26 May 2020

Mengenal Software Payroll dan Software Akuntasi, Cara Canggih Melakukan Penghitungan

09:47 0 Comments
Foto: Pexels.com

Zaman yang semakin modern membuat cara hidup manusia semakin canggih. Sekarang ini, segala sesuatu bisa mengandalkan teknologi. Hal tersebut membuat semua keperluan jadi bisa dilakukan dengan lebih praktis, lebih cepat dan bisa menghemat waktu serta tenaga. Bahkan jumlah biaya yang bisa ditekan juga lumayan banyak. Dengan adanya teknologi, tidak ada hal yang sulit dilakukan di masa sekarang ini sekalipun kemampuan manusia ada batasnya.

Salah satu kebutuhan manusia yang bisa dilakukan dengan lebih mudah dengan teknologi adalah penghitungan anggaran untuk berbagai keperluan. Menghitung anggaran baik itu untuk pribadi maupun urusan pekerjaan seringkali memusingkan. Apalagi kalau ada banyak pencatatan tentu harus bisa disesuaikan dengan anggaran yang tersisa atau tersedia. Penghitungan yang rumit tidak jarang menghasilkan kebingungan. Jika sudah begitu, maka kesalahan akan sangat mudah terjadi yang akhirnya bisa berdampak buruk pada urusan lain.

Melakukan penghitungan sudah bukan lagi zamannya menggunakan cara manual, dengan catatan manual dan alat hitung sederhana. Sekarang sudah zamannya penghitungan menggunakan teknologi komputer yang disebut dengan software atau perangkat lunak. Untuk kebutuhan penghitungan yang kaitannya dengan pembayaran di bidang bisnis, inilah software yang biasa digunakan.

Software Payroll


Dalam sebuah usaha, bagian penggajian karyawan bisa jadi merupakan bagian yang paling krusial dan perlu ketelitian tingkat tinggi. Terlebih jika sebuah bisnis tersebut sudah dalam skala besar, pasti jumlah karyawan yang berhak digaji tidaklah sedikit. Untuk itulah hadir software payroll yang akan memudahkan proses tersebut. Software tersebut berfungsi dengan melakukan pencatatan data karyawan secara lebih sistematis, mengenai absensi, lembur, bonus dan insentif yang nantinya digunakan sebagai acuan dalam pembayaran gaji.

Software tersebut bisa menjadi tempat untuk pencatatan dengan tingkat efektivitas yang lebih bisa diandalkan daripada harus mencatat menggunakan kertas. Tingkat keamanan juga lebih terjamin karena semua data tersimpan secara otomatis. Tidak seperti data yang tertuang dalam media tulis yang rentan hilang atau rusak.

Software payroll umumnya terdiri dari beberapa fitur canggih seperti:


  • berbasis Windows sehingga mudah dan sederhana dalam penggunaannya
  • fitur multi-user
  • penghitungan pajak sesuai peraturan yang ebrlaku
  • fitur pembagian gaji berdasarkan level akses
  • pengelompokan data karyawan, daftar keluarga, masa training dan masa kontrak kerja
  • fitur copy data bulan lain
  • formulir pajak
  • pilihan bahasa pengoperasian



Inilah laporan yang bisa dihasilkan software payroll:

  • slip gaji
  • daftar penghasilan bulanan dan tahunan
  • daftar transfer bank yang mendukung hampir semua rekening bank besar di Indonesia
  • laporan jurnal gaji, rincian lembur pegawai, saldo pinjaman pegawai, laporan BPJS dan laporan penghitungan pajak serta laporan lain untuk keperluan internal

Software Akuntansi


Seperti namanya, software akuntasi ini berguna untuk membantu pencatatan keuangan secara lebih sistematis. Data yang bisa terekam dalam software ini cukup detail dan terperinci tanpa membuat penggunanya kerepotan seperti saat melakukannya secara manual. Laporan keuangan yang dihasilkan bisa lebih akurat dan lengkap tanpa perlu khawatir terjadi kesalahan besar. Software ini sangat cocok digunakan dalam dunia usaha, yang bisa menekan biaya operasional dan memudahkan pekerja dalam menyelesaikan tugasnya.

Inilah fitur-fitur canggih yang ada di software akuntansi:


  • berbasis Windows sehingga mudah dan sederhana dalam penggunannya
  • sistem keamanan user login yang bisa diakses masing-masing user
  • fitur ekspor atau impor data
  • fitur posting dan unposting
  • dapat mengedit transaksi jurnal tahun sebelumnya
  • fitur pindah saldo
  • format tampilan laporan keuangan

Beberapa laporan yang dihasilkan adalah sebagai berikut:

  • bukti jurnal
  • jurnal per cost center, per tanggal atau per bukti
  • buku harian kas
  • buku besar
  • neraca saldo, neraca scontro dan neraca staffel
  • laporan laba da rugi
  • penghitungan pajak
  • arus kas
  • rekap saldo
  • laporan lain untuk keperluan internal perusahaan

Keduanya, software payroll dan software akuntansi merupakan dua perangkat lunak yang akan sangat berguna untuk keperluan usaha. Keduanya bisa menghasilkan laporan lengkap untuk berbagai kebutuhan perusahaan. Fitur yang tersedia cukup lengkap dan pasti sangat membantu. Pastikan mendapatkan kedua software itu di jasa penyedia yang terpercaya dan berpengalaman.

Salam,

21 May 2020

Agar Tak Rugi, Ketahui Tips Jual Rumah di Jakarta melalui Situs Properti

14:50 0 Comments
Photo by David McBee from Pexels

Semua orang membutuhkan rumah sebagai tempat tinggal. Karena itulah, rumah menjadi salah satu jenis properti yang paling tinggi permintaannya. Tak heran jika begitu banyak orang tergiur untuk menjalankan bisnis di bidang ini. Peluang keuntungannya sangat besar serta potensi lakunya cukup menjanjikan. Tidak ada waktu terbaik untuk bisa melakukan penjualan rumah karena bisa dilakukan kapan saja. Terlebih sekarang sudah banyak situs properti yang menjadi tempat jual rumah secara lebih praktis.

Menjual sebuah rumah atau properti lain sudah bukan hal yang sulit untuk dilakukan di era modern ini. Dengan dukungan teknologi, jual rumah masa kini bisa dimulai tanpa harus memiliki modal besar atau pengalaman yang cukup banyak. Penjualan rumah bisa dilakukan secara online. Tanpa harus bertemu langsung dengan para calon peminat, penjual bisa menawarkan properti dengan lebih leluasa. Penjualan juga bisa dilakukan sepanjang waktu tanpa terikat jam operasional.

Begitu mudahnya menjual properti menjadikan bisnis ini mulai banyak dilirik kaum muda. Memang, inilah bisnis yang sangat cocok bagi generasi milenial untuk mendapatkan untung menjanjikan tanpa proses yang terlalu rumit. Namun meskipun terdengar mudah, tetap ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menjual rumah atau properti lain. Apalagi jika rumah berlokasi di kota besar, seperti jual rumah di Jakarta. Penting sekali untuk menemukan situs properti yang terpercaya dan menerapkan beberapa tips berikut ini.

