26 May 2019

Dalam Rangka Latihan, Inilah 8 Tips Berpuasa untuk Anak Kecil

12:56 0 Comments


Salah satu syarat wajib puasa Ramadan adalah baligh, yaitu dengan ketentuan sudah pernah keluar mani dari kemaluannya baik dalam keadaan tidur atau terjaga, dan khusus bagi perempuan sudah keluar haid. Itu artinya anak yang sudah mencapai ketentuan tersebut berusia sekitar 9 tahun. Dengan syarat wajib puasa tersebut, anak-anak berusia di bawah 9 tahun belum memiliki kewajiban puasa. Namun enggak ada salahnya melatih anak-anak untuk berpuasa dengan tips berpuasa untuk anak kecil berikut ini.

Puasa berarti harus mampu menahan lapar dan dahaga selama belasan jam. Hal ini tentu dirasa berat bagi anak-anak. Meski begitu, mereka harus tetap dikenalkan dengan konsep puasa sejak usia dini agar saat tiba waktunya ia harus berpuasa, maka ia sudah siap. Namun kadang, membiasakan anak-anak untuk berlatih puasa seringkali enggak mudah. Beberapa tips di bawah ini bisa kamu coba.

Jelaskan tentang Perintah Puasa

sumber foto: pexels
Hal pertama yang harus dilakukan orangtua adalah menjelaskan tentang perintah puasa. Anak-anak memang belum akan sepenuhnya mengerti. Maka orangtua bisa menjelaskannya dengan cara bercerita tentang ayat Al-Qur'an yang menjelaskan perintah puasa wajib. Selain itu, anak juga perlu dijelaskan tentang rukun Islam dan resiko jika meninggalkan ibadah wajib seperti puasa Ramadan. Orangtua bisa menjelaskan semua itu dengan bahasa yang sederhana sehingga anak akan mudah memahami.


Berikan Kemudahan

sumber foto: pexels
Seorang anak kecil enggak mungkin langsung mampu berpuasa sehari penuh. Dalam hal ini, orangtua harus memahami kemampuan anak dan memberinya kemudahan atau keringanan. Enggak masalah jika anak terlebih dahulu melakukan puasa setengah hari. Setelah itu ia bisa melanjutkannya lagi hingga bedug maghrib. Sambil orangtua menanamkan pemahaman bahwa cara berpuasa tersebut adalah bentuk latihan dan anak harus berpuasa sehari penuh nantinya jika sudah benar-benar mampu.


Libatkan dengan Semua Kegiatan Ibadah

sumber foto: pexels
Salah satu tips berpuasa untuk anak kecil yang harus dilakukan secara konsisten adalah melibatkan anak dalam semua kegiatan ibadah selama bulan Ramadan. Mulai dengan membangunkannya saat waktu sahur dan menjelaskannya bahwa sahur merupakan salah satu sunah puasa selain agar puasa jadi enggak terlalu lemas.

Selanjutnya, orangtua bisa melibatkan anak dalam menyiapkan makanan untuk berbuka puasa. Akan lebih baik jika mengajaknya membagikan makanan pada orang lain yang juga berpuasa. Dengan begini, anak akan memahami bahwa semua orang pada bulan Ramadan wajib melaksanakan puasa.


Ajak Lakukan Permainan Sederhana

sumber foto: pexels
Saat menjalani puasa untuk pertama kalinya, anak pasti akan banyak mengeluh karena merasa lapar atau haus. Ia bisa saja meminta berbuka lebih awal. Untuk melatih kesabarannya, ajak dia melakukan permainan sederhana yang bisa mengalihkan fokusnya. Pilih permainan yang bisa dilakukan di dalam rumah tanpa harus melibatkan gerak fisik yang berlebihan. Tips berpuasa ini untuk menahan keinginan anak dan orangtua bisa mengizinkannya berbuka pada waktu yang telah disepakati.


Siapkan Makanan Favoritnya

sumber foto: pexels
Bagian yang paling menyenangkan saat berpuasa tentu saja ketika waktu berbuka. Anak-anak pasti sangat menantikannya dan sangat senang ketika maghrib tiba. Anak akan lebih senang jika menemukan makanan kesuakaannya dalam sajian berbuka puasa. Ia akan merasa bahwa puasanya begitu berarti dan bisa berbuka puasa dengan sangat lahap. Bahkan bukan enggak mungkin anak akan dengan senang hati menjalani puasa di hari berikutnya. Menyiapkan makanan favorit ini juga bisa dilakukan saat sahur agar anak bersemangat.


Berikan Contoh

sumber foto: pexels
Tips berpuasa bagi anak yang terpenting adalah adanya contoh nyata. Tentu saja dari orangtuanya dan orang-orang di sekitarnya. Jangan mengharapkan anak akan menjalani puasa dengan senang hati jika orangtua sendiri masih belum bisa rajin berpuasa. Tunjukkan juga semangat menjalani hari meski sedang berpuasa karena ini akan menularkan semangat kepada anak.


Berikan Penghargaan

sumber foto: pexels
Memberikan penghargaan kepada anak ketika telah selesai melaksanakan kewajiban puasa memang menjadi tips berpuasa yang paling berpengaruh. Namun ada kalanya anak mau melakukan puasa karena ada iming-iming hadiah. Untuk menghindarinya, orangtua sebaiknya enggak menjanjikan apapun di awal puasa. Sebaliknya, berikan penghargaan atau hadiah sebagai kejutan di akhir bulan puasa agar anak merasakan kebahagiaan yang nyata.


