berbuka, tradisi setelah berbuka juga tradisi mempersiapkan lebaran. Semuanya seolah tak mau ketinggalan menyemarakkan bulan Ramadan dengan cara khas masing-masing. Seperti beberapa negara ini yang juga merayakan Ramadan dengan tradisi khas setiap tahunnya.


Pakistan


Lukisan pada tangan atau yang biasa disebut henna memang mulai dikenalkan oleh bangsa Timur Tengah. Di Indonesia sendiri, lukis tangan tersebut digunakan oleh pengantin perempuan. Sedangkan di Pakistan, melukis tangan menjadi salah satu tradisi khas saat Ramadan. Setelah buka puasa, perempuan Pakistan berbondong-bondong pergi ke pasar untuk membeli gelang warna-warni dan mewarnai tangan dan kaki mereka. Untuk menjaga tradisi ini, pemilik toko henna bahkan menghias tokonya dan buka hingga pagi.

Irak


Lain dengan Indonesia yang punya tradisi ngabuburit asyik menjelang waktu berbuka puasa, tradisi khas saat Ramadan di Irak justru dimulai setelah waktu berbuka puasa. Setelah berbuka, warga Irak berkumpul untuk memainkan permainan tradisional yang bernama mheibes. Permainan ini dimainkan oleh dua kelompok yang terdiri dari 40 hingga 250 pria yang secara bergantian memainkan mheibes atau cincin. Lawan harus menentukan pria mana yang menyembunyikan cincin itu dengan bahasa tubuh saja.

Maroko


Ramadan di Maroko selalu semarak dengan bunyi-bunyi terompet tradisional yang bernama nefar. Terompet tradisional itu dimainkan oleh pria yang dipilih berdasarkan kejujuran dan empatinya. Terompet dimainkan dengan berkeliling dari rumah ke rumah untuk membangunkan warga saat waktu sahur tiba. Tradisi ini sudah dimulai sejak abad ke-7 sejak masa Nabi Muhammad SAW.

Mesir


Jika di Indonesia, Ramadan diramaikan dengan tradisi ngabuburit asyik, di Mesir ada tradisi yang berbeda. Warga Mesir menyambut datangnya bulan Ramadan dengan memasang lampu hias warna-warni atau yang disebut fanous. Lampu-lampu hias beraneka ragam tersebut sebagai bentuk kegembiraan atas datangnya bulan suci yang penuh berkah. Tradisi ini juga sudah dilakukan sejak lama dan masih terjaga konsistensinya hingga kini.

Turki


Tak kalah semarak dengan ramainya ngabuburit asyik di Indonesia yang selalu dilakukan banyak orang, Turki juga punya tradisi yang sangat meriah. Sebanyak lebih dari 2000 penabuh drum turun ke jalan menjelang waktu berbuka. Mereka tampil dengan memainkan drum secara serempak lengkap dengan kostum ala kerajaan Ottoman yang unik. Tradisi ini juga dilakukan saat waktu sahur dan terbukti menjadi ajang pemersatu warga Turki.

Mekkah


Tradisi unik ngabuburit asyik ala warga Mekkah adalah mempersiapkan meriam menjelang berbuka. Meriam yang dipersiapkan tersebut akan diledakkan sebagai tanda datangnya waktu maghrib dan waktu berbuka. Tradisi ini sudah ada sejak lama sebelum adanya listrik untuk mengeraskan suara adzan. Tradisi ini juga banyak dilakukan di negara-negara Timur Tengah lainnya, salah satunya adalah Kuwait.


Itulah beberapa tradisi unik saat Ramadan di berbagai negara. Kalau di Indonesia, tradisi ngabuburit asyik menjadi yang paling banyak dilakukan. Bisa dengan banyak cara tergantung kebudayaan daerah masing-masing. Namun yang paling penting untuk diketahui adalah, waktu menjelang berbuka merupakan salah satu waktu terbaik untuk memanjatkan doa. So, jangan sampai terlewat waktu terbaik di bulan yang baik pula.