Berikan Harga yang Realistis

Memulai bisnis jual rumah tidak selalu bisa dimulai ketika properti sudah siap. Penjual harus mempertimbangkan harga yang sesuai dengan kondisi rumah dan sesuai harga pasar di daerah tersebut. Seperti ketika jual rumah di Jakarta, maka harganya tidak akan sama dengan rumah yang berada di kota lain apalagi kota yang lebih kecil. Sebenarnya tidak sulit untuk menentukan harga jual rumah. Penjual bisa melakukan riset dari berbagai sumber. Selalu pastikan bahwa harga yang ditentukan telah melalui pertimbangan yang matang dan harga tersebut harus realistis.

Berikan Penawaran yang Jelas

Setelah menentukan harga jual rumah yang realistis, segera tentukan jenis penawaran yang akan diberikan kepada calon pembeli. Untuk menentukan penawaran yang sesuai, cobalah memosisikan diri sebagai pembeli. Pasti akan muncul banyak pertanyaan dari pembeli dan itu bisa menjadi acuan untuk menentukan penawaran. Lengkapi penawaran rumah dengan beberapa informasi pendukung, seperti gambar, spesifikasi, lokasi dan kelebihan rumah di kawasan tersebut. Informasi yang jelas akan memperbesar peluang terjualnya rumah tersebut.

Pahami Konsekuensinya

Tidak ada pekerjaan atau bisnis yang benar-benar bisa bertahan dengan keuntungan besar. Termasuk jual rumah di Jakarta melalui situs properti yang bisa saja harganya anjlok. Harga anjlok bisa dipengaruhi oleh banyak hal, seperti krisis ekonomi atau inflasi. Apapun kondisi yang menyertai, penjual rumah atau properti lain harus paham betul konsekuensi ini. Tujuannya apa? Pertama, agar tidak mudah stress. Kedua, agar bisa mengatur kembali strategi demi tetap mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan rumah.

Selalu Kembangkan Keahlian

Bisnis jual rumah di situs properti memang bisa dilakukan oleh pemula yang minim pengalaman. Namun bukan berarti penjual properti pemula bisa diandalkan untuk meraup untung banyak. Penjual tetap harus selalu mengembangkan keahliannya dalam menganalisa harga pasar, membuat penawaran dan menghadapi calon pembeli. Semua itu bisa dipelajari bersama bertambahnya pengalaman atau belajar kepada penjual yang sudah lebih dulu menekuni bisnis tersebut. Semakin pintar seorang penjual dalam mempromosikan properti dan menegosiasi calon pembeli, peluang untungnya semakin tinggi.

Menjadi penjual rumah bisa dikatakan mudah di masa sekarang ini sejak tersedianya situs properti. Namun bisa juga dikatakan sulit apabila tidak mau memperkaya pengalaman. Terlebih lagi jika jual rumah di Jakarta yang merupakan ibu kota dan kota megapolitan, pasti semakin banyak hal yang perlu diperhatikan.

Salam,

4 May 2020

Sulit Diungkapkan, Inilah Suka Duka Puasa di Masa Pandemi Covid-19

19:52 0 Comments
Photo by Abdullah Ghatasheh from Pexels

Alhamdulillah, hari ini kita sudah memasuki ibadah puasa Ramadan hari ke-11. Itu artinya kita sudah melewati sepertiga dari bulan suci ini. Nyatanya kita bisa melewati sekian hari dengan lancar tanpa ada halangan yang berarti meski bulan Ramadan ini sangat jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Ya, kita semua di dunia ini tengah menghadapi wabah virus Corona atau Covid-19 yang ditetapkan sebagai pandemi oleh WHO.

Pada akhir 2019 lalu, Cina dihebohkan dengan ditemukannya virus baru yang disebut dengan nama Corona. Tidak ada yang menyangkan jika virus itu bisa menyebar dengan sangat cepat. Hingga akhirnya ribuan orang di Cina terinfeksi. Juga dalam waktu singkat, virus itu menjalar ke berbagai negara lain, tak terkecuali Indonesia. Sampai hari ini, Indonesia telah mencatat jumlah pasien terinfeksi virus Corona sebanyak 11.578 orang.

Ramadan kali ini benar-benar menjadi ujian besar bagi semua orang, termasuk masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak? Virus Corona yang mulai masuk ke Indonesia pada awal Maret lalu diharapkan bisa lenyap sebelum bulan Ramadan tiba. Kenyataannya, virus tersebut semakin menimbulkan keresahan dengan terus bertambahnya pasien positif setiap harinya. Kini, hampir semua kota di Indonesia memiliki pasien positif Covid-19.

Tak ada yang sebelumnya mengharapkan menjalani Ramadan tahun ini di tengah keprihatinan. Kita semua, terpaksa harus merasakan Ramadan yang lebih kelam dibanding biasanya. Semua itu karena saat ini kita semua tengah dibatasi dalam beraktivitas. Tidak boleh keluar rumah kecuali untuk kepentingan mendesak, tidak boleh berkerumun dan bergerombol, tidak boleh mendatangi fasilitas umum sampai tidak boleh berdekatan dengan orang satu sama lain.

Sungguh, Ramadan ini tidak pernah diharapkan sebelumnya. Ramadan yang selalu identik dengan berbagai aktivitas dan kebersamaan, kini harus diurungkan. Tidak ada lagi acara buka bersama yang bisa menjadi momen reuni. Tidak ada lagi pasar dadakan yang menjajakan takjil dan hidangan berbuka. Berbagai pusat perbelanjaan sepi bahkan tutup. Dan yang paling menyedihkan adalah larangan mudik atau pulang kampung bagi para perantau baik yang masih di dalam Indonesia maupun di luar negeri.

Covid-19 juga membawa dampak pada aktivitas ibadah selama bulan Ramadan tahun ini. Dulu, Ramadan selalu diramaikan oleh ibadah salat tarawih di masjid. Namun sekarang, banyak daerah yang memberlakukan aturan salat tarawih di rumah saja. Dulunya, Ramadan selalu menjadi waktu untuk merencanakan Idul Fitri penuh kebahagiaan, namun sekarang bayangan itu harus terpaksa dipendam. Sudah ada imbauan untuk tidak melaksanakan salat Idul Fitri seperti biasa. Bukankah sangat menyedihkan?

Baca juga:
Memprihatinkan, Pengaruh Pandemi Corona Berdampak pada Semua Aspek Kehidupan

Dari semua hal menyedihkan yang harus dialami oleh semua Muslim di bulan Ramadan ini, bukan berarti semuanya harus disesali. Ternyata masih banyak alasan mengapa kita sepatutnya masih bersyukur di tengah kondisi sulit ini. Beberapa hal boleh mengalami keterpurukan di masa pandemi ini, namun beberapa hal yang lain justru menjadi berkah tersendiri di bulan Ramadan ini.