Jangan Memaksa

sumber foto: pexels
Memaksa anak untuk melakukan puasa penuh hanya akan membuatnya tertekan dan enggan melakukan puasa lagi. Intinya, jika memang anak belum mampu maka jangan paksakan. Barangkali anak masih membutuhkan banyak pemahaman dan penyesuaian. Orangtua harus bisa mengukur kemampuan anak dan enggak memaksakannya dengan alasan apapun. Sikap lembut orangtua ini secara perlahan bisa membuat anak lebih memahami arti puasa.


Itulah beberapa tips berpuasa untuk anak kecil. Tips-tips tersebut termasuk tips yang sederhana dan mudah dilakukan. Jadi, enggak akan sulit melatih anak kecil untuk berpuasa asal sebagai orangtua kita pun konsisten.

Semoga bermanfaat :)

Salam,

25 May 2019

Inilah 6 Aplikasi yang Bermanfaat Saat Bulan Ramadan, Download Kuy!

09:08 0 Comments

Hidup di era digital, segala sesuatu memang sudah bisa serba mudah dan otomatis. Termasuk untuk urusan ibadah puasa di bulan Ramadan. Ibadah di bulan Ramadan bisa menjadi lebih mudah dan terbantu dengan adanya aplikasi-aplikasi yang bisa diakses melalui perangkat ponsel pintar. Banyak aplikasi sengaja diciptakan untuk memenuhi kebutuhan Muslim utamanya untuk beribadah.

Inilah beberapa aplikasi bermanfaat saat Ramadan yang bisa kamu unduh melalui perangkat ponsel pintarmu:

Muslim Pro


Saat kamu memasukkan kata kunci "muslim" di kolom pencarian Play Store, aplikasi ini pasti muncul di bagian paling atas. Aplikasi ini telah diunduh lebih dari 10 juta kali dan para penggunanya juga memberikan ulasan dan peringkat 4,7 dari 5 bintang untuk aplikasi ini. Aplikasi yang bermanfaat saat bulan Ramadan ini memiliki banyak fitur. Di antaranya adalah pengingat waktu shalat yang akan membuatmu lebih tepat waktu saat shalat, penunjuk arah kiblat, bahkan Al-Qur'an digital lengkap dengan terjemahanya.


Muslim Mate


Aplikasi ini sangat berguna bagi yang sering menghabiskan waktu Ramadan di luar rumah. Bisa juga berguna saat melakukan perjalanan mudik. Aplikasi yang bermanfaat saat bulan Ramadan ini akan menunjukkan lokasi masjid terdekat dengan tempat penggunanya berada saat ini. Aplikasi ini bekerja dengan bantuan Google Maps. Pastikan jaringan internet lancar dan stabil untuk bisa menggunakan aplikasi ini. Fitur lainnya yang mendukung ibadah di bulan Ramadan adalah penunjuk arah kiblat dan pengingat waktu shalat.


Snap Me Up


Aplikasi ini memiliki fungsi untuk membangunkan penggunanya dari tidur saat sudah masuk waktu sahur. Uniknya, Snap Me Up meminta penggunanya untuk melakukan selfie saat alarm berbunyi. Pengguna diwajibkan untuk melakukan selfie di ruangan yang terang dan dalam mata keadaan terbuka. Jika tidak dilakukan, maka suara alarm dalam aplikasi ini tidak akan berhenti berbunyi. Nah, dengan ini pastinya pengguna aplikasi ini tidak akan telat untuk melakukan sahur dini hari.


Kalkulator Zakat


Membayar zakat menjadi amalan wajib yang dikerjakan pada bulan Ramadan. Umumnya zakat dibayar di akhir masa Ramadan, menjelang hari raya. Kamu masih bingung bagaimana caranya menghitung besaran zakat yang harus dibayarkan? Aplikasi ini akan membantumu untuk menghitung. Enggak cuma zakat fitrah, aplikasi ini juga akan membantu menghitung zakat profesi dan usaha.


Tanya Ustadz


Saat bulan Ramadan adalah saat yang tepat untuk memperdalam ilmu dan pemahaman agama. Kamu bisa memanfaatkan aplikasi yang satu ini agar lebih banyak ilmu agama yang kamu kuasai. Kamu bisa menyampaikan pertanyaan apa saja seputar syariat dan hukum dalam Islam, mulai dari bidang ekonomi hingga aqidah Islam.


Cookpad


Ramadan juga sering menjadi momen spesial untuk berkumpul bersama keluarga utamanya saat berbuka puasa. Saat berbuka puasa, pasti ingin menyajikan hidangan paling enak untuk orang-orang terkasih. Aplikasi ini bisa membantu mewujudkannya. Tersedia begitu banyak inspirasi resep masakan yang bisa kamu tiru. Dijamin, kamu enggak akan kehabisan ide untuk memasak selama bulan Ramadan. Di aplikasi ini kamu juga bisa menemukan banyak resep kue kering untuk hidangan lebaran.

Itulah 6 rekomendasi aplikasi yang bermanfaat saat bulan Ramadan. Aplikasi-aplikasi tersebut berfungsi untuk memudahkan umat Islam dalam beribadah. Segera download untuk bisa menikmati fiturnya, ya.