Salam,

Selama Ramadhan, penduduk Maroko meramaikan kota dengan bunyi-bunyi terompet tradisional yang disebut nafar untuk menandai subuh dengan musik. Pemain musik dipilih oleh penduduk kota berdasarkan kejujuran dan empatinya. Kemudian, mereka akan berjalan menyusuri jalan sambil meniup terompet membangunkan warga untuk sahur.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Negara Ini Punya Tradisi Unik Menyambut Ramadhan", https://internasional.kompas.com/read/2018/05/22/13542361/5-negara-ini-punya-tradisi-unik-menyambut-ramadhan?page=all.
Penulis : Veronika Yasinta
Editor : Veronika Yasinta
ini dilakukan oleh pria selama Ramadhan. Dua kelompok terdiri dari 40 hingga 250 pemain secara bergantian akan menyembunyikan mheibes atau cincin. Lawan harus menentukan pria mana yang menyembunyikan cincin itu melalui bahasa tubuh saja.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Negara Ini Punya Tradisi Unik Menyambut Ramadhan", https://internasional.kompas.com/read/2018/05/22/13542361/5-negara-ini-punya-tradisi-unik-menyambut-ramadhan?page=all.
Penulis : Veronika Yasinta
Editor : Veronika Yasinta
ni dilakukan oleh pria selama Ramadhan. Dua kelompok terdiri dari 40 hingga 250 pemain secara bergantian akan menyembunyikan mheibes atau cincin. Lawan harus menentukan pria mana yang menyembunyikan cincin itu melalui bahasa tubuh saja. Tradisi ini memiliki nilai budaya dan sejarah yang mendalam. Selama bertahun-tahun, pemerintah Irak mengumpulkan permainan di masyarakat dengan menampung ratusan peserta sehingga mampu menyatukan penduduk setempat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Negara Ini Punya Tradisi Unik Menyambut Ramadhan", https://internasional.kompas.com/read/2018/05/22/13542361/5-negara-ini-punya-tradisi-unik-menyambut-ramadhan?page=all.
Penulis : Veronika Yasinta
Editor : Veronika Yasinta

Biar Tampilan Sempurna, Pilih Warna Lipstik Wardah yang Cocok untuk Tone Kulitmu

09:07 0 Comments

Lipstik menjadi item make up wajib yang sepertinya dimiliki hampir semua wanita di dunia ini. Bahkan enggak cukup satu, satu orang bisa punya sederet lipstik dengan berbagai warna yang berbeda dan dari berbagai brand yang berbeda pula. Salah satu brand kecantikan lokal yang juga banyak peminatnya adalah Wardah. Brand ini punya banyak jenis produk kosmetik, di samping produk skincare juga. Dan yang selalu ditunggu-tunggu kemunculan varian barunya adalah lipstik Wardah.

Lipstik Wardah ini hanya satu dari sekian banyak produk kosmetik dari brand dengan konsep halal ini. Selain ada banyak varian, banyak pula pilihan warnanya. Pecinta lipstik dijamin jadi ingin mengoleksi semua warnanya. Buat apa? Ya kalau wanita bilang sih, beda momen harus beda warna lipstik. Warna lipstik ke pesta harus beda dong sama warna lipstik buat ke mall. Begitulah wanita. Ingin tampil cantik pun harus terlihat sesuai dengan momen.

Tapi, enggak cukup lho memakai lipstik hanya dengan sekedar menyesuaikan dengan momen. Lebih penting adalah memakai lipstik yang sesuai dengan kita. Jangan sampai asal pilih warna lipstik, justru membuat kulit wajah jadi tampak lebih kusam. Parahnya lagi, salah memilih warna lipstik juga bisa membuat penampilan kita jadi aneh, lho. Duh, bisa gagal cantik deh.

Sebelum mencari tahu warna lipstik Wardah apa yang cocok untuk kita pakai, yuk kenali dulu macam-macam lipstik dari Wardah.

