9 May 2019

Cheese Cake Oreo with SKIPPY® Peanut Butter, Si Manis Lengkap Gizi untuk Berbuka Puasa

16:26 1 Comments

Berbuka puasa adalah saat yang paling dinantikan saat menjalani rukun Islam yang keempat ini. Karena berbuka merupakan tanda selesainya ibadah puasa kita di hari itu. Berbuka ditandai dengan terdengarnya adzan magrib dan kita sudah boleh menyantap makanan setelah menahan lapar dan haus selama lebih dari 12 jam.

Menu berbuka puasa menjadi menu yang paling disiapkan secara spesial. Salah satu yang pasti enggak ketinggalan adalah makanan manis sebagai menu pembuka. Makanan manis sebagai menu pembuka memang disarankan untuk mengawali buka puasa karena agar tubuh kita mendapatkan kembali tambahan energi setelah seharian sama sekali tidak menerima asupan makanan.

Namun tidak bisa sembarang makanan manis kita konsumsi saat berbuka. Harus jelas kandungan nutrisinya agar energi tubuh kita maksimal, bukannya malah membuat tubuh kita menimbun semakin banyak kalori. Nah, menu di bawah ini bisa menjadi inspirasi sebagai menu awal buka puasa yang nikmat dan tentu saja tetap sehat. Apakah itu?

Namanya cheese cake Oreo. Menu ini sebenarnya sudah sangat umum dan sudah banyak dikreasikan. Bahan utamanya yaitu keju dan biskuit Oreo. Tapi menu yang aku bagikan kali ini sedikir berbeda karena ada tambahan selai kacang dari SKIPPY®.

Kenapa sih harus ada tambahan SKIPPY® Peanut Butter? Karena SKIPPY® Peanut Butter terbuat dari kacang tanah pilihan dengan rasa gurih yang nikmat banget. Inilah manfaat baik dari kacang tanah untuk tubuh kita:

- Menstabilkan kolesterol
- Mencegah penuaan dini
- Mengatasi stress atau depresi
- Mencegah kanker
- Mengurangi resiko batu empedu
 


Tuh, banyak banget kan manfaat kacang tanah untuk kesehatan kita. Makanya mengonsumsi SKIPPY® Peanut Butter ini enggak akan ada ruginya. Kalau mengonsumsinya dengan selembar roti sudah terlalu biasa, bisa banget mengkreasikannya dengan bahan lain untuk menciptakan olahan baru. Seperti cheese cake Oreo with SKIPPY® Peanut Butter ini yang rasa nikmat keju dan susunya berpadu sempurna dengan gurihnya selai kacang. Hmm, makin enggak sabar mau nyoba? Yuk, intip resep dan cara membuatnya.

 
Bahan-bahan:
- 12 keping biskuit Oreo, bisa varian apa saja
- 200 ml susu cair full cream
- 2 sendok makan tepung maizena
- 70 gram keju cheddar parut
- 2 sachet kental manis
- SKIPPY® Peanut Butter

Cara membuatnya:

- Pisahkan biskuit Oreo dengan krimnya


- Bungkus dengan plastik lalu hancurkan.


- Campur susu dan keju dalam wadah untuk direbus.


- Tambahkan kental manis dan aduk hingga merata. Rebus di atas api kecil.


- Sementara, larutkan tepung maizena dengan air secukupnya.


- Campurkan larutan tepung maizena pada adonan keju dan susu yang hampir mendidih sambil terus diaduk rata.


- Adonan akan mengental seperti gambar di atas dan segera angkat.


- Susun adonan dalam gelas saji.


- Tambahkan bubuk biskuit Oreo di atas adonan.


- Tambahkan juga SKIPPY® Peanut Butter secukupnya.


 - Taburi dengan keju parut.


- Ulangi penataan seperti di atas hingga adonan habis. Tutup adonan dengan kembali menaburkan bubuk biskuit Oreo dan keju parut.


- Tambahkan SKIPPY® Peanut Butter lagi dan sekeping biskuit Oreo di atasnya.