Semoga bermanfaat :)

Salam,

MyQuran merupakan aplikasi Al Quran digital yang dilengkapi dengan terjemahan. Aplikasi ini sangat membantu bagi pengguna yang ingin membaca kitab suci Al Quran selama Ramadan sambil menanti buka puasa di mana saja. Menurut informasi di deskripsinya, MyQuran ini dikembangan oleh developer asal Cimahi dan sudah bersertifikasi TASHIH dari Kemenag. Aplikasi MyQuran ini terbilang lengkap dengan dukungan teks arab offline, terjemahan resmi dari Kemenag, terjemahan per kata, dan dilengkapi juga tafsir Al Jalalyn. Tersedia mode gelap atau dark mode guna mendukung kenyamanan membaca saat malam hari.

Baca selengkapnya di Tirto.id dengan judul "Daftar Aplikasi Android Sambut Ramadan 2019", https://tirto.id/daftar-aplikasi-android-sambut-ramadan-2019-dpuY.

Follow kami di Instagram: tirtoid | Twitter: tirto.id
MyQuran merupakan aplikasi Al Quran digital yang dilengkapi dengan terjemahan. Aplikasi ini sangat membantu bagi pengguna yang ingin membaca kitab suci Al Quran selama Ramadan sambil menanti buka puasa di mana saja. Menurut informasi di deskripsinya, MyQuran ini dikembangan oleh developer asal Cimahi dan sudah bersertifikasi TASHIH dari Kemenag. Aplikasi MyQuran ini terbilang lengkap dengan dukungan teks arab offline, terjemahan resmi dari Kemenag, terjemahan per kata, dan dilengkapi juga tafsir Al Jalalyn. Tersedia mode gelap atau dark mode guna mendukung kenyamanan membaca saat malam hari.

Baca selengkapnya di Tirto.id dengan judul "Daftar Aplikasi Android Sambut Ramadan 2019", https://tirto.id/daftar-aplikasi-android-sambut-ramadan-2019-dpuY.

Follow kami di Instagram: tirtoid | Twitter: tirto.id

Ramadan Hampir Usai, 5 Hal Ini akan Menjadi yang Dirindukan dari Ramadan

03:40 0 Comments

Ramadan sudah memasuki 10 hari terakhir. Rasanya baru saja Ramadan mulai dan sekarang sudah hampir di penghujung. Awal bertemu Ramadan selain ada bahagia, pasti ada sedikit rasa ingin Ramadan segera usai. Namun nyatanya, begitu Ramadan benar-benar akan usai, ada rasa enggak rela jika harus berpisah dengan Ramadan. Akan ada banyak hal yang dirindukan dari Ramadan.

Ramadan memang selalu menjadi saat paling istimewa. Ibadah menjadi istimewa. Pahalanya menjadi berlipat. Suasana hangatnya begitu terasa lebih dari bulan lain. Damainya selalu menenangkan. Sejuknya selalu membuat rindu. Banyak hal yang akan terus dirindukan selama 11 bulan, dan inilah di antaranya.

Makan Sahur

sumber foto: pexels

Ibadah puasa Ramadan diawali dengan makan sahur. Sahur ini dilakukan pada sepertiga malam terakhir. Sahur merupakan kesempatan untuk mendapat asupan makanan sebelum berpuasa selama satu hari penuh. Sahur juga menjadi amalan yang disunahkan saat menjalani rangkaian ibadah puasa Ramadan.

Bangun sahur untuk makan, pasti selalu ada rasa malas. Apalagi harus bangun lebih awal, pasti rasa kantuk masih menggelayuti. Biarpun masih mengantuk, tetap harus makan. Inilah yang akan dirindukan dari Ramadan. Meski diselipi rasa malas, makan sahur tetap menjadi ritual Ramadan yang terus terkenang.

Ngabuburit

sumber foto: pexels

Ngabuburit menjadi satu tradisi yang enggak bisa terlepas dari rangkaian ibadah di bulan Ramadan. Ngabuburit merupakan aktivitas menunggu waktu berbuka dan biasanya dilakukan dengan berbagai kegiatan. Beberapa daerah memiliki tradisi khas ngabuburit, seperti melakukan permainan tradisional. Ada juga yang ngabuburit dengan cara berburu makanan berbuka.

Tradisi ngabuburit kemudian memunculkan keramaian di banyak tempat. Terutama tempat menjajakan makanan. Sore hari menjelang magrib, tempat-tempat tersebut selalu ramai. Keramaian inilah yang akan dirindukan dari Ramadan. Keramaian yang seolah menjadi tanda semaraknya bulan Ramadan.

Berbuka Puasa

sumber foto: pexels

Berbuka puasa menjadi satu momen yang pasti dinantikan semua umat Islam yang melakukan ibadah puasa wajib di bulan Ramadan. Selain untuk menghapus lapar dan dahaga, berbuka puasa juga kerap menjadi momen berkumpulnya seluruh keluarga. Kebiasaan yang mungkin akan sulit tercipta di bulan lain ini akan dengan sangat mudah dilakukan saat Ramadan.

Kehangatan Ramadan bisa terasa dari momen berbuka puasa ini. Berkumpul dan makan bersama membuat kehangatan keluarga juga kian terasa. Makan bersama ini mungkin akan sulit dibiasakan di bulan lain karena berbagai kesibukan masing-masing. Dan inilah yang akan dirindukan dari Ramadan.