Wardah Exclusive Lipstick


Lipstik Eksklusif dari Wardah ini memiliki 20 lebih varian warna. Lipstik Wardah yang satu ini diperkaya dengan jojoba oil dan squalane yang bermanfaat dalam melembabkan bibir. Ditambah dengan vitamin E yang terkandung didalamnya yang dapat menutrisi bibir. Kandungan minyak yang cukup tinggi membuat tampilan lipstik ini terlihat glossy saat dioleskan pada bibir. Dengan kemasan khas berwarna hijau, lipstik ini bisa kamu miliki dengan harga sekitar Rp40ribuan.

Wardah Exclusive Matte Lipcream


Bukan cuma bentuk stick, Wardah juga punya lipcream. Exclusive Matte Lipcream ini hadir dengan 18 varian warna yang cantik. Lipstik ini memiliki kemampuan Lushlip Liquid & Colorbinding Pigments yang tekstur creamy-nya memberikan kesan ringan, lembut dan intens dalam sekali oles sehingga . Diformulasikan dengan bahan-bahan yang halal dan aman, lipcream Wardah menjadi pilihan yang tepat untuk riasan bibir yang matte, tidak lengket serta membuat bibir terlihat lebih cantik dan berkilau. Harganya mulai dari Rp55ribuan.


Wardah Long Lasting Lipstick

Dengan nama long lasting, lipstik Wardah ini memiliki kemampuan bertahan lama hingga 8 jam. Diperkaya dengan Squalane, Jojoba oil dan Vitamin E, lipstik ini memberikan finishing matte yang lembut, serta menjaga kelembaban bibir. Wardah Long Lasting Lipstick tersedia dalam 14 varian warna dan dijual dengan harga mulai Rp50ribuan.

Wardah Intense Matte Lipstick


Lipstik matte ini merupakan varian terbaru dari lipstik Wardah yang terdiri dari 12 pilihan warna dengan nuansa nude kecoklatan dan pink kemerahan. Wardah Intense Matte Lipstick merupakan bentuk penyempurna dari  pendahulunya, Wardah Longlasting Lipstick. Lipstik ini sangat melembabkan bibir meski hasil akhirnya matte. Lipstik ini juga mudah dikombinasikan dengan warna lain.

Wardah Matte Lipstick


Wardah Matte Lipstick merupakan produk lipstik dari Wardah yang diperkaya dengan ekstrak Jojoba Oil, Olive Oil, dan Shea Butter sehingga mampu melembabkan bibir sekaligus memberikan sentuhan lembut dengan hasil akhir yang matte. Lipstik ini mudah menempel di bibir, tanpa menimbulkan efek terlalu basah atau  kering. Wardah Matte Lipstick ini mempunyai 20 varian warna, dan dijual dengan harga mulai Rp30ribuan.

Wardah Wondershine

Wardah Wondershine merupakan lipstik cair dari Wardah dengan kemampuan memberikan tampilan akhir yang glossy menawan. Sapuan warnanya yang berkilau membuat bibir terlihat lebih menarik. Kandungan vitamin E yang dimilikinya membantu melembabkan dan memberikan tampilan dinamis pada bibir. Wardah Wondershine ini memiliki aroma yang segar dengan warna pekat dan alami dan tersedia dalam 5 varian warna serta dijual dengan harga mulai Rp40ribuan.

Wardah Cheek and Liptint


Everyday Cheek & Lip Tint merupakan produk riasan bibir terbaru dari Wardah yang hadir dalam tiga varian warna natural. Tak cuma untuk bibir, Wardah Everyday Cheek & Liptint ini  bisa kamu gunakan sebagai blush on di pipi dan lip tint di bibir. Produk ini mengandung 7 Natural Essence yang melembabkan dan menutrisi sehingga tidak membuat bibir kering. Warnanya cukup pigmented dengan natural finish.

Wardah Instaperfect Mattesetter Lip Paint


Wardah Instaperfect merupakan seri premiun dari kosmetik produksi Wardah. Lip product dari seri premium ini adalah Wardah Instaperfect Mattesetter Lip Paint. Lipstik berbentuk cream ini memiliki 5 varian warna dan mengandung avocado, jojoba oil, dan antioksidan yang membuat bibir tetap terlindungi dan terjaga kelembapannya. Warnanya cukup pigmented dan tahan lama serta lembut di bibir.