- Simpan terlebih dahulu dalam lemari es sebelum disajikan. Cheese cake Oreo with SKIPPY® Peanut Butter siap dinikmati saat berbuka puasa. Sensasi dinginnya dalam kelembutan keju dan gurihnya SKIPPY® Peanut Butter dijamin akan membuat buka puasa terasa lebih istimewa.

Bahan yang digunakan juga mudah didapatkan. Cara membuatnya juga enggak sulit kan? So, tunggu apa lagi? Yuk, kreasikan menu berbuka dengan SKIPPY® Peanut Butter.

Selamat mencoba ;)
Salam,

7 May 2019

Enggak Kalah Ngehits, Trenggalek Juga Punya Kafe Kekinian Buat Buka Puasa Bareng

22:20 0 Comments
sumber: @dekambodja

Begitu banyak tradisi yang berhasil menjadi kekhasan tersendiri di bulan Ramadan. Setelah kemarin kita sudah membahas tentang tradisi ngabuburit (baca ini juga: Ngabuburit Lebih Berfaedah dengan 4 Aktivitas Ini, Biar Pahala Puasanya Berlipat) kali ini ada satu tradisi lain yang enggak kalah turut menyemarakkan suasana bulan puasa. Apakah itu?

Yups, bukber alias buka puasa bareng. Bareng siapa? Ya, siapa saja. Bisa teman SD, teman SMP, teman SMA, teman kuliah, teman kerja, keluarga besar, keluarga suami, teman masa kecil, teman kompleks, teman tapi mesra #eh. Pokoknya buka bareng siapa saja asal itu enggak sendiri. Itulah buka puasa bareng.

Agenda buka puasa bareng ini kalau bagi anak ngehits sudah sama kayak jadwal syuting sinetron stripping, tiap hari berturut-turut selama sebulan penuh. Dengan teman bukber yang beda-beda, dan tempat bukber yang berbeda juga.

Memang, tradisi bukber ini seolah menjadi tradisi yang sayang banget kalau sampai kelewatan. Bukber bisa sekaligus menjadi agenda reuni bersama teman yang sudah cukup lama tak berjumpa. Lewat momen ini, biasanya teman jauh bisa merasa wajib banget hadir karena saking inginnya berkumpul bersama teman. Seru, kan?

Tapi, ternyata biarpun agenda bukber ini terdengar menyenangkan, enggak sedikit alias banyak juga yang memiliki rencana namun enggak pernah jadi realita. Begitu terus setiap kali Ramadan datang, sampai pada punya cucu masing-masing. Duh, kasian deh, gue. Iya, aku pernah mengalaminya hehe.


Terus kenapa kira-kira rencana bukber yang diagendakan sejak awal bulan Ramadan sering tak terwujud bahkan saat takbir terdengar tanda hari raya Idul Fitri akan datang dalam hitungan jam? Dan terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya? Salah satu penyebabnya bisa jadi karena enggak ada yang tegas dalam memutuskan waktu dan tempat agenda. Semua mau terima beres. Sementara enggak ada yang punya niat untuk membereskan. Ribet, kan?

Makanya ya, buat kamu, siapa pun yang mau merencanakan agenda ini, segeralah bikin keputusan. Minimal tempat dan waktunya. Waktunya bisa dipertimbangkan mengambil hari libur agar lebih banyak yang bisa ikut. Kalau soal tempat, rekomendasi tempat di bawah ini bisa kamu jadikan pilihan.

By the way, tempat yang akan diulas berikut ini adalah kafe kekinian yang ada di Trenggalek. Kenapa Trenggalek sih? Ya, karena yang nulis ini orang Trenggalek hihihi. Tapi, serius, Trenggalek yang meskipun dikenal sebagai kota kecil di ujung selatan Pulau Jawa, jangan salah, di sini juga ada kafe kekinian buat buka puasa, lho. Jangan tanya Trenggalek itu mana! Baca ini aja: Tentang Sebuah Pertanyaan "Trenggalek itu Mana?"

Yuk, lanjut bahas kafe yang bisa kamu jadikan inspirasi buat mengadakan bukber di Trenggalek.