Semakin Dekat dengan Keluarga

Sudah menjadi tradisi bahwa acara buka bersama selalu menjadi agenda rutin di setiap bulan Ramadan. Satu orang saja bisa memiliki agenda buka puasa bersama selama beberapa kali selama bulan ini. Hingga buka bersama dengan keluarga sering ditinggalkan. Namun sekarang, pandemi Corona telah membuat banyak orang lebih dekat dengan keluarganya. Keadaan sedikit memaksa orang-orang untuk terus berada di rumah dan tidak lagi memikirkan acara buka bersama di luar rumah.

Hal ini juga berlaku bagi orang-orang yang setiap Ramadan selalu disibukkan dengan pekerjaan hingga seluruh waktunya habis di tempat kerja. Seringkali orang yang demikian harus melewatkan waktu berbuka dan sahur bersama keluarga demi bisa menyelesaikan pekerjaan. Tapi kini, tidak ada lagi alasan seseorang harus menghabiskan waktu di luar rumah untuk bekerja. Semua orang saat ini justru harus WFH alias work from home atau bekerja dari rumah demi menghindari penularan virus Corona.


Semakin Fokus Ibadah

Bulan Ramadan memang menjadi waktu terbaik untuk beribadah. Di bulan ini, pahala semua jenis ibadah dilipatgandakan, salat, sedekah, puasa, membaca Al-Qur'an bahkan sekadar berdiam di dalam masjid. Sayangnya, tidak semua orang bisa memanfaatkan bulan Ramadan dengan baik. Masih banyak orang yang selama Ramadan justru sibuk bekerja hingga sibuk mempersiapkan Idul Fitri sampai tidak fokus untuk menikmati ibadah di bulan penuh berkah ini.

Pandemi Corona rasanya ingin memberikan kesempatan bagi kebanyakan orang agar bisa lebih fokus dalam beribadah. Larangan beraktivitas di luar rumah harusnya bisa membuat seseorang bisa semakin rajib beribadah. Idul Fitri yang tidak lagi semarak nantinya seharusnya membuat banyak orang sadar bahwa Ramadan adalah waktu paling bagus untuk meningkatkan pahala, dan bukan malah sibuk mempersiapkan kemewahan untuk Idul Fitri.


Semakin Sederhana dalam Banyak Hal

Munculnya virus Corona di tengah kenikmatan bulan Ramadan ini mungkin akan menjadi pelajaran bagi kita semua untuk menjadi pribadi yang lebih sederhana. Banyak orang merasakan penurunan penghasilan akibat banyak pembatasan selama masa pandemi ini. Karena itulah, kita sudah sepatutnya prihatin dan lebih bisa hidup dengan sederhana. Kalaupun kita masih mampu hidup mewah, tidak ada salahnya kita peduli lebih banyak kepada mereka yang berada di kesulitan paling menyedihkan.

Kita tengah dipaksa untuk menjadi sederhana. Karena saat Idul Fitri nanti sepertinya tidak akan berguna baju sebagus dan semahal apapun. Berbagai kue khas lebaran dengan variasi jenisnya juga seolah tidak akan ada artinya. Idul Fitri nanti kita tetap dianjurkan di dalam rumah yang artinya kita harus membatasi diri dari bertemu dengan banyak orang. Bersilaturahmi memang penting, namun menjaga diri dan keluarga juga tak kalah penting.


Bicara soal suka dan duka puasa selama pandemi Corona, memang sepertinya lebih banyak dukanya. Namun jika kita bisa melihat dari sisi lain, ada begitu banyak hal yang menjadikan puasa di masa sekarang ini pantas kita syukuri. Intinya adalah, tidak ada hal buruk yang datang sendirian. Ia pasti datang bersama kebaikan. Tidak ada Ramadan yang benar-benar menyedihkan, Ramadan selalu datang bersama kebahagiaan. Tinggal kita bisa memaknainya atau tidak. Sambil kita berdoa semoga pandemi Corona ini segera berakhir karena tentu kita tidak ingin melihat lebih banyak korban berjatuhan.

Salam,

3 May 2020

Tak Ada Tempat Khusus yang Ingin Kudatangi Pasca Corona, Hanya Ingin Kebebasan

19:43 0 Comments
Photo by Padli Pradana from Pexels

Sudah berapa hari kita harus stay at home? Harus melakukan semua pekerjaan dari rumah, termasuk sekolahnya anak-anak dan pekerjaan yang biasanya diselesaikan di kantor. Harus menahan diri keluar rumah dan membatasi semua keperluan yang mengharuskan berada di luar rumah. Sepertinya sudah sangat lama. Dan memang betul, sudah hampir dua bulan kita 'dipaksa' untuk berdiam diri dan mengurangi interaksi.

Bosan rasanya. Dan itu wajar. Memang orang itu seharusnya melakukan banyak interaksi dengan orang lain. Ya, namanya juga makhluk sosial. Meski ada beberapa orang yang dikenal sebagai introvert, tetap saja tidak bisa benar-benar lepas dari interaksi sosial. Tetap selalu ada hal-hal yang mengharuskan berhubungan dengan orang lain atau minimal bertemu orang lain.

Sebenarnya ada banyak cara agar di rumah saja tidak terlalu membosankan. Ada banyak ide aktivitas yang bisa dilakukan di dalam rumah, baik sendiri maupun bersama keluarga. Intinya memang akan selalu ada sesuatu yang bisa dicoba di tengah kejenuhan ini. Meski di satu sisi, kebosanan dan kejenuhan tetap sulit untuk ditepis.

Baca juga:
5 Ide Aktivitas Menyenangkan di Rumah selama Masa Social Distancing
5 Tips Betah di Rumah selama Social Distancing, Cocok untuk Ekstrovert

Semua orang pasti menginginkan pandemi Corona ini segera berakhir. Tentu agar semua kondisi kembali seperti semula. Tak ada lagi larangan untuk berkunjung ke semua tempat. Tak ada lagi imbauan untuk diam di rumah saja. Bahkan setiap orang pasti punya keinginan untuk mengunjungi tempat tertentu setelah semua masa sulit ini berlalu.

Aku pribadi, bukan tipe orang yang sering bepergian ke tempat-tempat yang jauh. Kecuali itu untuk urusan yang penting, baru aku akan pergi. Itupun sangat jarang dan aku lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah. Maka ketika muncul pandemi ini dan membuat orang harus tinggal di rumah, bagiku itu bukan suatu hal yang baru. Bukan pula suatu hal yang berat bagiku karena sebelum pandemi Corona inipun, aku sudah melakukannya.

Karena itulah, aku tidak memiliki keinginan khusus untuk pergi ke tempat tertentu ketika pandemi ini usai. Hanya saja, aku tetap ingin semua ini segera berujung agar kebebasan itu kembali aku rasakan. Aku ingin kembali bebas berada di tempat-tempat umum seperti bank, supermarket, pasar atau sejenisnya. Aku ingin kembali leluasa pergi ke tempat-tempat tersebut tanpa harus worry akan ancaman virus ini.