Salat Taraweh

sumber foto: pexels

Satu lagi ibadah sunah yang hanya ada di bulan Ramadan, salat taraweh. Salat ini dilakukan setelah memasuki waktu isya' dengan cara berjamaah. Salat taraweh dilakukan beberapa kali sesuai angka rakaat yang dipakai. Inilah yang menjadikan masjid lebih ramai dibanding hari biasanya. Karena akan lebih banyak orang pergi ke masjid setiap harinya untuk melakukan ibadah salat taraweh. Ibadah ini menjadi salah satu yang dirindukan dari Ramadan.

Mengaji Al-Qur'an

sumber foto: pexels

Setelah selesai taraweh, biasanya jamaah akan mengaji Al-Qur'an hingga larut malam. Umumnya membaca Al-Qur'an dilakukan melalui pengeras suara di masjid sehingga semua orang bisa mendengar. Kedamaian Ramadan letaknya ada di sini, saat lantunan ayat-ayat Al-Qur'an bergema, bersahut-sahutan dari masjid satu dengan yang lain, dari mushola satu dan mushola lainnya.

Kegiatan membaca Al-Qur'an ini juga sering dilakukan di pagi hari seusai salat Subuh. Dan akan lebih sering saat memasuki 10 hari terakhir Ramadan seperti sekarang ini, baik oleh anak-anak hingga orang tua. Semua itu akan berlalu seiring beranjaknya Ramadan dan akan menjadi yang dirindukan dari Ramadan.


Itulah 5 hal yang akan dirindukan dari Ramadan, yaitu beberapa kebiasaan yang enggak mungkin ada di bulan lain. Ramadan dengan semua rangkaian ibadahnya akan selalu dirindukan di 11 bulan yang lainnya. Maka dari itu, selalu ada anjuran untuk memanfaatkan Ramadan yang istimewa ini untuk meraih sebanyak-banyaknya pahala dan keutamaan di dalamnya, agar 11 bulan lainnya menjadi lebih berarti dan tentu saja dengan harapan untuk bisa bertemu lagi dengan Ramadan.

Salam,

24 May 2019

Yuk, Tambah Amalan Puasa Agar Berkah Ramadan Dapat Diraih

04:49 0 Comments

Ramadan sudah memasuki hari ke-19. Kira-kira sudah berapa banyak pahala yang kita tabung? Atau masih sibuk dengan pekerjaan yang memang lebih padat saat Ramadan daripada bulan lainnya? Apakah kita sudah melakukan amalan puasa lebih banyak karena ingin mendapat pahala maksimal? Ataukah Ramadan hanya menjadi waktu paling tepat untuk mengumpulkan keuntungan sebanyak-banyaknya dari pekerjaan duniawi kita?

Satu kesempatan dalam satu tahun, umat Islam diberi satu bulan untuk bisa mendapatkan keistimewaan bulan tersebut dibanding bulan lainnya. Di bulan itu, umat Islam dibukakan pintu seluas-luasnya untuk beramal dan beribadah. Karena memang pahala ibadah di bulan itu akan dilipatgandakan. Maka, satu bulan inilah waktu yang tepat untuk mendapat sebanyak-banyaknya keutamaan. Inilah bulan Ramadan.

Ada banyak jenis amalan yang bisa dilakukan selama bulan Ramadan. Termasuk amalan puasa yang meski tampak sederhana, namun Allah SWT janjikan pahalan besar untuknya.


Memberi Makan Orang Berpuasa

sumber foto: pexels
Amalan utama saat Ramadan adalah puasa wajib sebagaimana menjadi salah satu rukun di rukun Islam. Puasa melatih diri untuk mampu menahan hawa nafsu juga melatih diri untuk mampu memahami kesulitan orang lain, sehingga muncul kesadaran untuk berbagi. Sebagai amalan wajib saat Ramadan, puasa akan mendatangkan pahala. Namun akan semakin banyak pahala jika kita juga memperhatikan orang lain yang berpuasa.

Memperhatikan orang lain yang berpuasa bisa dengan cara memberinya makan. Makanan paling bagus baik untuk berbuka maupun untuk sahur. Memberi makan pada orang lain yang berpuasa ini akan menjadi amalan puasa yang menambah pahala dan mengundang ridha Allah SWT.


Membaca Al-Qur'an

sumber foto: pexels
Amalan lain yang juga bisa menambah pahala puasa wajib di bulan Ramadan adalah membaca Al-Quran. Amalan ini memang sudah menjadi amalan yang dianjurkan meski bukan di bulan Ramadan. Juga dengan ganjaran pahala yang setimpal saat membacanya. Namun tentu saja Ramadan yang istimewa ini juga memberikan keistimewaan bagi siapapun yang mengisinya dengan membaca Al-Quran. Bahkan membaca satu demi satu huruf dalam kitab suci ini saja sudah bernilai pahala. Apalagi jika sekaligus belajar memahami maknanya.


Berdzikir

sumber foto: pexels
Amalan puasa penambah pahala yang bisa dilakukan dengan mudah adalah berdzikir. Dengan berdzikir mengingat nama Allah, ibadah puasa menjadi lebih bermakna. Kesempatan ini juga bisa dimanfaatkan untuk mendapat pengampunan, karena bulan Ramadan pintu tobat tengah dibuka seluas-luasnya. Berdzikir juga menjadi cara untuk melembutkan hati.