Bingsoo



Sepertinya di Trenggalek ada banyak K-Popers deh. Buktinya, ada kafe dengan tema K-Pop yang ada di kota alen-alen ini. Yups, namanya Bingsoo yang berlokasi di Jalan Brigjend Soetran. Dari namanya sudah Korea banget, kan? Menu makanannya, juga enggak jauh-jauh dari menu asli Korea. Seperti Kimbab, Yeongyam Tongdak, aneka dessert dan ada Pat Bing Soo, menu ikonik dari kafe ini yang wajib kamu coba berupa campuran buah-buahan segar dengan satu scoop es krim vanila atau strawberry yang yummy banget. Enggak berlebihan jika Bingsoo menjadi salah satu kafe kekinian buat buka puasa bareng

Blessing


Kafe ini bernuansa romantis dan kekinian. Kamu bareng teman-teman bisa makan enak sekaligus mengabadikan momen buat eksis di media sosial. Kafe Blessing menyediakan menu khas es krim aneka rasa dan berbagai macam minuman dingin atau hangat. Blessing menjadi rekomendasi tepat sebagai kafe kekinian buat buka puasa bareng. Berlokasi di Jalan Agus Salim nomor 52, buka puasa di kafe ngehits ini enggak akan bikin kantong jebol.

Moshi Moshi Japanese Fushion


Kalau tadi ada kafe dengan nuansa Korea, kali ini ada juga kafe kekinian buat buka puasa bareng di Trenggalek dengan nuansa Jepang yang kental. Tentu saja, pilihan makanan di kafe ini seputar menu khas Jepang, seperti chicken katsu dan ramen. Harga makanan dan minuman di kafe ini mulai dari Rp 7 ribu hingga Rp 15 ribuan saja per porsinya. Cukup murah, kan? Dijamin, agenda bukber sama teman jadi enggak membosankan.

My Kitchen Research


Namanya saja sudah keren, ya? My Kitchen Research ini juga menjadi kafe kekinian untuk buka puasa bareng yang dijamin akan membuat agenda berkumpul jadi lebih menyenangkan. Ada beragam menu makanan lezat dari berbagai daerah di dunia tersaji di kafe ini. Menu dari Jepang ada Ramen dan Takoyaki. Menu dari Korea ada Dimsum dan aneka dessert. Menu khas Italia ada pizza. Lengkap banget, kan? Oh iya, kamu juga tetap bisa eksis di media sosial kamu dengan foto berlatar gambar sayap raksasa seperti kamu seolah-olah menjadi malaikat. Keren.

De Kambodja


Kafe yang berlokasi di Jalan Veteran ini mengusung konsep romantis. Cocok banget buat menghabiskan waktu bersama orang-orang tersayang. Selain menikmati hidangannya, kamu juga bisa sambil selfie dan mejeng di media sosial. Dijamin, hasil fotomu bakalan keren banget karena tempat ini instragrammable. Tempatnya yang lumayan luas pasti bisa menampung banyak tamu yang mengadakan agenda buka bersama.

Nah, itulah 5 rekomendasi kafe kekinian buat buka puasa bareng di kota Trenggalek. Enggak bingung lagi kan menentukan tempat buat kumpul bersama orang-orang terdekat di momen bulan istimewa ini. Buruan, sebelum bulan puasa habis dan rencana terus menjadi wacana.

Salam,

6 May 2019

Ngabuburit Lebih Berfaedah dengan 4 Aktivitas Ini, Biar Pahala Puasanya Berlipat

11:07 0 Comments

Bulan Ramadan yang kita tunggu-tunggu, akhirnya datang juga. Yups, hari ini tanggal 6 Mei 2019 semua muslim menunaikan ibadah puasa Ramadan di hari pertama. Pastinya begitu banyak persiapan khusus yang disiapkan untuk menyambut bulan yang suci ini. Selain persiapan, pastinya juga ada banyak tradisi Ramadan yang menjadi khas bulan yang penuh berkah ini.

Satu tradisi bulan Ramadan yang selalu dilakukan adalah ngabuburit. Pasti sudah familiar dong dengan istilah yang satu ini. Ngabuburit adalah kegiatan yang dilakukan sembari menunggu waktu berbuka. Ngabuburit umumnya dilakukan di sore hari hingga menjelang petang. Biar menunggu waktu berbukanya jadi enggak berasa.