Aku hanya ingin kembali merasakan segala aktivitas bisa bebas dilakukan dengan leluasa. Aku ingin kemana saja dengan leluasa, tanpa harus melewati jalan yang ditutup karena karantina wilayah. Aku ingin bebas datang ke mana saja tanpa harus menghindari kerumunan, tanpa harus memikirkan keharusan menjaga jarak, tanpa harus takut akan tertular virus,

Aku ingin kembali melihat dunia ini aktif. Aku ingin melihat bagaimana orang-orang beraktivitas dengan normal lagi. Aku ingin tidak ada yang mengeluh lagi karena belakangan sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup. Aku ingin melihat para pencari nafkah pulang ke rumah dengan bahagia karena berhasil membawa uang yang cukup untuk makan keluarganya.

Bukan piknik atau mengunjungi tempat-tempat indah yang kini menjadi keinginan utamaku. Hanya aku ingin semua ini berakhir secepatnya agar aktivitas di seluruh dunia kembali berjalan normal. Tentu dengan manusia-manusia yang lebih baik dari sebelumnya, insyaallah, yang berubah menjadi lebih bijak dalam berhubungan dengan sesama manusia, kepada alam dan kepada Tuhannya.

Salam,

2 May 2020

Cocok untuk Millenials, Inilah Rekomendasi 3 Channel YouTube untuk Menambah Ilmu

12:01 1 Comments
Photo by freestocks.org from Pexels

Usia muda bisa dibilang sebagai waktu terbaik dalam hidup. Bandingkan dengan masa anak-anak dengan kemampuan terbatas, kita tidak bisa berbuat banyak hal. Selain karena memang belum mampu, usia anak-anak menjadi masa di mana kita sering mendapatkan larangan. Pantas saja memang, karena di usia anak umumnya kita belum bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Saat usia anak, ego dan keinginan lebih tinggi tanpa adanya pemikiran yang realistis.

Usia muda tetap menjadi waktu yang terbaik. Bandingkan juga dengan usia menjelang tua. Di saat itu, kita sudah tidak semampu kala masih muda. Fisik mulai lemah dan bukan tidak mungkin mulai merasakan keluhan kesehatan. Waktu yang dimiliki juga sudah terbatas karena ada keluarga yang menjadi tanggungjawab utama. Memang tidak ada waktu yang terlambat, namun di usia tua keterbatasan juga seringkali menghalangi.

Usia muda seharusnya menjadi saat untuk memaksimalkan segala hal. Usia muda tidak akan kembali terulang. Sekali berlalu, maka tidak ada kesempatan lagi untuk merasakannya lagi. Maka dari itu, selagi masih muda, gunakan waktu untuk memperoleh banyak ilmu dan pengetahuan. Cara yang paling umum dan menjadi kewajiban adalah dengan menempuh pendidikan. Di samping itu, cara pendukung lainnya bisa belajar dari banyak sumber.

Saat ini, tidak sulit untuk mencari sumber belajar bagi anak muda. Dengan segala kecanggihan teknologi yang hadir, anak muda atau yang lebih sering disebut generasi millenials bisa melakukan berbagai hal untuk membuat dirinya lebih berkembang. Bisa dengan mengikuti berbagai pelatihan, membaca buku hingga menonton channel di YouTube. Dari semua cara yang bisa dilakukan, menonton channel YouTube menjadi cara belajar paling menyenangkan bagi anak muda.

Banyak sekali channel YouTube dengan variasi konten yang bisa menjadi pilihan. Sebagai anak muda yang aktif, sudah seharusnya selektif dalam memilih tontonan. Jangan sampai hanya sekadar mencari hiburan namun harus juga bisa memperoleh ilmu. Tak perlu bingung mencari 3 channel YouTube berikut ini sangat cocok untuk generasi millenials karena memang akun ini milik anak muda dengan segudang prestasinya masing-masing.


Gita Savitri


Rekomendasi channel YouTube pertama adalah Gita Savitri. Perempuan muda berhijab ini merupakan lulusan salah satu universitas ternama di Jerman. Ia sering bercerita tentang aktivitasnya selama menjadi mahasiswa di Jerman. Bukan sekadar bercerita, ada banyak inspirasi yang bisa diambil dari konten yang diciptakan Gita Savitri. Tidak hanya itu, Gita Savitri juga sering berbicara tentang berbagai isu dunia yang tengah jadi perbincangan.

Dari konten-kontennya, kita bisa melihat betapa anak muda ini begitu cerdas dalam menanggapi segala sesuatu. Kita bisa belajar banyak hal dari caranya berpikir kritis serta meniru sudut pandangnya agar menjadi anak muda yang lebih berwawasan. Hebatnya lagi, channel YouTube Gita Savitri masuk dalam jajaran YouTube Creators for Change Summit di London.


Rico Huang



Tertarik dengan dunia bisnis sedari muda? Mulailah langkah untuk belajar bisnis dari channel YouTube yang satu ini. Rico Huang dikenal sebagai pebisnis muda yang telah meraih kesuksesan. Ia berhasil membangun bisnisnya hingga membawanya menjadi anak muda kaya yang punya aset bernilai tinggi. Di channel YouTube-nya, Rico Huang banyak berbagi tentang strateginya dalam membangun bisnis, termasuk kisahnya ketika harus jatuh bangun.

Channel YouTube Rico Huang bisa menjadi inspirasi bagi kaum millenials untuk tidak takut menjadi pebisnis. Seperti yang diketahui bahwa banyak orang enggan memulai bisnis karena kurang keberanian. Namun Rico Huang berhasil membuktikan bahwa anak muda juga punya kesempatan yang sama untuk sukses. Di channel YouTube-nya ini, Rico Huang banyak berbicara tentang kiat membangun bisnis online dan segala seluk beluknya.


Wirda Mansur


Untuk melengkapi rekomendasi channel terbaik sebagai sumber belajar bagi millenials, ada channel YouTube Wirda Mansur. Wirda Mansur merupakan putri dari penceramah kondang Ustadz Yusuf Mansur. Ia berhasil menuntaskan pendidikan di luar negeri dan memiliki banyak prestasi di bidang keagamaan yang salah satunya yaitu menjadi penghafal Al-Qur'an. Karena itulah, channel Wirda Mansur juga sering menampilkan konten-konten berbau agama, seperti kiat-kiat dalam menghafal Al-Qur'an, keutamaan shalawat dan sejenisnya.

Tidak hanya memiliki pemahaman tinggi dalam bidan agama, Wirda Mansur juga dikenal sebagai pebisnis muda. Di usianya yang masih sangat muda, ia telah berhasil membangun beberapa perusahaan yang bergerak di bidang fashion dan kecantikan. Selain itu, ia memang bergabung dengan bisnis sang ayah. Wirda Mansur juga dikenal sebagai penulis dengan banyak buku motivasi yang telah dihasilkannya. Channel Wirda Mansur ini sangat cocok bagi anak muda yang ingin memperdalam ilmu agama serta berbagai ilmu lain yang berkaitan dengan kehidupan masa muda.


Itulah beberapa channel YouTube anak muda yang juga sangat cocok untuk generasi muda. Dari ketiganya, generasi millenials bisa belajar banyak hal dalam hidup mulai dari pendidikan, karir, kesuksesan hingga agama. Bagi generasi muda, jangan sia-siakan waktu dengan menonton hal-hal yang kurang bermanfaat. Belajar dari channel tersebut bisa menjadi bekal bagus untuk meniru kesuksesan ketiga anak muda itu.