Wah, ternyata sebanyak itu ya jenis lisptik Wardah, mulai dari yang berbentuk stick sampai yang berbentuk cream, dari yang matte finish, sampai yang glossy finish. Lipstik-lipstik tersebut juga hadir dengan banyak warna dan harga yang cukup ramah di kantong.

Next, kita cek yuk warna lipstik Wardah apa yang cocok untuk tone kulit kita.

Kulit Sawo Matang

Pemilik warna kulit ini harus pintar mencari warna lipstik agar wajah tampak lebih berseri dan bebas kusam. Lipstik Wardah yang cocok untuk warna kulit sawo matang antara lain, Wardah Exclusive Lipstick No 47 Light Rose, Wardah Exclusive Matte Lip Cream Fuschionately, Wardah Longlasting Lipstick Series 12 dan Wardah Intense Matte Lipstick Retro Red.

Kulit Kuning Langsat

Buat kamu pemilik warna kulit kuning langsat memilih warna lipstik sebetulnya sangat mudah. Kamu hanya perlu memilih warna lipstik yang tidak akan membuat warna kulit kamu terlihat pucat. Rekomendasi lipstik Wardah yang cocok untuk pemilik kulit kuning langsat antara lain Wardah Exclusive Lipstick Golden Coral, Wardah Intense Matte Lipstick Blushing Nude, Wardah Exclusive Maroon Style dan Wardah Intense Matte Lipstick Retro Red.

Kulit Putih

Buat kamu yang punya warna kulit putih, kamu akan cocok menggunakan warna lipstick apapun. Meskipun begitu, terdapat beberapa shade lipstik Wardah yang bisa membuat penampilan kamu terlihat lebih flattering antara lain Wardah Matte Lipstick Creamy Rose, Wardah Exclusive Matte Lip Cream Feeling Red, Wardah Long Lasting Lipstick Antique Pink.

Nah, itulah ulasan panjang mengenai jenis-jenis lipstik Wardah sekaligus pilihan warna yang cocok untuk masing-masing warna kulit. Pilihan warna yang tepat dijamin akan membuat penampilan menjadi lebih istimewa dan bebas khawatir terlihat aneh.

Semoga bermanfaat :)

Salam,



19 May 2019

Rahasia dan Resep Sayur Lodeh "Blendrang" Nangka Muda Khas Trenggalek

11:46 2 Comments

Sayur lodeh merupakan satu jenis makanan yang menjadi khas Indonesia, terutama di pulau Jawa. Sayur ini memakai kuah santan dengan berbagai isian, seperti labu siam, kacang panjang, terong dan lain-lain. Variasi bumbunya menghasilkan rasa pedas dan warna kuah yang berbeda, dari kuah putih, kuning, hingga kuah merah. Menu ini biasanya dihidangkan dengan nasi atau lontong.

Berbicara soal sayur lodeh, memang akan selalu ditemukan banyak perbedaan di setiap resepnya. Perbedaan ini tergantung pada daerah asal hingga akhirnya mempengaruhi cara maupun bahan saat memasaknya. Biasanya ada juga pengaruh kebudayaan dan adat istiadat masyarakat setempat yang membuat sayur ini muncul dalam banyak versi.

Seperti halnya di daerah tempat tinggalku, Trenggalek. Sayur lodeh pun juga bervariasi. Tapi yang paling khas adalah sayur lodeh nangka muda. Bukan hanya isi nangka muda, ada isian lain sebagai pelengkap misalnya saja kacang merah atau kacang panjang. Kalau soal kuah, sayur lodeh khas Trenggalek selalu memakai kunyit sehingga menghasilkan kuah kuning.


Lalu apa istimewanya sayur lodeh khas Trenggalek ini? Jadi, di Trenggalek itu ada tradisi "kupatan" yaitu perayaan hari raya Idul Fitri ke-8. Kan biasanya tuh di mana-mana yang ramai dirayakan hari pertama Idul Fitri. Kalau di Trenggalek, utamanya di kecamatan Durenan, hari ke-8 menjadi perayaan yang paling ramai.