Berdzikir merupakan amalan ringan yang bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Berdzikir tidak memerlukan gerakan tertentu dan hanya mulut yang mengucapkan pujian terhadap Allah SWT. Bahkan saat dalam perjalanan pun, kita bisa melakukannya. Berdzikir di waktu shalat juga sangat dianjurkan.


Beri'tikaf di Masjid

sumber foto: pexels
Beri'tikaf atau berdiam diri di masjid menjadi amalan puasa yang paling dianjurkan terutama saat 10 hari terakhir di bulan Ramadan. Amalan ini dianjurkan untuk dilakukan karena berkesempatan meraih keberkahan Lailatul Qadar di antara 10 hari terakhir Ramadan. Kesempatan ini juga menjadi kesempatan langka karena hanya di satu malam selama satu tahun. I'tikaf dilakukan dengan berdiam diri di masjid untuk melakukan ibadah sebanyak mungkin dan juga mendekatkan diri dan memfokuskan diri kepada Allah.


Bersedekah


Jika ditanya kapan waktu terbaik untuk melakukan sedekah, maka jawabannya adalah saat bulan Ramadan. Sedekah menjadi amalan puasa untuk menyempurnakan rangkaian ibadah selama bulan suci. Sedekah bisa dengan memberi makan orang berpuasa dan juga membayar zakat fitrah sebagai sedekah wajib bagi setiap jiwa yang masih hidup. Memberikan bingkisan lebaran juga termasuk dalam sedekah yang diutamakan di bulan Ramadan dengan ganjaran pahala yang besar serta menjadi jalan untuk mencapai surganya Allah SWT.

Itulah amalan puasa yang bisa dilakukan saat Ramadan bersama dengan menunaikan ibadah puasa wajib. Meski amalan tersebut bukanlah ibadah wajib, namun melakukannya akan membawa kita pada tingkat ketakwaan yang lebih tinggi seperti yang memang sudah menjadi tujuan dilaksanakannya puasa Ramadan.

Salam,

Tips Mudik Santai dan Menyenangkan dengan Membawa Bayi atau Balita

04:00 0 Comments

Hai Moms,

Setelah menantikan THR, satu hal lagi yang pasti juga enggak sabar menunggunya adalah momen mudik. Karena dengan mudik, kita bisa kembali berkumpul bersama orang-orang tercinta untuk merayakan hari raya dengan penuh suka cita. Banyak lho persiapan mudik yang harus dilakukan. Terlebih jika harus membawa bayi atau balita, pasti perlu persiapan lebih. Di sini akan aku rangkum tips mudik santai dan tetap menyenangkan dengan membawa bayi atau balita.


Momen mudik ini menjadi saat paling berharga terutama bagi mereka yang sepanjang tahun menghabiskan waktu di perantauan. Momen berkumpul dengan keluarga di hari raya menjadi momen istimewa karena hanya bisa dilakukan sekali dalam setahun. Karena menjadi momen spesial, tentu enggak mau kan ada masalah berarti di tengah-tengah perjalanan mudik atau bahkan ketika sudah sampai tujuan? Maka, persiapan itu penting untuk dilakukan.


Segera Lakukan Packing

sumber foto: pixabay

Persiapan mudik yang pertama pastilah mengemas barang. Jika mudik dengan membawa bayi atau balita, kegiatan mengemas barang ini harus benar-benar diperhatikan agar enggak ada barang tertinggal dan akhirnya menemui masalah saat di perjalanan. Enggak ada salahnya mengemas barang jauh-jauh hari agar bisa diketahui jika ada yang kurang. Karena jika mendadak, dikhawatirkan akan banyak yang terlupa untuk dibawa.

Bawa pakaian secukupnya baik itu untuk orangtua maupun anak. Ini agar beban enggak terlalu berat terlebih jika harus menggunakan transportasi umum. Tulis dalam daftar apa saja yang perlu dibawa untuk menghindari kelalaian saat mengemas barang. Jika harus membawa oleh-oleh pun secukupnya yang mampu dibawa agar enggak merepotkan.


Pastikan Kesehatan Bayi

sumber foto: pexels

Pulang ke kampung halaman biasanya harus menempuh waktu yang cukup lama, bisa sampai berhari-hari. Untuk itu memastikan kesehatan bayi atau balita menjadi hal yang terpenting. Menjaga asupan makanan bahkan sebelum mudik juga perlu diperhatikan agar anak tetap sehat saat hari mudik. Enggak ada salahnya juga memberikan vitamin.

Tips mudik terpenting adalah, jangan lupa membawa obat-obatan ringan saat di perjalanan. Segera tanggap jika bayi atau balita mulai menunjukkan tanda gangguan pada kesehatannya. Berikan pertolongan pertama dengan obat yang dibawa dan bawa ke petugas kesehatan jika diperlukan.


Pakaikan Baju yang Nyaman

sumber foto: pexels

Saat di perjalanan, sangat penting bagi bayi atau balita untuk tetap merasakan kenyamanan. Kenyamanan itu bisa diberikan melalui pakaian yang nyaman pula. Pilihlah baju yang berbahan kaos agar bisa mudah menyerap keringat. Selain itu persiapakan juga pakaian dingin jika cuaca saat mudik sedang hujan atau kecepatan angin sedang tinggi.

Enggak cuma baju, apapun yang dikenakan bayi atau balita harus memberikan kenyamanan. Mulai dari sepatu hingga tempat duduk. Pakaian dan tempat yang nyaman akan memberikan ketengangan bagi bayi atau balita sehingga mereka enggak rewel meski perjalanan mudik jauh dan lama.