Ngabuburit ini menjadi tradisi Ramadan yang sepertinya enggak akan pernah dilewatkan. Ada banyak pilihan aktivitas ngabuburit yang umum dilakukan. Misalnya saja dengan berburu takjil di berbagai pusat belanja atau pasar khusus yang diadakan setiap sore selama bulan Ramadan.

Ngabuburit menjadi satu aktivitas yang asyik dan menyenangkan untuk dilakukan. Pun enggak ada hukum yang melarang untuk melakukannya. Namun tahukah jika ngabuburit bisa bernilai pahala dan enggak asal asyik aja?

Waktu ngabuburit yang biasanya mendekati waktu Magrib itu merupakan salah satu waktu terbaik untuk beribadah dan beramal. Jadi, jika kita memanfaatkan aktivitas ngabuburit dengan baik, enggak cuma menyenangkan, tapi pahala juga akan terkumpul. Lalu apa saja yang bisa dilakukan agar ngabuburit bisa lebih berfaedah? Simak yuk uraiannya!

Berbagi Makanan Berbuka Puasa

sumber: pixabay
Aktivitas pertama yang bisa kita lakukan saat ngabuburit adalah berbagi makanan untuk berbuka puasa. Kita bisa menyediakan makanan ini sendiri lalu membagikannya pada orang yang kurang mampu. Atau kita bisa membentuk komunitas untuk berbagi makanan buka puasa di jalan-jalan, misalnya.

Enggak harus makanan berat atau yang berharga mahal. Beberapa butir kurma atau jenis takjil lainnya bisa menjadi alternatif. Berbagi ini adalah salah satu amal yang dianjurkan dalam Islam. Apalagi jika melakukannya di bulan Ramadan dan makanan yang kita berikan dimakan saat berbuka oleh orang yang sedang berpuasa, pastinya Allah akan menghadiahi kita dengan pahala yang berlipat-lipat. Aamiin.

Membaca Al-Quran

sumber: pixabay

Tentu kita sudah tahu bukan imbalan pahala bagi orang-orang yang rajin membaca Al-Quran? Karena itulah, ibadah yang satu ini sayang untuk dilewatkan terlebih saat bulan Ramadan karena Allah menjanjikan pahala yang berlipat ganda. Membaca Al-Quran bisa saja dilakukan di waktu kapan saja sepanjang hari. Membaca Al-Quran juga bisa menjadi pilihan yang tepat untuk mengisi waktu kala menunggu waktu berbuka daripada melakukan aktivitas lain yang kurang bermanfaat. Pahala yang kita dapat insyaallah akan menyempurnakan pahala puasa kita selama satu hari itu.

Berdoa

sumber: pixabay
Waktu setelah Ashar hingga menjelang Magbrib merupakan waktu terbaik untuk berdoa. Sayang sekali jika waktu terbaik ini terlewatkan begitu saja dan malah melakukan hal-hal yang kurang penting. Jadi, agar kita bisa mendapatkan manfaat dari waktu terbaik ini, kita bisa mengisi ngabuburit dengan berdoa. Terlebih waktu terbaik itu ada di bulan yang baik pula. Tentunya, ini menjadi peluang emas bagi kita untuk memanjatkan doa-doa terbaik kita.

Berdzikir

sumber: pixabay
Bulan Ramadan adalah bulan ketika pintu ampunan dibuka selebar-lebarnya. Allah membuka kesempatan taubat yang lebih luas di bulan ini bagi hambaNya yang sungguh-sungguh memohon ampun. Kita bisa menjadi hamba yang merugi jika enggak memanfaatkan keistimewaan bulan yang penuh ampunan ini. Karenanya, berdzikir merupakan salah satu amalan yang paling dianjurkan untuk mengisi waktu di bulan Ramadan.

Berdzikir juga menjadi kegiatan baik sarat pahala yang bisa kita lakukan saat menjelang berbuka puasa. Kita bisa melantunkan berbagai lafadz dzikir dan memuji nama-nama baik Allah sebanyak-banyaknya sekaligus memohon ampun. Insyaallah kita akan mendapatkan pahala dari amalan yang bermanfaat tersebut.