Salam,

1 May 2020

Benda Wajib Saat Work from Home Ini Jadi Pendukungku untuk Tetap Berpenghasilan

20:13 1 Comments

Berbicara tentang WFH alias work from home, sebenarnya bagiku itu bukan hal baru. Sejak sebelum ada pandemi Corona yang mengharuskan semua orang tinggal di rumah, aku sudah menjalani WFH selama kurang lebih 4 tahun terakhir. Menjadi ibu rumah tangga yang tidak memiliki kesempatan untuk bisa bekerja di luar rumah, membuatku harus bisa membaca peluang untuk tetap berpenghasilan meski hanya di dalam rumah.

Selama kurang lebih 3 tahun terakhir, aku menjalani kesibukan menjadi penjual online. Berbagai produk kebutuhan wanita aku jual dengan bermodalkan promosi di media sosial. Sedangkan lebih dari setahun ini, aku menjalani kesibukan lagi sebagai freelancer writer atau biasa disebut juga penulis lepas. Aku mengerjakan artikel dari klien, mengisi sebuah situs dan mengisi blog pribadiku. Lagi-lagi, kesibukan ini juga membuatku harus tetap di rumah.

Ketika pada bulan Maret kemarin virus Corona mulai ditemukan di Indonesia hingga melahirkan kebijakan untuk social distancing, aku merasa tidak sulit untuk beradaptasi. Keseharianku sebelum adanya wabah ini kurang lebih masih sama seperti setelah ada anjuran social distancing. Aku masih tetap menjalankan aktivitas sebagai penjual online dan freelancer writer selama masa social distancing ini. Dan untuk mendukung pekerjaanku itu, aku membutuhkan benda-benda berikut ini.

dokumen pribadi


Laptop

Laptop dulunya menjadi benda wajibku ketika masih berstatus sebagai mahasiswi. Aku harus mengoperasikannya lebih sering untuk menyelesaikan tugas kuliah dari dosen. Membuat makalah, latihan membuat perangkat pembelajaran dan tugas-tugas serupa harus aku kerjakan dengan bantuan laptop. Bersyukur sekali, aku bisa memiliki laptop pribadi di awal-awal masa perkuliahan. Hingga akhir masa perkuliahan, laptop masih menjadi benda wajib bagiku terutama ketika menyelesaikan skripsi yang membawaku memiliki gelar sarjana.

Pada akhirnya, laptop milikku harus jarang tersentuh setelah aku lulus kuliah. Meski waktu itu, aku sempat bekerja sebagai guru honorer di sebuah sekolah, tetap saja aku tidak harus sering-sering mengoperasikan laptop. Kemudian, aku kembali membutuhkan laptop setelah menekuni pekerjaan sebagai freelancer writer. Tentu setelah aku resign dari sekolah dan menetap di rumah sebagai ibu rumah tangga biasa. Sampai saat ini, laptop masih menjadi benda wajib yang mendukung pekerjaanku dan memudahkanku dalam berpenghasilan.


Smartphone

Benda kedua yang wajib ada setelah laptop adalah smartphone. Benda ini memang sekarang menjadi benda wajib bagi semua orang, apapun pekerjaan dan kesibukannya. Benda ini juga yang sedari awal menjadi pendukungku ketika memulai jualan online. Aku menggunakan smartphone untuk mempromosikan barang jualanku di berbagai platform media sosial, terutama Facebook. Bisa dikatakan bahwa semua pekerjaanku tergantung pada smartphone.

Smartphone yang aku miliki bukan merk bagus yang harganya mahal. Bahkan smartphone pertamaku hanya seharga ratusan ribu dan itupun bekas pakai. Aku bertahun-tahun menggunakannya dan beruntung sekali dari smartphone murah itu aku mendapatkan penghasilan rutin setiap bulan dari berjualan online. Meski penghasilanku tak teramat besar, minimal aku bisa setiap bulan menikmati internet dari kuota yang aku beli dengan hasil jualanku.

Hingga kemudian, aku bisa membeli smartphone yang lebih bagus. Hasil dari mengumpulkan recehan setiap bulan, aku memiliki smartphone baru. Masih dengan harga standar dan spesifikasi yang tidak terlalu tinggi, smartphone itu mampu membantuku dengan lebih baik. Memang aku membeli smartphone agar pekerjaan semakin lancar, jadi tidak terlalu berambisi ingin memiliki yang mahal atau yang sedang tren. Ya, meskipun keinginan untuk punya yang lebih bagus itu ada tapi untuk sekarang yang sudah ada harus tetap disyukuri.

Dua benda wajibku di atas lah yang setiap hari menjadi peganganku selama work from home. Dua benda itu yang membuatku tetap berpenghasilan. Mungkin penghasilanku tidak teramat besar jika dibanding mereka yang memiliki karir bagus. Tapi bagiku, tidak ada alasan untuk tidak bersyukur. Bukankah untuk jadi bahagia itu harus diawali dengan bersyukur?

Salam,

30 Apr 2020

Biar Tetap Produktif, 7 Keterampilan Ini Bisa Dipelajari sambil Stay at Home

20:16 0 Comments
Photo by Kaboompics .com from Pexels

Sudah sebulan lebih kita diharuskan tetap tinggal rumah. Kita diharuskan meninggalkan semua aktivitas yang bisa kita lakukan di luar. Kita tidak boleh untuk sementara waktu bertemu dengan banyak orang, bahkan itu kerabat dan sahabat. Kita sejenak dilarang untuk berkumpul dengan banyak orang. Semua ini merupakan usaha agar penyebaran virus Corona bisa terkendali dan diharapkan sampai benar-benar terhenti.

Sebulan lebih tinggal di rumah telah menghasilkan banyak hal. Kondisi yang awalnya sempat membuat kita senang ini, lambat laun ternyata juga menjadikan kita bosan. Bahkan kita juga merasakan kejenuhan tingkat tinggi karena tak lagi bebas kesana kemari. Di sisi lain, pendapatan berkurang drastis karena kondisi yang sulit ini.

Jangan dulu merasa keadaan ini menyedihkan. Selalu ada suatu hal yang bisa kita lakukan dan menjadi alasan kita untuk bersyukur. Meski hanya di rumah, kita juga bisa tetap produktif dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat. Beberapa keterampilan ini bisa dipelajari apabila sebelumnya sudah memiliki minat terhadapnya. Dari keterampilan ini, siapa tahu akan datang peluang dan menjadi sumber pendapatan.


Masak

Memasak memang sudah menjadi hal rutin yang selalu kita lakukan bahkan sebelum pandemi Corona ini muncul. Namun selama masa di rumah saja seperti sekarang ini, tidak ada salahnya kembali menggali potensi dalam hal meracik masakan. Bukan tidak mungkin, kita bisa berkreasi dengan banyak resep masakan dan menciptakan makanan-makanan baru.