Perhatikan Makanannya

sumber foto: pexels

Satu lagi tips mudik bersama bayi atau balita yang juga sangat penting diperhatikan, yaitu mengatur makanannya. Jika bayi masih menyusu, yang perlu dipersiapkan hanya asupan makanan bagi ibu yang menyusui atau peralatan menyusu yang harus tetap bersih. Untuk bayi yang sudah mulai makan, enggak ada salahnya membawa alat untuk memproses makanannya jika memungkinkan. Sedangkan untuk bahan makanan, bisa disiapkan dari rumah dan membawa yang sudah matang.

Memperhatikan makanan ini juga menjadi penting untuk diperhatikan karena akan menentukan apakah anak atau bayi terus sehat selama perjalanan. Makanan yang salah atau tidak diperhatikan bisa menimbulkan gangguan kesehatan dan menghambat kelancaran perjalanan mudik.


Jangan Lupakan Istirahat

sumber foto: pexels

Meski sedang dalam perjalanan, bukan berarti enggak bisa istirahat. Sekarang sudah banyak yang menyediakan tempat berisitrahat di sepanjang jalur mudik. Memang pasti ada keinginan untuk segera tiba di rumah. Namun memaksakan diri dengan melewatkan istirahat justru akan menyebabkan masalah kesehatan. Biarkan bayi atau balita tidur sesuai porsinya saat sedang dalam perjalanan. Istirahat yang cukup menjadi tips mudik senang dan menyenangkan bukan hanya untuk anak bayi atau balita, namun juga untuk orangtua.

Itulah beberapa tips mudik santai dan tetap menyenangkan berasama bayi atau balita. Dengan memperhatikan banyak hal penting, perjalanan mudik akan terasa nyaman dan menyenangkan baik bagi orangtua maupun anak. Momen berkumpul keluarga di kampung halaman akan menjadi momen yang paling berkesan.

Semoga bermanfaat :)

Salam,

23 May 2019

Sedekah di Bulan Ramadan, Bisa dalam Bentuk Apa Saja?

12:02 0 Comments

Memang, apapun yang ada di bulan Ramadan selalu menjadi spesial. Termasuk amal ibadah yang di bulan suci ini dijanjikan pahala yang berlipat ganda. Sedekah menjadi salah satunya. Amalan ini memiliki banyak keutamaan, dan keutamaan tersebut menjadi lebih istimewa jika dilakukan di bulan Ramadan.

Bulan Ramadan juga sepertinya menjadi bulan yang paling mudah mengeluarkan amalan sedekah. Bisa terlihat, begitu banyak orang dengan ringannya berderma. Tak hanya sedikit, bahkan bersedekah seolah menjadi sebuah perlombaan amal baik yang harus dilakukan dengan baik, dalam jumlah yang banyak, dan tentu saja dengan kadar keikhlasan yang tinggi. Semua dilakukan hanya untuk memperoleh keutamaan.

Pada bulan Ramadhan umat Islam dianjurkan memperbanyak sedekah dibanding dengan bulan lain. Seperti yang diriwayatkan dalam hadits berikut ini:

عَنْ أَنَسٍ قَالَ قِيلَ يَا رَسُولَ اللهِ أَيُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ قَالَ صَدَقَةُ رَمَضَانَ (رواه البيهقي)

Artinya: “Dari Anas RA ia berkata, bahwa Rasulullah SAW pernah ditanya apakah sedekah yang paling utama? Beliau pun menjawab, ‘Sedekah yang paling utama adalah sedekah pada bulan Ramadhan.” (HR Al-Baihaqi).

Atas dasar hadits tersebut para ulama dari kalangan Madzhab Syafi’i dengan tegas menyatakam bahwa berbuat dermawan atau bersedakah di bulan Ramadhan itu sangat dianjurkan (mustahabbun). Karena Ramadan adalah bulan yang mulia dan kebaikan di dalamnya tentu lebih utama. Bahkan pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan kita dianjurkan meningkatkan sedekah atau kedermawanan karena mengacu pada praktik yang dijalankan Rasulullah SAW dan para ulama salaf.

Lalu, sedekah dalam bentuk apa saja yang sangat utama dan sering dilakukan?

Membayar Zakat

sumber foto: pexels
Membayar zakat merupakan sedekah wajib bagi umat Islam. Zakat berarti kewajiban atas sejumlah harta tertentu untuk kelompok tertentu dalam waktu tertentu. Zakat adalah nama dari sejumlah harta tertentu yang telah mencapai syarat tertentu (nisab) yang diwajibkan Allah SWT untuk dikeluarkan dan diberikan kepada yang berhak menerimanya dengan persyaratan tertentu pula.

Baca juga: Kenali Perbedaan Zakat, Infaq dan Sodaqoh, Serta Mana yang Harus Didahulukan

Hukum zakat adalah wajib tanpa pengecualian bagi setiap umat Islam yang mampu dan merupakan kewajiban individu (fardhu 'ain) yang dikeluarkan oleh semua muslim yang memiliki harta. Zakat fitrah atau zakat Nafs (jiwa), yaitu zakat yang wajib dilakukan oleh setiap muslim hanya ketika menjelang Idul Fitri pada bulan suci Ramadan. Ketentuan besar zakat yang dikeluarkan per jiwa adalah sebanyak satu sha' atau minimal 2,5 kilogram atau 3,5 liter makanan pokok di daerah tertentu.