Di perayaan itulah, sayur lodeh nangka muda ini selalu hadir melengkapi menu ketupat khas hari raya. Enggak bisa terlewat pokoknya. Ingat perayaan kupatan, ingat juga si sayur lodeh nangka muda ini.

Yang lebih istimewa lagi, sayur lodeh nangka muda ini disebut paling enak saat sudah jadi "blendrang". Apa itu? Blendrang adalah sayur kemarin yang dihangatkan lagi. Kadang sengaja masak sayur lodeh ini buat dibikin jadi "blendrang". Malah ada yang bilang sayur lodeh nangka muda ini lebih nikmat disantap saat sudah jadi "blendrang" ketimbang yang baru saja dimasak. Enggak percaya? Kamu perlu main ke Trenggalek kalau begitu.

Kejauhan? Oke, kamu bisa coba resepnya di bawah ini.

Bahan:
200 gram nangka muda
100 gram kacang panjang
50 gram kacang merah
2000 cc santan
10 biji cabai
10 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1 lembar daun salam
1 cm kunyit
1 sdm gula
2 sdm garam

Cara memasak:
- Potong-potong nangka muda dan kacang panjang.
- Rebus nangka muda dan kacang panjang. Setelah hampir matang, masukkan kacang merah. Jika sudah matang semua, angkat dan tiriskan.
- Haluskan bumbu yang terdiri dari cabai, bawang merah, bawang putih dan kunyit.
- Siapkan wadah dan tuang santan kemudian disusul dengan bumbu halus.
- Masukkan isian, nangka muda, kacang panjang dan kacang merah.
- Tambahkan gula dan garam serta daun salam.
- Setelah santan mendidih, angkat dan siap dihindangkan.

Mudah bukan memasaknya? Selamat mencoba ;)

Salam,

Tentang THR, Bijaklah Menggunakan Agar Tak Ada Penyesalan

10:37 0 Comments

Bedug maghrib adalah satu yang paling ditunggu-tunggu saat puasa. Tapi ada hal yang lebih ditunggu saat bulan Ramadan dan mendekati lebaran. Ialah THR alias Tunjangan Hari Raya. THR ini merupakan pendapatan non upah atau lebih tepatnya disebut bonus. THR diberikan kepada pekerja sebagai hadiah untuk menjelang hari raya. Bukan cuma hari raya umat Islam, namun juga berlaku bagi pemeluk agama lain.

Karena disebut sebagai bonus atau pendapatan tambahan ini, THR sangat dinanti-nanti oleh mereka yang mungkin menerimanya. Berhubungan dengan kebutuhan menjelang hari raya yang selalu meningkat, THR menjadi angin segar yang dianggap bisa menjadi solusi. Dan akan menggembirakan sekali saat menerimanya.

Bergembira saat menerima THR saja nyatanya enggak cukup. Bijak dalam menggunakan THR itu yang terpenting. Jangan sampai jumlah THR yang diterima dimanfaatkan secara sembarangan hingga akhirnya penyesalan yang datang. Beginilah cara bijak menggunakan THR berdasarkan skala prioritas.

Membayar Kewajiban

sumber foto: pexels
Hal pertama yang terpenting dan selalu harus kita ingat adalah kewajiban kita. Apakah kita punya tanggungan utang, pinjaman atau cicilan? Maka itulah yang menjadi kewajiban kita. Karena kewajiban harus segera diselesaikan dibanding urusan lain yang lebih bisa ditoleransi. Menyelesaikan tanggungan ini juga akan meringankan beban kita.

Jika kamu menerima THR dan sedang ada utang, alokasikan uang tersebut untuk membayarnya. Jangan sampai bersuka cita menyambut hari raya sementara sedang ada utang yang belum dibayar. Jika utang ini pada seseorang, tentu ia akan sangat bersyukur menerima pembayaran utang menjelang hari raya. Kita dahulukan hak orang lain agar kitapun bebas dari rasa khawatir.

Mengatur uang THR untuk menyelesaikan tanggungan ini juga menyangkut kewajiban membayar zakat fitrah sebagai bentuk rasa syukur dan penerapan rukun Islam. Ini merupakan kesempatan terbaik bagi kita untuk berbagi kebahagiaan karena balasan pahala yang besar saat dilakukan di bulan Ramadan.