Itulah beberapa kegiatan bermanfaat yang bisa kita lakukan saat ngabuburit. Tentu saja kita melakukannya hanya dengan niat mengharap ridha Allah. Dan semoga ibadah puasa kita dan ibadah lain selama Ramadan menjadi tabungan amal di akhirat nanti.

Salam,

12 Apr 2019

Ingin Jago Dandan? Yuk Kenali Dulu Jenis-jenis Kuas Make Up Beserta Fungsinya

18:24 0 Comments

Perempuan identik dengan kecantikan. Untuk menjadi cantik, perempuan biasanya melakukan serangkaian proses berdandan. Berdandan atau mengenakan make up umumnya dilakukan untuk tujuan tertentu, misalnya menghadiri acara. Namun tidak jarang juga perempuan yang rutin memoles wajahnya dengan make up setiap hari karena memang dengan berdandan, perempuan akan merasa lebih percaya diri.

Dalam urusan berdandan, ada begitu banyak item yang bisa digunakan. Mulai dari produk yang dipakai seperti alas bedak, bedak, pensil alis, lipstik dan sejenisnya. Produk-produk tersebut diaplikasikan pada wajah dengan menggunakan alat yang sesuai. Salah satunya adalah kuas make up. Benda ini hadir dalam banyak jenis dan bentuk. Masing-masing bentuk diperuntukkan untuk fungsi yang berbeda.

Bagi kamu yang suka berdandan pasti sudah tidak asing lagi dengan beragam jenis kuas make up. Namun bagi kamu yang ingin jago make up, mungkin masih bingung membedakan banyaknya jenis kuas yang berbeda. Yuk, simak penjelasannya!

Large Finished Powder


Seperti namanya, kuas berbentuk kipas ini digunakan pada akhir make up. Kuas ini berfungsi untuk meratakan bedak tabur yang mungkin berantakan, menyapukan blush on agar lebih beraturan dan membersihkan eyeshadow yang bisa jadi meluber ke bagian lain.

Powder Brush


Jika kuas sebelumnya berfungsi untuk merapikan, powder brush berfungsi untuk menyapukan bedak tabur pada wajah. Penggunaan kuas ini untuk mengaplikasikan bedak tabur akan menghindarkan wajah dari hasil akhir make up yang terkesan tebal. Kuas ini memiliki 3 jenis yaitu large powder brush, medium powder brush, dan small powder brush. Ketiga jenis itu dapat dipilih sesuai dengan detail wajah.

Blush Brush

Secara tampilan, blush brush memang sekilas mirip dengan powder blush. Bedanya, kuas make up untuk menyapukan blush on ini biasanya memiliki bulu yang lebih tipis dan gagang yang lebih ramping.

Foundation Brush

Foundation brush berbentuk lebih kecil dengan bulu yang tipis dan ujung yang melengkung. Kuas ini berfungsi untuk mengaplikasikan foundation, BB cream, concelar agar hasil akhirnya lebih merata dan sempurna.

Contour Brush

Kuas yang satu ini memiliki bentuk yang berbeda dengan kuas make up lain. Ujung bulunya dirancang dengan bentuk miring karena memang difungsikan untuk mengaplikasikan shading dan membentuk kontur pada tulang pipi.

Lip Brush

Kuas untuk mengaplikasikan lipstik ini dibuat dengan bentuk bulu yang lebih runcing. Tujuannya agar bisa saat mengaplikasikan lipstik mudah untuk membentuk garis bibir dan terhindar dari pemakaian yang melebihi garis bibir.

Eye Shadow Brush

Untuk riasan mata yang sempurna, eye shadow brush ini bisa digunakan untuk membentuk garis kelopak mata. Bentuknya yang kecil dengan bulu yang tipis dan lebih pendek akan mempermudah saat mengaplikasikan eye shadow.

Sponge Applicator


Sponge applicator ini juga berfungsi untuk menyapukan eye shadow pada kelopak mata. Namun berbeda dengan kuas make up lainnya, kuas yang satu ini tidak menggunakan bulu pada ujungnya.

Eyeliner Brush

Masih tentang riasan mata, kuas make up yang satu ini dapat digunakan untuk mengaplikasikan eyeliner. Bentuk ujung bulunya yang cukup runcing akan memberikan hasil goresan eyeliner yang sempurna. Kuas ini bisa dibasahi terlebih dahulu jika akan digunakan untuk mengaplikasikan eyeliner kering.