Memberikan Makanan untuk Buka Puasa

sumber foto: pexels
Memberikan makanan berbuka kepada orang yang berpuasa juga termasuk sedekah yang besar pahalanya. Meski itu hanya berupa sebutir kurma atau segelas air. Karena orang yang berpuasa Ramadan adalah orang yang melakukan perintah Allah SWT.

Di bulan Ramadan, kegiatan memberikan makanan berbuka puasa pasti sangat banyak kita temui. Mulai dari masjid hingga di jalan raya. Makanan yang dibagikan juga beragam, mulai dari makanan ringan yang disebut ta'jil hingga makanan berat yang mengenyangkan. Kegiatan ini bahkan bisa sebulan penuh dilakukan.

Menyediakan Makanan untuk Sahur

sumber foto: pexels
Tak hanya untuk berbuka, sedekah juga bisa dilakukan dengan memberikan makanan untuk bersantap sahur. Kegiatan berbagai makanan sahur ini juga sama semaraknya seperti berbagi makanan berbuka. Biasanya kegiatan ini dilakukan di jalanan, dengan diberikan kepada orang-orang yang masih bekerja di jalanan.

Sedekah memberi makan orang sahur ini juga menjadi amalan yang pahalanya berlipat ganda. Karena kita memberikan makanan yang menjadi sumber energi untuk mereka yang akan menunaikan puasa. Selain itu makanan tersebut akan menjadi jalan bagi mereka yang mencari nafkah halal untuk keluarganya. Sungguh, ini merupakan amalan yang sangat dianjurkan, bermanfaat dan mengundang keberkahan.

Memberikan Bingkisan Lebaran

sumber foto: pexels
Satu lagi jenis sedekah yang selalu mewarnai hangatnya bulan Ramadan, yaitu membagikan bingkisan lebaran. Bingkisan ini sebagai bentuk hadiah yang biasanya diberikan kepada orang terdekat atau orang yang telah membantu kita, misalnya saja orang yang bekerja di rumah kita sebagai asisten rumah tangga atau karyawan.

Sedekah berupa bingkisan lebaran ini biasanya dalam bentuk barang seperti pakaian atau makanan. Memberikan bingkisan lebaran juga menjadi amalan yang banyak pahalanya. Amalan ini jugas sangat disarankan sebagai bentuk rasa syukur dan suka cita menjalani bulan Ramadan serta menyambut hari raya Idul Fitri.

Itulah uraian tentang keutamaan dan jenis-jenis sedekah yang identik dengan bulan Ramadan. Amal tersebut bisa menjadi sarana bagi pelakunya untuk meraih keberkahan Ramadan, mendapat pengampunan dosa dari Allah SWT, memanjangkan umur, serta membuka pintu surga selebar-lebarnya.

Semoga kita semua termasuk orang beruntung yang diberi kemampuan lebih oleh Allah SWT untuk menunaikan semua amalan tersebut.

Salam,

Diantara keutamaan bersedekah antara lain:
1. Sedekah dapat menghapus dosa.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
والصدقة تطفىء الخطيئة كما تطفىء الماء النار
“Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi, di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi, 614)
Diampuninya dosa dengan sebab sedekah di sini tentu saja harus disertai taubat atas dosa yang dilakukan. Tidak sebagaimana yang dilakukan sebagian orang yang sengaja bermaksiat, seperti korupsi, memakan riba, mencuri, berbuat curang, mengambil harta anak yatim, dan sebelum melakukan hal-hal ini ia sudah merencanakan untuk bersedekah setelahnya agar ‘impas’ tidak ada dosa. Yang demikian ini tidak dibenarkan karena termasuk dalam merasa aman dari makar Allah, yang merupakan dosa besar. Allah Ta’ala berfirman:


Baca selengkapnya https://muslim.or.id/1282-dahsyatnya-sedekah-di-bulan-ramadhan.html

22 May 2019

Beragamnya Indonesia, Sampai Nasi Goreng Saja Ada Banyak Jenis

06:10 2 Comments

Apa sih yang enggak beragam dari Indonesia? Budanyanya beragam, tradisi khasnya beragam, keindahan alamnya beragam, sampai makanan juga beragam. Ada banyak sekali, sangat banyak jenis makanan khas Indonesia yang semuanya enak. Bahkan kelezatannya diakui oleh dunia, seperti nasi Padang misalnya. Selain nasi Padang, ada banyak makanan lain yang enggak kalah nikmat, salah satunya adalah nasi goreng.

Hampir enggak ada orang yang enggak suka sama nasi goreng. Meskipun makanan ini dulunya sempat dipandang aneh terutama oleh orang asing gara-gara nasi yang sudah matang tapi digoreng lagi. Tapi setelah tahu rasanya, enggak sedikit dari mereka yang akhirnya memfavoritkan nasi goreng sebagai makanan yang harus dicoba saat ke Indonesia. Keren, kan?

Saat berkunjung ke suatu daerah di Indonesia, bukan sesuatu yang sulit untuk menemukan nasi goreng. Makanan ini dijual di banyak tempat, mulai dari restoran mewah, tempat makan sederhana, sampai warung lesehan pinggir jalan. Dalam satu tempat, kadang menu ini disajikan dengan beberapa pilihan, dengan nama yang berbeda yang biasanya didasarkan pada jenis tambahan dalam menu nasi goreng. Inilah beberapa jenis nasi goreng tersebut.