Membeli Kebutuhan Pokok

sumber foto: pexels
Jika kamu enggak punya tanggungan utang, maka poin kedua ini bisa kamu jadikan prioritas. Tapi poin ini bisa menjadi prioritas kedua selama kamu masih harus memenuhi kewajiban lain. Tentukan daftar barang yang akan kamu beli. Ingat, dahulukan kebutuhan pokok dan kesampingkan sementara keinginan akan barang mewah.

Menjelang hari raya tentu kebutuhan pokok semakin meningkat. Maka THR ini bisa kamu manfaatkan untuk itu. Bahkan kamu bisa membeli persediaan bahan pokok lebih banyak yang akan bisa digunakan untuk bulan selanjutnya. Kebutuhan pokok ini misalnya saja sembako, tagihan listrik dan tagihan air.

Menabung

sumber foto: pexels
Jangan sampai terlalu senang menyambut hari raya dengan sejumlah uang THR, kamu lupa untuk menyisihkannya. Tentukan besaran tabungan yang bisa kamu sisihkan dari uang tersebut. Enggak ada salahnya juga kamu berinvestasi misalnya saja dengan membeli perhiasan emas atau logam mulia. Kedua benda tersebut menjadi benda terbaik untuk menyimpan uang yang enggak akan terancam penurunan nilai mata uang.

Menyisihkan untuk tabungan ini nantinya juga akan berguna untuk masa depan. Jadi meskipun uang THR ini dikategorikan sebagai bonus, kamu enggak harus menghabiskannya karena merasa berhak menikmatinya. Biar bagaimanapun, kamu punya masa depan yang harus juga dipersiapkan.

Memenuhi Kebutuhan Lain

sumber foto: pexels
Poin ini menjadi prioritas terakhir karena memang bukan menjadi kebutuhan pokok. Kamu bisa membeli apa saja yang menjadi keinginanmu jika ketiga poin di atas sudah kamu penuhi. Jika ternyata sudah enggak ada sisa dari ketiga pos di atas, enggak masalah karena kamu sudah menyelesaikan kewajiban dan memenuhi kebutuhan pokok. Kebutuhan lain ini bisa berupa baju baru atau apa saja yang mungkin masih bisa digantikan dengan sesuatu yang kamu miliki sebelumnya.

Itulah skala prioritas dalam membelanjakan uang THR. Bijak dalam menggunakan juga akan membawa manfaat bagi diri sendiri serta enggak akan menambah masalah di kemudian hari.

Semoga bermanfaat :)

Salam,

18 May 2019

Bagaimana Harus Menahan Diri Ketika Ramadan, Biar Tak Cuma Lapar dan Haus yang Didapat

07:05 0 Comments
Gambar oleh Sarah Lötscher dari Pixabay
Jika ada yang bertanya, apa itu puasa Ramadan? Jawaban yang muncul pasti, menahan diri dari makan dan minum mulai dari terbit hingga terbenam matahari. Itulah makna puasa secara istilah. Namun puasa tidak cukup dimaknai secara istilah saja. Puasa harus bisa menjadi saranan untuk menahan diri ketika Ramadan, bukan hanya dari rasa lapar dan haus, tapi juga dari apapun yang membawa pengaruh buruk dan bahkan bisa membatalkan puasa tersebut.

Puasa sesungguhnya adalah proses yang diharapkan menjadi cara manusia untuk menjadi lebih baik. Sehingga bukan hanya sekedar mampu lapar dan mampu haus, lalu kembali makan setelah waktu diperbolehkan untuk berbuka. Puasa sebenarnya lebih dari pada itu, yaitu sebuah perjalanan spiritual untuk mencapai tingkat keimanan yang lebih tinggi.

Menjalankan puasa seharian penuh, bukan jaminan akan diterimanya ibadah kita di hari itu. Meski tanpa makan dan minum dengan sengaja yang memang itu jelas menjadi penyebab batalnya puasa. Namun ada beberapa hal yang bisa mengurangi keberkahan bahkan pahala puasa itu sendiri. Dan hal ini sering tidak disadari. Hingga akhirnya saat puasa selesai, hanya lapar dan haus yang didapatkan, tapi pahala dan keberkahan masih menjadi misteri.