Makeup

Apabila selama ini sudah senang berkreasi dengan riasan wajah, saat ini adalah waktu yang tepat untuk memperdalam kemampuan tersebut. Cobalah berbagai jenis makeup look. Temukan inspirasi dari para beauty vlogger. Kembangkan kreativitas hingga bisa menghasilkan riasan wajah yang menarik dan membuat banyak orang kagum.


Mereview

Mengulas sesuatu sekarang bisa jadi sumber penghasilan, lho. Kita tinggal melatih kemampuan kita untuk lebih kritis dan teliti. Apa saja bisa kita review, seperti makanan, film, buku atau produk. Bisa saja ulasan kita menjadi rekomendasi bagi orang lain dan kita bisa menghasilkan rupiah dari keterampilan yang berawal dari hal sederhana ini.


Berbicara

Berbicara bukan hanya sekadar berkomunikasi atau menyampaikan maksud. Sekarang berbicara juga menjadi keterampilan yang bisa dikembangkan. Dari kemampuan me-review tadi, kita bisa menyampaikan ulasan kita dengan gaya bicara yang menarik dalam bentuk video. Sekarang sudah banyak platform yang bisa kita manfaatkan untuk menampilkan video kreasi kita.


Menulis

Menulis juga bukan sekadar menghasilkan kalimat dalam lembaran kertas. Menulis kini menjadi keterampilan yang bisa mendatangkan uang dan penghasilan besar. Bisa dari kemampuan review tadi, kita bisa menuangkannya dalam bentuk tulisan. Sekarang juga sudah banyak platform yang bisa menjadi media kita dalam menulis. Tinggal kita harus pandai dalam memanfaatkannya agar bisa menghasilkan.


Menjahit

Menjahit identik dengan perempuan. Namun tidak menutup kemungkinan pria juga bisa mendalami keterampilan ini. Dari menjahit, kita bisa menghasilkan berbagai benda, seperti baju, kerajinan tangan dan benda-benda kreatif lainnya. Kreasi dari hasil jahitan kita itu bisa bernilai tinggi ketika kita menghadirkannya dalam bentuk yang unik dan menarik.


Mendesain

Dunia desain selalu menarik untuk dipelajari. Saat ini sudah banyak alat pendukung bagi yang gemar mendesain, bisa dilakukan di laptop bahkan smartphone. Hasil desain grafis kita bisa jadi sumber penghasilan, lho. Dunia desain juga sangat luas. Kita bisa menggabungkan kemampuan mendesain model pakaian dengan keterampilan menjahit. Dari sana, sumber pendapatan bisa tercipta.


Waktu luang dan lebih banyak berada di dalam rumah jangan sampai membuat kita kebingungan. Jangan sampai juga kita selalu menuruti nafsu untuk bermalas-malasan sementara waktu terus berjalan. Harapan dari belajar keterampilan di atas, kita bisa memiliki kemampuan baru ketika semua masa sulit ini telah berakhir. Kita bahkan bisa menjadi manusia dengan keahlian tinggi yang nanti bisa menjadi prestasi bagi kita. Bukankah produktif selalu lebih baik dibanding terlalu banyak rebahan?

Salam,

29 Apr 2020

10 Aplikasi Berguna untuk Mendukung Work from Home

20:05 0 Comments
Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Mewabahnya virus Corona telah membawa banyak perubahan pada kehidupan manusia. Termasuk soal kebiasaan bekerja yang harus berubah drastis. Langkah pencegahan penyebaran virus Corona membuat orang-orang tak lagi bisa bebas beraktivitas di luar rumah. Karena itulah lahir anjuran untuk WFH alias work from home.

WFH atau bekerja dari rumah harus dilakukan dengan beberapa penyesuaian. Selain harus bisa mengatur waktu dengan baik, bekerja dari rumah juga harus tetap dimaksimalkan. Sebab pekerjaan tetap ada dan menuntut untuk diselesaikan tepat waktu. Tidak ada alasan kesulitan hingga mengorbankan pekerjaan yang terabaikan.

Untuk mendukung kelancaran work from home, berbagai jenis teknologi canggih telah hadir. Salah satunya dengan adanya banyak aplikasi pendukung yang bisa digunakan selama bekerja dari rumah. Inilah beberapa rekomendasi aplikasi paling berguna untuk menunjang pekerjaan di rumah demi selesainya tugas.


Zoom

Aplikasi ini merupakan aplikasi video yang bisa dimanfaatkan untuk menggelar rapat virtual. Zoom bisa memfasilitasi banyak orang sekaligus dalam forum online. Bahkan aplikasi ini bisa digunakan sekaligus oleh 1000 partisipan yang bergabung dalam diskusi jarak jauh. Zoom merupakan aplikasi meeting online yang paling banyak digunakan selama masa WFH ini.


Slack

Slack dikenal sebagai aplikasi pesan khusus untuk perusahaan. Aplikasi ini memberikan kemudahan dalam berbagi file dan mengarsipkan dokumen apapun. Slack bisa menciptakan ruang percakapan sesuai tim tertentu. Dengan kemampuan terintegrasi pada layanan lain seperti Dropbox dan Google Drive, aplikasi Slack ini bisa menjadi andalan untuk kelancaran bekerja dari rumah.


Skype for Business

Aplikasi Skype memang sudah cukup dikenal bahkan jauh sebelum datangnya pandemi Corona. Aplikasi ini bisa digunakan untuk melakukan panggilan suara, panggilan berkelompk sampai berbagi pesan dan dokumen. Di aplikasi ini, pengguna bisa mengelola akun pengguna lain dalam satu kelompok bahkan mengintegrasikannya ke data perusahaan.


Whatsapp

Siapa yang tidak mengenal aplikasi percakapan yang satu ini? Hampir semua pengguna smartphone menggunakan aplikasi ini sebagai andalan untuk melakukan percakapan. Whatsapp bisa sangat berguna selama bekerja dari rumah, sebagai aplikasi untuk berkoordinasi dengan fitur grup yang disediakan. Whatsapp juga bisa melakukan panggilan video dengan beberapa orang sekaligus.


Google Hangouts Meet

Google Hangouts Meet berbeda dengan aplikasi Hangouts pada umumnya. Aplikasi ini memiliki fitur panggilan video hingga 250 orang yang sangat cocok sebagai media untuk menggelar sesi virtual meeting. Layanan live streaming pada aplikasi ini bisa ditonton oleh lebih dari 100 ribu orang. Kabar baiknya, Google akan menggratiskan penggunaan layanan ini sampai 1 Juli mendatang.


Workplace by Facebook

Workplace merupakan bagian dari Facebook yang berfungsi sebagai layanan pesan dan media sosial khusus untuk kalangan profesional. Aplikasi ini bisa digunakan secara internal di perusahaan. Dengan aplikasi ini, pengguna dapat mengirim file dalam kapasitas besar, melakukan video call, serta mengirim dan menerima pesan tertulis.


Trello

Trello merupakan aplikasi yang tepat untuk mendukung proyek kerjasama dari rumah. Aplikasi ini bisa dipakai untuk menyusu rencana hingga menyelesaikannya secara bersama dengan rekan kerja. Sejumlah fitur dalam aplikasi ini sangat mendukung work from home, seperti fitur Board, Card dan List.