Angled Brow Brush


Kuas jenis ini digunakan untuk merapikan hasil akhir pensil alis agar riasan terlihat lebih natural. Tidak hanya untuk merapikan, kuas dengan ujung bulu yang miring ini juga bisa digunakan untuk mengaplikasikan pensil alis yang berbentuk powder.

Blending Brush

Kuas ini biasanya juga digunakan untuk sentuhan akhir pada make up. Blending brush berfungsi untuk meratakan eye shadow agar tidak terlihat garisnya sehingga riasan mata akan terlihat lebih alami dan tidak berlebihan.

Mascara Brush

Mascara brush biasa juga disebut dengan nama lash fiber. Kuas ini berfungsi untuk mengaplikasikan maskara agar tidak menggumpal. Kuas ini juga bisa digunakan untuk menyikat bulu mata agar terlihat lebih natural.

Lash Brow

Di dunia kecantikan, lash brow juga sering disebut sebagai sikat alis. Lash brow memiliki dua sisi dengan fungsi yang berbeda. Sisi yang lebih mirip sisir digunakan untuk menyisir bulu mata sekaligus membersihkan sisa maskara yang mungkin tertinggal dan menyebabkan gumpalan. Sedangkan sisi lainnya yang berbulu lebih lebat berfungsi untuk menyisi alis agar terlihat lebih rapi dan natural.

Kabuki Brush


Bentuk Kabuki brush ini sangat menggemaskan, pendek, kecil dan memiliki bulu yang sangat tebal. Kuas ini juga bisa digunakan untuk merapikan hasil akhir make up, untuk meratakan bedak dan menyapukan blush on. Kemasan Kabuki brush ini biasanya telah dilengkapi dengan tutup atau memakai sistem rotasi atau memutar untuk mengeluarkan bulunya.

Itulah jenis-jenis kuas make up beserta kegunaannya. Sebagai pemula dalam dunia kecantikan, tidak ada salahnya untuk mempelajari masing-masing fungsinya agar tidak salam menggunakan. Karena jika salah, hasil riasan bisa menjadi tidak sesuai harapan. Kuas make up di atas bisa dibeli satuan. Namun ada juga yang menyediakan kuas-kuas tersebut dalam satu set.

8 Feb 2019

One In One Out, Sudahkah Kita Menerapkannya?

11:11 0 Comments

Setiap perempuan sepertinya sangat menyukai fashion. Perempuan identik dengan hal-hal berbau kesempurnaan penampilan. Itulah mengapa perempuan sering dikaitkan dengan kegemaran berbelanja. Belanja apa saja pasti menyenangkan bagi perempuan, terlebih berbelanja pakaian.

Bahkan perempuan seolah tidak pernah puas berapapun pakaian yang telah mendiami lemarinya. Saat melihat model pakaian terbaru, muncul hasrat yang sangat kuat untuk membeli. Meskipun ingat bahwa lemarinya hampir penuh oleh pakaian yang pada akhirnya tidak semua terpakai.

Ada juga beberapa perempuan yang memang gemar mengoleksi pakaian. Terlebih mereka yang condong ke salah satu brand tertentu dan terus saja mengejar setiap koleksi yang dikeluarkan, meskipun harganya tidak murah. Selain karena memburu gengsi akan brand tertentu, mereka juga seolah tidak bisa menahan diri untuk memiliki pakaian idaman.

Alhasil, puluhan pakaian berbagai jenis dan warna terkumpul. Tak peduli telah memenuhi tempatnya. Namun terus saja senang memburu trend pakaian terbaru yang jelas tidak akan pernah ada ujungnya.

Memang pakaian merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi manusia. Namun bukan lagi menjadi kebutuhan, melainkan menjadi nafsu ketika membeli pakaian hanya ingin menuntaskan hasrat, ingin dipuji dan menjaga gengsi saja. Padahal setiap barang yang kita miliki pasti dan tidak mungkin tidak akan kita pertanggung jawabkan kelak.

