29 May 2019

5 Alasan Mengikuti 12 Days Blog Challenge



Alhamdulillah, puasa sudah memasuki hari ke-24. Dibarengi juga dengan 12 days blog challenge oleh Indscript Creative yang sudah memasuki hari ke-12, it means hari terakhir. Masyaallah, lega sekali rasanya. Lega karena ternyata bisa sampai pada tantangan terakhir dengan semua perjuangan selama 12 hari menulis rutin di blog dengan tema yang ditentukan.

Berat? Bisa jadi. Karena tantangan ini aku lakukan di sela kesibukanku yang masih seputar tulis menulis artikel. Hampir tiap hari deadline menulis artikel terus kejar-kejaran. Enggak cuma dikit, seringnya banyak bahkan sampai ribuan kata. Enggak cuma tema ringan, tetapi dengan tema yang rumit dan kadang enggak ngerti pula.

Sempit? Bisa jadi juga. Karena mau enggak mau waktu bulan Ramadan ini seolah begitu singkat. Pagi memang lebih luang karena enggak ada kegiatan masak memasak. Tapi siang hari badan selalu minta diistirahatkan. Setelah itu waktu sore hari terasa lebih singkat karena harus memasak dan semua harus siap sebelum waktu maghrib tiba. Malam harinya, baru bisa menulis setelah selesai shalat tarawih. Itupun kadang terlewat karena mengantuk hihihi

Duh, banyak alasan amat ya *ampun

Tapi karena sudah komitmen dari awal untuk ikut tantangan ini, harus konsisten mengesampingkan semua alasan itu demi selesainya setiap postingan dan harus stor link sebelum jam 22.00 wib.



Sebagai emak-emak, saat melihat pengumuman di atas mungkin matanya langsung fokus pada kalimat "dapatkan bingkisan menarik" hehehe. Tapi sebenarnya, alasan mengikuti 12 days blog challenge lebih dari pada itu.


Melatih Kreativitas

Alasan ini menjadi alasan pertamaku mengikuti tantangan ini. Kenapa? Karena sekarang ini aku sudah bukan anak sekolah atau anak kuliah. Aku sekarang adalah ibu rumah tangga dengan semua kerepotan urusan rumah, anak dan suami setiap harinya. Aku merasa otakku jadi kurang kreatif karena tiap hari ketemunya sama cucian, jemuran, masakan dan tiduran hehehe. Mungkin mikirnya agar terlalu keras kalau sudah menyangkut soal keuangan. Ya meskipun enggak terlalu memeras otak karena enggak akan ada rumus alogritma dan kawan-kawannya.



Beda dengan dulu saat masih sekolah atau kuliah yang tiap hari otak dimasuki pelajaran dan ilmu baru. Belum lagi tugas yang juga setiap hari ada dari pengajar yang berbeda. Mau enggak mau otak akan terus diperas untuk berfikir menyelesaikan tugas tersebut. Tantangan dari Indscript Creative ini mau enggak mau juga membuatku jadi berpikir, mencari ide dan berusaha menuangkannya dalam tulisan.


Mengukur Kemampuan

Alasan mengikuti 12 days challenge yang kedua adalah untuk mengukur kemampuan. Alasan ini juga masih berhubungan dengan alasan pertama yaitu menyangkut kinerja otak. Meskipun menulis blog itu bukan perkara yang terlalu sulit, tapi tetap membutuhkan pemikiran yang lebih.

12 days blog challenge ini dilangsungkan selama 12 hari dengan tema yang berbeda di masing-masing hari. Temanya masih seputar Ramadan karena diadakan di bulan tersebut. Ke-12 tema yang diberikan itu tentu saja enggak semua dikuasai. Bisa jadi karena kecenderungan minat ada di bidang lain. Karena itulah aku menyebutkan alasan keduaku adalah untuk mengukur sejauh mana kemampuanku terhadap pemahaman tema-tema yang diberikan.


Melatih Disiplin

Melatih disiplin aku sebut sebagai alasanku mengikuti 12 days challenge yang ketiga. Menjadi seorang ibu rumah tangga memang membuat jam kerja rutin terbentu secara alami. Bayangkan saja, memasak harus selesai sebelum jam 7 karena anak dan suami harus berangkat sekolah. Mencuci, jemur dan melipat pakaian harus segera selesai pula karena seragam suami harus segera dipakai lagi. Secara enggak langsung sudah otomatis disiplin.

Namun kadang masih merasa kurang disiplin kalau lagi keenakan mainan medsos, scrolling Facebook dan Instagram yang membuat waktu sangat cepat berlalu. Kebiasaan yang kurang penting itu kemudian jadi sedikit berkurang karena adanya tantangan ini. Karena ingat, link untuk tema hari itu harus distor maksimal jam 22.00 wib setiap harinya. Jadi enggak ada waktu untuk santai terlalu lama jika ingat deadline itu.


Menjadi Produktif

Meskipun setiap hari berkutat dengan kesibukan sebagai ibu rumah tangga, rasanya kok ada yang kurang ketika enggak menghasilkan apa-apa. Padahal sebenarnya ada sih yang dihasilkan. Ada masakan yang siap disantap keluarga, ada rumah bersih karena disapu, ada baju bersih yang sudah dicuci. Tapi itu semua enggak cukup. Harus ada yang dihasilkan dan bisa dibagikan ke banyak orang, yaitu dengan tulisan.

Alasan mengikuti 12 days blog challenge ini juga karena aku ingin produktif. Apalagi di bulan puasa ini yang biasanya identik dengan bermalas-malasan yang tiada guna. Maka menulis adalah caraku untuk bisa tetap produktif. Ditambah, tulisanku bisa aku bagikan ke akun media sosialku dan orang lain bisa membacanya. Semoga tulisanku yang sederhana itu menjadi manfaat bagi mereka.


Optimasi Blog

Optimasi blog menjadi alasan mengikuti 12 days challenge yang terakhir. Mengapa yang terakhir? Padahal banyak blogger menggunakan alasan ini sebagai alasan yang pertama agar bisa memaksimalkan blog-nya dan mendapatkan keuntungan dari sana. Karena sebenarnya, niat awal aku membuat blog ini hanya sebagai sarana untukku menyalurkan hobi menulis.

Dengan punya blog, minimal aku punya media untuk menuangkan hasil ide kreatif dan pemikiranku. Agar juga bisa dibaca banyak orang, enggak seperti buku harian zaman dulu yang cuma tersembunyi di lemari atau di bawah bantal. Intinya adalah, aku bisa berkreasi dengan leluasa melalui blog ini. Soal kemudian blog ini membawa keuntungan materi, aku anggap itu bonus.

Namun sayangnya, karena niat awal yang cuma ingin sekedar menulis itulah membuatku enggak konsisten merawat blog ini. Apalagi blog ini sudah memiliki top level domain yang juga dibeli dari hasil menulis. Sayang sekali sebenarnya jika kurang dioptimalkan. Maka dari itu, tantangan ini membuatku harus menulis lebih banyak untuk mengoptimalkan blog ini.


Itulah 5 alasan mengikuti 12 days blog challenge. Harapanku semoga semangatku tetap terjaga untuk mengisi blog ini meski tantangan telah berakhir.

Salam,


No comments:

Post a Comment

Mohon Berikan Komentar dengan URL