Jadi bagaimana harus menahan diri ketika Ramadan? Apa saja yang perlu ditahan selain makan dan minum?

Membicarakan Aib Orang Lain

sumber foto: fimela.com
Kebiasaan ini telah menjadi kebiasaan yang sangat sulit dihindari saking seringnya dilakukan. Kadang hal ini tidak sadar telah dilakukan karena sepertinya hanya sekedar ngobrol biasa. Padahal ngobrol biasa bisa sampai ke hal-hal yang menyangkut kepentingan orang lain, dan itu tidak seharusnya dijadikan perbincangan. Terlebih itu tentang keburukan. Inilah yang bisa mengurangi pahala puasa. Maka menahan diri ketika Ramadan tak cukup dengan menahan perut, namun juga menahan mulut untuk tidak berbicara buruk tentang orang lain.

Emosi dan Amarah

sumber foto: pexels
Menahan diri ketika Ramadan lagi-lagi tak cukup hanya menahan mulut agar tidak makan dan minum. Menahan diri selanjutnya yang perlu dilakukan agar ibada puasa bernilai pahala adalah menahan amarah. Emosi manusia secara manusiawi pasti akan memberikan respon atas setiap kejadian. Namun, gunanya puasa adalah sebagai latihan menahan emosi sehingga tidak akan mengeluarkan respon yang berlebihan seperti marah-marah atau membentak.

Berkata Bohong

sumber foto: pexels
Setiap orang pasti tahu bahwa berkata bohong adalah salah satu bentuk dosa yang akan menerima ganjaran yang sesuai. Namun berbohong juga sering dilakukan dengan tanpa sadar dan menjadi kebiasaan. Padahal berkata bohong selain itu dosa, juga bisa menghanguskan pahala puasa. Jadi yang didapat dari puasa hanyalah lapar dan haus saja.


Bukan hanya berkata dengan lisan, saat ini sudah banyak cara berbohong yang lebih modern yaitu dengan menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya melalu media sosial. Tanpa harus berkata-kata, jari juga bisa menjadi alat untuk berbohong dengan menggunakannya untuk menyebar kebohongan melalui tulisan. Ini juga menjadi penggugur pahala puasa dan orang berpuasa harus bisa menahan diri ketika Ramadan dari hal ini.

Nafsu

sumber foto: pixabay
Puasa sesungguhnya adalah waktu latihan untuk menahan diri dari apa saja, termasuk nafsu dan keinginan yang berlebihan. Bukan cuma nafsu secara biologis yang memang sudah jelas-jelas dilarang karena bisa membatalkan puasa. Namun juga nafsu dunia yang menginginkan banyak hal untuk dimiliki.

Puasa menjadi cara untuk lebih memahami kekurangan orang lain dan kepekaan terhadap sesama, bukan hanya ingin menjadi diri yang mampu dengan memiliki segalanya. Karena nyatanya apa yang dimiliki juga terdapat hak orang lain. Menahan diri ketika Ramadan dari nafsu dunia diharapkan bisa menjadi kebiasaan setelah Ramadan usai.

Siapapun yang menyadari bahwa menahan diri ketika Ramadan bukan sekedar menahan perut untuk bisa lapar, sesungguhnya ia telah memahami arti puasa lebih dari sekedar definisi secara istilah. Semua bentuk usahan untuk menahan diri itu tentu akan menambah kadar keimanan jika terus dilakukan bahkan setelah Ramadan pergi dan dilanjutkan hingga pertemuan kembali dengan Ramadan. Insyaallah.

Semoga bermanfaat :)

Salam,

Mau Tampil Fresh? Gaya Rambut ala Seleb Korea Ini Bisa Jadi Inspirasi

05:46 0 Comments

Berbicara tentang Korea memang enggak akan pernah ada habisnya. Apa saja yang datang dari negeri gingseng tersebut selalu berhasil menjadi trend. Mulai dari trend kecantikannya dengan hadirnya begitu banyak inovasi produk perawatan hingga kosmetik. Munculnya para Korean Idol yang berhasil merebut hati jutaan penggemar dari seluruh dunia. Hingga gaya rambut yang menjadi trend setter dan banyak ditirukan.