Semua barang yang kita miliki dan kita simpan akan ada hisabnya, tak terkecuali pakaian. Blouse lucu-lucu yang kita beli karena lapar mata melihat online shop di Instagram. Jilbab berbagai model yang kita koleksi namun tidak semua terpakai. Mukena dari yang murah hingga mewah yang tidak semua kita pakai dan lebih sering berdiam di dalam lemari. Gamis, baju dalaman, bahkan pernak pernik pendukung seperti kaos kaki, inner jilbab atau handsock juga tidak akan luput dari hisab di hari akhir nanti.

Lalu bagaimana kita akan mempertanggun jawabkan semua barang yang kita beli hanya karena berdasarkan keinginan itu? Sudah siapkah kita untuk memberi jawaban atas semua itu? Sudah mampukah kita bertahan lebih lama saat hari hisab karena barang koleksi kita yang sangat banyak?

“Orang muslim yang miskin akan masuk surga sebelum orang muslim yang kaya dengan selisih setengah hari, yang itu setara dengan 500 tahun.” (HR. Ahmad)

Duh, masih dibayangkan saja sudah terasa berat jika kita harus berdiri ratusan bahkan ribuan tahun di hari perhitungan hanya karena barang-barang yang kita beli saat masih di dunia. Astaghfirullah.

Lalu bagaimana agar semua yang kita miliki tidak memberatkan?

Sederhana saja sebenarnya. Kita tinggal merelakannya. Merelakannya untuk diberikan kepada orang lain yang juga membutuhkan. Atau jika memang sesuatu itu masih sangat layak untuk dihargai, kita pun bisa menjualnya kembali atau yang terkenal dengan istilah pre loved.


One In One Out, merupakan satu cara efektif agar kita terbiasa dengan barang yang cukup alias tidak terlalu banyak menumpuk barang. One In, bisa diartikan ketika kita ingin membeli satu barang atau pakaian. Namun sebelum membeli, harus ada syarat yang dipenuhi yaitu One Out, yang artinya mengeluarkan satu barang yang sama. Artinya, jika kita ingin membeli sebuah gamis baru, maka kita harus merelakan satu gamis lama kita untuk keluar dari lemari. Mau dijual lagi atau langsung disedekahkan, itu pilihan.

Berat? Memang. Apalagi jika kita ingin memiliki banyak barang agar bisa berganti-ganti saat memakainya. Berat, apalagi jika barang yang harus kita keluarkan adalah barang kesayangan.

Namun, bukankah hari perhitungan akan jauh lebih berat dari sekedar rasa tidak rela itu?

Yuk, mari mulai belajar untuk tidak menghambur-hamburkan rezeki untuk membeli banyak barang yang belum tentu kita butuhkan. Yuk, mulai peka untuk merasakan hasrat membeli apakah benar-benar butuh atau hanya sekedar keinginan sesaat.

Semoga kita termasuk orang-orang yang bisa mengendalikan diri, agar di akhirat nanti jalan kita menjadi mudah untuk menuju surga. Aamiin.

Salam,

5 Feb 2019

Cerpen: Istri dengan Wajah Semrawut

08:32 0 Comments
sumber: IG @_katahatikita

Petang itu langit kota Jakarta dihiasi rintik hujan. Gelapnya mendung hampir serasi beradu dengan gelapnya langit tanda malam akan tiba. Suara gemuruh dan kilatan cahaya semakin menambah kesan mencekam.

Seperti biasa, mendekati petang datang, se-mencekam apapun suasananya, kota besar Jakarta masih tetap saja sibuk. Jalan-jalan dipenuhi kendaraan lalu lalang, dari motor, mobil hingga kendaraan besar lainnya. Semua ingin segera sampai di rumah setelah menekuni pekerjaan seharian di tempat yang mereka sebut tempat mengais rezeki.

Semua ingin segera berkumpul dengan keluarganya di rumah, melepas penat, mendapat hiburan setelah keletihan yang didapat di tempat kerja. Namun tidak dengan Ramdan. Ia justru merasa malas kembali ke rumah. Namun ia juga tidak mungkin semalaman berada di kantor dan tidur di sana. Akhirnya ia memutuskan untuk menepikan motornya di salah satu kafe.