Nasi Goreng Jawa

sumber foto: resepkraton.com

Seperti namanya, menu yang satu ini banyak ditemukan di daerah Jawa terutama Jawa Timur. Yang menjadi ciri khas dari menu ini adalah rasa pedas spesialnya seperti pada makanan jenis lain. Ini dia resepnya yang bisa kamu coba.

Bahan Utama Nasi Goreng Jawa
  • 1 piring nasi putih
  • 1 potong paha ayam, suwir
  • 3 lembar daun kol, iris kasar
  • 2 telur ayam
  • 1 daun bawang, potong 1/2 cm
  • 1 sendok kecap manis
  • 3/4 sendok gula pasir
  • Bawang merah untuk taburan
  • Garam secukupnya
  • Minyak atau mentega untuk menumis
 
Bahan Bumbu Nasi Goreng Jawa
  • 10 cabe merah
  • 5 cabe rawit
  • 5 buah bawang merah
  • 4 buah bawang putih
  • 2 kemiri sangrai
  • 1/4 sendok teh merica
  • 1/2 sendok ebi sangrai
 
Bahan Pelengkap Nasi Goreng Jawa
  • Mentimun
  • Tomat
  • Selada
  • Kerupuk
  • Bawang Goreng
  • Telur
 
Cara Membuat Bumbu Nasi Goreng Jawa
  • Haluskan bawang merah dan bawang putih.
  • Selanjutnya tambahkan cabe merah dan cabe rawit dan juga kemiri yang disangrai hingga halus.
  • Cara Membuat Nasi Goreng Jawa Spesial.
  • Langkah pertama bumbu yang sudah dihaluskan hingga matang.
  • Pisahkan bumbu yang sudah di haluskan tadi di pinggir wajan kemudian orak orek telur hingga masak.
  • Masukan nasi putih, dengan bumbu kecap, gula dan juga garam secukupnya, aduk kembali hingga matang.
  • Lanjutkan dengan memasukan bahan pelengkap seperti ayam dan kol bersama dengan daun bawang, aduk kembali hingga matang.
  • Sajikan dalam keadaan hangat.
 

Nasi Goreng Sunda

sumber foto: asliindonesia.

Nasi goreng khas Sunda berbeda dari nasi goreng biasanya yaitu menggunakan tambahan kencur sehingga berbeda dengan nasi goreng pada umumnya. Kencur yang memiliki aroma khas akan semakin menambah selera makan.


Bahan yang digunakan:

  • 500 gr nasi putih pera
  • 1 buah bawang bombai, iris tipis
  • 2 butir telur, kocok
  • ½ sdt merica bubuk
  • 1 sdm kecap manis
  • 2 sdm saus tiram
  • Minyak goreng secukupnya


Bumbu yang dihaluskan:

  • 2 raus jari kencur
  • 6 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 3 buah cabai merah besar
  • 6 buah cabai rawit
  • Garam secukupnya


Pelengkap:

  • Bawang goreng
  • Selada
  • Tomat
  • Timun


Cara membuat:

  • Panaskan minyak. Tumis bumbu halus hingga harum da berubah warna.
  • Tambahkan merica bubuk, kecap manis, dan saus tiram. Aduk rata.
  • Masukan telur. Aduk cepat secara merata seperti membuat orak-arik.
  • Masukan nasi. Aduk-aduk hingga matang. Angkat.
  • Taruh pada piring saji. Taburi bawang goreng secukupnya. Tambahkan selada, tomat, dan timun.
  • Nasi goreng khas Sunda siap untuk dinikmati.
 

Nasi Goreng Jakarta

sumber foto: kumparan.com

Jakarta juga punya menu nasi goreng andalan. Nasi goreng Jakarta biasanya diisi dengan lebih banyak bahan pelengkap seperti cumi-cumi dan udang dengan bumbu yang juga beraneka ragam.

Bahan-bahan

  • 500 gram nasi putih
  • 200 gram daging sapi rebus
  • 100 gram udang basah, buang kulit dan kepalanya
  • 50 gram cumi-cumi, rebus dan bersihkan dan potong-potong
  • 50 gram daging ayam, potong-potong
  • 2 sdm margarin
  • 2 sdm kecap manis
  • 3 sdm air

Bahan bumbu halus

  • 4 buah cabe merah
  • 3 buah cabe rawit
  • 3 buah bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt terasi
  • 1 sdt ketumbar
  • 2 buah kemiri

 

Bahan pelengkap

  • Bawang goreng
  • Telur dadar atau telur ceplok
  • Acar mentimun
  • Kerupuk

 

Cara membuat nasi goreng jakarta spesial

  • Panaskan margarin atau minyak goreng pada wajan
  • Masukan bumbu halus, masak hingga harum
  • Masukan udang, cumi, daging sapi dan daging ayam
  • Masak hingga berubah warna
  • Masukan nasi, aduk hingga merata
  • Masukan kecap manis, aduk hingga semua rata dan meresap
  • Sajikan bersama acar, kerupuk, telur dadar dan taburi dengan bawang goreng
  • Nasi goreng Jakarta spesial siap untuk dihidangkan

Itulah beberapa jenis nasi goreng dari tiga daerah yang berbeda lengkap dengan resepnya. Secara umum, bahan dan pelengkap yang digunakan sama. Hanya terdapat beberapa perbedaan dalam pemilihan bahan dan bumbu.

Semoga bermanfaat :)

Salam,