Google Drive

Google Drive sudah lama dikenal dan dimanfaatkan untuk penyimpanan dokumen melalui internet. Kelebihan aplikasi ini adalah keamanan dokumen yang tersimpan. Asal pengguna tetap mengingat kata kuncinya, maka dokumen yang tersimpan di dalamnya tidak akan hilang. Pengguna juga bisa membagikan dokumen tersimpan kepada pengguna lain.


Discord

Discord semula dikenal sebagai aplikasi pesan di kalangan gamers. Namun kini, aplikasi ini bisa juga dimanfaatkan oleh kalangan pekerja dan profesional untuk mendukung WFH. Aplikasi ini bisa menciptakan saluran khusus yang bisa digunakan masing-masing tim sesuai job desc-nya. Terdapat juga fitur pesan suara, panggilan video dan lintas platform di dalamnya.


Microsoft Teams

Aplikasi milik Microsoft ini bisa membantu tim dan perusahaan untuk menyukseskan anjuran WFH selama masa pandemi Corona ini. Terintegrasi penuh dengan Office 365, aplikasi ini bisa melakukan konferensi video serta panggilan suaran. Microsoft Teams juga bisa untuk mengedit dokumen dalam bentuk Word, Power Point dan lainnya.


Keharusan untuk WFH alias work from home bukan alasan untuk menunda tugas dari perusahaan. Sekarang telah hadir banyak aplikasi canggih yang bisa dimanfaatkan dengan baik. Semua urusan pekerjaan bisa ditangani dengan mudah dan bisa selesai tepat waktu dengan bantuan aplikasi-aplikasi tersebut.

Salam,

28 Apr 2020

5 Ide Aktivitas Menyenangkan di Rumah Selama Masa Social Distancing

19:39 0 Comments
Photo by Vlada Karpovich from Pexels

Biasanya kita punya kesempatan di rumah dalam waktu yang lama ketika sedang musim liburan. Entah itu waktu libur anak-anak sekolah, libur lebaran atau libur tahun baru. Masa-masa libur yang disebutkan itupun sering kita pakai untuk pergi piknik, mengunjungi tempat-tempat wisata, sekadar bertandang ke rumah saudara bahkan ada yang liburan ke luar negeri.

Masa-masa di rumah kali ini sangat berbeda. Kita tidak bisa dengan bebas pergi ke tempat lain untuk bersenang-senang, karena di masa sekarang ini kita dianjurkan untuk diam di rumah. Masa untuk tinggal di rumah ini juga cukup lama. Tak seperti masa libur pada umumnya yang hanya hitungan minggu. Kita dianjurkan tinggal di rumah bahkan lebih dari itu. Sampai sekarang malah sudah terhitung lebih dari sebulan. Ditambah, tidak ada kejelasan kapan masa ini akan berakhir. Itu artinya bisa saja kita diharuskan di rumah selama beberapa bulan ke depan.

Berbeda dan ada kesedihan yang terselip. Masa di rumah ini sebagai sebuah bentuk keprihatinan atas kondisi buruk yang sekarang sedang menimpa dunia. Ya, karena pandemi virus Corona kita tidak bisa lagi beraktivitas secara bebas di luar rumah. Kita bahkan tidak bisa pergi ke kota lain. Semua anjuran ini diperintahkan demi bisa memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Berdiam diri di rumah dalam sehari dua hari mungkin masih terasa menyenangkan. Karena kita bisa bebas menghabiskan waktu untuk hal-hal yang selama ini sering kita impikan di antara kesibukan bekerja. Namun setelah beberapa minggu berlalu, bahkan sudah sampai lebih dari sebulan, masa-masa tinggal di rumah mulai menampakkan kejenuhan. Kebosanan melanda dan membuat diri ingin segera keluar dari keadaan ini. Tenang dulu, bersabarlah sedikit dengan menyibukkan diri melakukan beberapa aktivitas menyenangkan berikut ini.


Memasak

Photo by Elly Fairytale from Pexels

Sebelum ada pandemi Corona, memasak memang sudah termasuk dalam aktivitas harian yang sifatnya tidak bisa ditinggalkan. Namun saat ini, memasak bisa menjadi salah satu aktivitas pengusir kebosanan. Pilihlah menu masakan baru sebagai percobaan. Banyak sekali resep masakan tersedia di internet. Tidak melulu harus masakan berat, coba juga membuat camilan sederhana. Cara ini juga bisa menjadi kegiatan bersama anak. Selain agar anak tidak mudah jenuh, memasak sendiri juga bisa menjadi cara menyajikan makanan sehat untuk keluarga.


Berkebun

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Masa-masa social distancing ini menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hal-hal yang sebelumnya sulit dilakukan karena alasan tidak punya waktu dan terlalu sibuk dengan pekerjaan di luar rumah. Salah satunya adalah berkebun. Cobalah untuk menata kembali taman depan atau belakang rumah. Apabila sebelumnya belum ada, mulailah membuat. Menata taman atau berkebun bisa menjadi cara menghabiskan waktu. Bonusnya taman rumah menjadi lebih indah dipandang.


Olahraga

Photo by theformfitness from Pexels
Ide aktivitas lain yang menyenangkan sekaligus menyehatkan selama tinggal di rumah adalah berolahraga. Olahraga seharusnya menjadi kebutuhan. Namun selama ini banyak orang enggan melakukannya karena alasan tidak memiliki cukup waktu. Maka sekarang adalah waktu yang tepat untuk melakukannya lebih sering dan lebih teratur. Apa saja jenis olahraganya bisa dilakukan asal masih berada di dalam rumah.


Menulis

Photo by Vlada Karpovich from Pexels
Aktivitas ini sangat disarankan bagi yang memang sudah memiliki kegemaran menulis. Waktu leluasa selama di rumah bisa dimanfaatkan untuk melahirkan karya-karya yang mungkin selama ini sulit diwujudkan. Mulailah untuk fokus dalam menulis. Paling tidak harus ada hasil yang bisa dinikmati orang lain, di manapun tempatnya menulis. Lebih bagus lagi jika sampai bisa menerbitkan buku solo yang menghibur dan menginspirasi orang lain.


Menata Ulang Rumah

Photo by Terje Sollie from Pexels

Bosan dengan tatanan rumah? Gunakan waktu selama tinggal di rumah untuk menciptakan suasana baru di dalam rumah. Buatlah perubahan agar mood bisa lebih baik dan rasa bosan bisa menghilang. Mulailah dengan ruang pribadi seperti kamar tidur atau ruang kerja. Tidak perlu terburu-buru dalam menata ulang ruangan. Pikirkan benar-benar konsepnya dan bebaskan kreasi dalam mengaturnya. Rumah akan menjadi tempat menyenangkan selama menanti masa pandemi Corona berakhir.


Selain kelima aktivitas yang sudah disebutkan di atas, masih banyak ide lain yang bisa dicoba. Tidak akan habis ide dan kreativitas selama kita mau menggunakan kepekaan berpikir kita. Pastikan melakukan hanya aktivitas yang positif dan membawa kebaikan. Ketika kita harus kembali ke keadaan normal nanti, kita tidak akan menyesal karena sudah melakukan hal yang bermanfaat.