Berbicara tentang trend gaya rambut, memang akan selalu mengalami perubahan setiap waktunya. Rambut menjadi salah satu faktor pendukung penampilan. Karenanya, rambut selalu ditata berubah-ubah agar enggak membosankan. Perubahan model rambut juga bisa memberi suasana baru yang lebih segar bagi pemiliknya. Jika kamu sedang bosan dengan model rambutmu saat ini, dan ingin perubahan penampilan menjadi lebih menarik, model rambut ala selebritis wanita Korea ini bisa kamu jadikan inspirasi.

Short Wave Hair ala Yoona

sumber foto: Instagram @yoona_lim
Cantik enggak selalu identik dengan rambut panjang dan lurus. Sesekali kamu bisa mencoba penampilan baru seperti Yoona ini dengan gaya rambut short wave. Rambut sebahu ini bisa kamu bikin bergelombang biar enggak terlihat terlalu lepek dan lebih ber-volume. Terkesan sedikit berantakan, tapi model rambut ini akan membuat tampak lebih muda. Kamu pun bisa bereksplorasi dengan warna agar penampilanmu enggak monoton.

Bob Hair ala Soong Hye Kyo

sumber foto: Instagram @kyo1122
Model rambut ini memang enggak pernah terlihat ketinggalan zaman meski sudah menjadi trend sejak lama. Gaya rambut berpotongan bob ini kembali digemari karena banyak artis wanita Korea yang mempopulerkannya, salah satunya adalah Song Hye Kyo. Rambut bob ini bisa kamu coba ketika kamu bosan dengan tampilan rambut panjang. Kamu tetap bisa mempertahankan warna hitam alaminya karena akan membuat wajah lebih cerah dan terkesan rapi.

Long Wave Hair ala Suzy

sumber foto: Instagram @skuukzky
Gaya rambut ala Suzy ini juga tengah menjadi trend enggak cuma di Korea, tapi juga hampir di semua negara termasuk Indonesia. Model rambut ini memang terlihat sederhana dengan hanya digerai dan diberi kesan bergelombang. Tanpa poni juga tetap cantik dan bisa membuatmu terlihat lebih anggun dan elegan. Asal kamu merawatnya dengan baik, rambut long wave seperti ini akan selalu tampak bagus.

Black Long Hair ala Jessica Jung

sumber foto: Instagram @jessica.syj
Rambut hitam dan panjang selalu menjadi pilihan banyak wanita. Rambut ini juga disebut sebagai standar kecantikan yang enggak pernah terlihat ketinggalan zaman. Gaya rambut seperti milik Jessica Jung ini bisa kamu pilih untuk tampilan simpel sehari-hari. Tanpa poni dan belah tengah memberi kesan dewasa dan elegan. Bahkan kamu bisa mempertahankan model rambut seperti ini untuk datang ke acara-acara resmi. Percayalah, kamu tetap terlihat memukau meski tanpa mengkreasikan rambut.

Long Hair with Bang ala Lisa Blackpink

sumber foto: Instagram @lalalalisa_m
Gaya rambut berponi juga tengah menjadi trend di Korea. Model rambut dengan poni ini bisa memberi kesan ceria dan awet muda. Seperti yang diperlihatkan Lisa Blackpink ini. Rambut panjangnya semakin mempercantik penampilannya, terlebih pemilihan warna yang membuat kulit putihnya semakin terpancar. Memakai poni sepanjang alis ini juga bisa menjadi cara untuk menutupi dahi yang lebar sehingga penampilanmu akan semakin sempurna.

Itulah inspirasi gaya rambut ala selebriti Korea yang bisa kamu tirukan. Enggak ada salahnya berekspresi dengan model rambut agar penampilan menjadi lebih bervariasi. Asal kamu tetap percaya diri dan memiliki sikap yang baik, kecantikanmu akan selalu terpancar.

Semoga bermanfaat :)

Salam,