Salam,

27 Apr 2020

5 Tips Betah di Rumah Selama Social Distancing, Cocok untuk Ekstrovert

11:53 1 Comments
Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Kebijakan social distancing yang sudah diterapkan selama sebulan lebih ini memang menjadi waktu yang sangat berat. Semua orang harus menyesuaikan kembali aktivitasnya dan banyak perubahan yang harus disesuaikan. Tidak hanya untuk satu dua orang saja, kebijakan social distancing yang mengharuskan semua orang tinggal di rumah memberi efek pada semua orang dan semua kalangan.

Bagi orang yang sebelumnya sudah sering berada di dalam rumah, anjuran untuk tidak boleh beraktivitas di luar mungkin bukan masalah besar. Seperti halnya ibu rumah tangga atau orang-orang yang menekuni bisnis dari rumah. Orang-orang dari kalangan tersebut mungkin hanya butuh sedikit penyesuaian untuk kewajiban social distancing ini.

Di sisi lain, ada orang-orang yang begitu berat beradaptasi dengan kondisi yang sekarang ini. Mereka adalah orang-orang ekstrovert, yaitu mereka yang lebih senang beraktivitas dan menghabiskan waktu di luar rumah serta bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang. Intinya, orang ekstrovert tidak suka berdiam diri di dalam rumah, tidak suka menyendiri atau menyepi. Baginya, hal menyenangkan adalah ketika bisa aktif dan berkumpul.

Bagi orang yang ekstrovert, kebijakan social distancing pasti terasa sulit untuk dilalui. Padahal sampai saat ini tidak ada yang tahu kapan pandemi Corona ini akan berakhir dan kapan kebijakan social distancing ini akan selesai. Karena itu, orang ekstrovert perlu menerapkan tips-tips berikut ini agar tetap merasa senang meski harus berada di dalam rumah cukup lama.


Lakukan Hobi

Photo by cottonbro from Pexels

Sepertinya tidak ada orang yang tidak memiliki hobi atau kegemaran tertentu. Apapun itu jenisnya, pasti ada suatu hal yang begitu disukai hingga dilakukan berulang-ulang dan menimbulkan rasa senang serta puas setelah melakukannya. Hobi atau kegemaran bisa menjadi salah satu pilihan kegiatan bagi ekstrovert selama berada di luar rumah.

Mungkin selama ini, seorang ekstrovert telah banyak melalui harinya dengan bekerja atau sibuk dengan aktivitas produktif lainnya. Maka sekarang adalah saat yang tepat untuk bisa melakukan hobi dengan leluasa dan sepuasnya. Melakukan hobi bisa mengusir rasa bosan dan menjadikan waktu yang dilalui jadi lebih berguna. Pastikan hobi yang dilakukan adalah sesuatu yang baik. Syukur-syukur kalau bisa menghasilkan uang dari hobi itu.


Buat Daftar Rutinitas

Photo by Kaboompics .com from Pexels

Seorang ekstrovert ketika harus tinggal di dalam rumah, kemungkinan besar ia akan kebingungan harus melakukan apa. Pasalnya, rumah bukan tempat yang sangat disukainya. Meski dalam setiap pekerjaan ia pasti akan kembali ke rumah, tapi selama ini rumah bagi seorang ekstrovert hanya sebatas tempat istirahat dan bukan tempat untuk aktivitas yang menyenangkan.

Membuat daftar rutinitas bisa dilakukan agar seorang ekstrovert tak lagi kebingungan harus melakukan apa. Daftar rutinitas ini bisa dibuat malam hari untuk diterapkan esok hari. Jadi masih banyak waktu untuk memikirkan jenis kegiatan apa yang menyenangkan. Ketika bangun tidur di pagi hari, seorang ekstrovert sudah punya gambaran aktivitasnya dan bisa jadi lebih bersemangat dalam mengawali hari.


Temukan Hal Baru

Photo by Julia M Cameron from Pexels

Masa-masa social distancing merupakan waktu terbaik untuk bereksplorasi. Seorang ekstrovert yang terkenal aktif dan dinamis harus bisa memanfaatkan momen ini untuk menjadi lebih kreatif. Waktu selama di rumah saja bisa digunakan untuk menciptakan hal-hal baru. Bisa saja akan muncul hobi baru dari usaha ini.

Baca juga:

Seperti Ini Seharusnya Kita Jika Pandemi Corona Berakhir

Sekeliling rumah bisa menjadi objek untuk bereksplorasi. Selain itu, masih banyak hal lain yang bisa dikembangkan dan dipelajari selama masa social distancing ini. Ketika masa pandemi Corona ini sudah usai, seorang ekstrovert bisa memiliki banyak hal baru yang membuatnya semakin produktif. Bahkan bisa juga hal baru itu menjadi sumber penghasilan.


Jaga Komunikasi

Photo by Julia M Cameron from Pexels

Hal yang paling dirindukan oleh seorang ekstrovert ketika sudah terlalu lama diam di rumah bukan hanya aktivitasnya. Mereka juga pasti akan merindukan teman-teman, rekan kerja atau sahabat. Di rumah, seorang ekstrovert akan merasa sangat kesepian karena tidak bisa lagi berinteraksi dengan orang-orang.

Agar rasa bosan tidak terlalu berat dirasakan, seorang ekstrovert harus tetap menjaga komunikasi dengan teman atau sahabat. Sekarang sudah ada teknologi canggih yang memungkinkan untuk tetap berkomunikasi, baik melalui pesan tertulis, pesan suara sampai panggilan video. Bahkan sekarang sudah ada kemudahan untuk menggelar pertemuan secara virtual yang bisa mengumpulkan banyak orang dalam satu waktu. Semua itu bisa dimanfaatkan untuk mengusir kejenuhan.


Sadari dan Nikmati

Photo by cottonbro from Pexels

Pandemi Corona memang membuat banyak orang ekstrovert merasakan bosan dan jenuh. Apalagi waktu sebulan lebih ini pasti bisa membuat rasa itu semakin tidak bisa tertahan. Padahal semua orang masih diharuskan tinggal di rumah dalam waktu yang belum bisa ditentukan. Seharusnya hal ini menyadarkan kita bahwa kita tengah diberi waktu lebih untuk diri sendiri dan keluarga.

Selama ini banyak orang telah kehilangan waktu untuk dirinya sendiri karena terlalu sibuk dengan pekerjaan. Selama ini juga, orang-orang telah kehilangan banyak waktu untuk keluarga sebab terlalu fokus pada pekerjaan. Maka inilah waktunya kita kembali mencintai diri sendiri, menikmati waktu bersama keluarga tanpa batas dan lebih dekat dengan orang-orang yang disayangi.


Semua orang tentu berharap pandemi Corona ini cepat berlalu. Yakin saja bahwa ini hanya untuk sementara waktu. Maka agar waktu yang sementara ini bisa tetap dilalui dengan bahagia dan menyenangkan, beberapa tips betah di rumah tersebut bisa dilakukan. Bukan khusus untuk para ekstrovert, tips-tips di atas bisa diterapkan semua orang.

Salam,