Ramdan memesan secangkir espresso. Ia ingin seruputan espresso panas bisa mengalihkan rasa penatnya sehabis bekerja, juga rasa malasnya jika harus kembali pulang. Ia memilih duduk di dekat pintu masuk sambil menikmati lantunan merdu lagu yang dinyanyikan oleh seorang penyanyi wanita.

Beberapa menit berselang, seseorang masuk dari pintu dengan tergesa-gesa. Ia menepuk-nepuk pakaiannya yang hampir seluruhnya basah karena hujan. Pria itu langsung duduk di kursi yang satu meja dengan Ramdan. Sepertinya ia tak melihat jika ada Ramdan di sana.

"Oh, maaf Mas, saya enggak lihat kalau sudah ada orang di sini", kata pria itu.

"Enggak apa-apa, Mas. Kebetulan saya memang sendirian", jawab Ramdan.

"Oke, saya boleh lanjut duduk di sini kalau begitu ya? Kalau iya, saya tidak perlu cari tempat duduk lain. Sepertinya kafe ini hampir penuh karena di luar hujan".

"Silakan".

Pria itu kemudian memanggil seorang pelayan dan memesan segelas coklat panas.

"Saya Fikri, Mas", kata pria itu sambil mengulurkan tangan pada Ramdan.

"Saya Ramdan", jawab Ramdan menyambut uluran tangan itu.

"Nunggu hujan reda juga ya Mas sebelum pulang?"

"Hmm, saya sebenarnya malas pulang".

"Wah, kalau begitu Mas Ramdan harus segera menikah, biar semangat saat waktunya pulang", canda Fikri sambil setengah tertawa.


"Saya sudah menikah, bahkan sudah ada dua anak".

"Oh ya? Aduh, maaf. Saya enggak bermaksud ... "

"Enggak masalah, Mas. Santai aja", sahut Ramdan dengan memaksakan senyumnya.

"Tapi kenapa harus malas, Mas? Bukannya waktu pulang itu yang selalu ditunggu-tunggu seorang suami?"

Ramdan masih terdiam.

"Maaf, Mas kalau saya terlalu banyak ingin tahu. Sekali lagi maaf".

"Istri saya tidak pernah menyenangkan saya, Mas. Setiap saya pulang, saya selalu melihat istri saya dalam keadaan yang enggak enak dipandang. Dia pakai daster lusuh, rambutnya kusut seperti enggak pernah disisir. Belum lagi wajahnya kusut, semrawut. Benar-benar membuat saya malas pulang".

Fikri masih terdiam.

"Saya inginnya setiap pulang dia menyambut saya dengan penampilan yang cantik. Saya sudah bekerja seharian penuh di kantor. Lelah dan ingin mendapat kesegaran saat di rumah. Belum lagi, rumah selalu berantakan. Bagaimana saya bisa nyaman dengan keadaan seperti itu di rumah?"

"Hmm, Mas Ramdah enggak pakai jasa asisten rumah tangga?"

Ramdan menggeleng. "Istri saya tidak bekerja, jadi buat apa saya harus menggunakan jasa orang lain untuk mengurus rumah?", lanjutnya.

"Mas Ramdan ingat enggak, dulu sebelum menikah, istri Mas Ramdan seperti apa?"

"Dia cantik, Mas. Dia langsing, kulitnya bersih, wajahnya juga cerah. Makanya itu saya jatuh cinta kepadanya dan menikahinya."

"Mas Ramdan sudah membuatnya mengandung dua anak. Dua kali itu pula dia merasakan beban berat, yang mungkin kita sebagai lelaki tidak sanggup menanggungnya. Bayangkan Mas, perutnya sangat besar dan berat waktu mengandung. Belum lagi dia harus merasakan banyak hal tidak nyaman selama 9 bulan".

Ramdan terdiam.

"Belum selesai, dia masih harus berjuang melahirkan kedua anaknya. Dia bahkantahu kalau nyawanya bisa saja melayang karena itu. Tapi dia tetap ingin melahirkan buah hati kalian. Mas Ramdan beruntung karena istri Mas Ramdan berhasil lolos dari maut. Saya lebih tidak beruntung, karena bahkan untuk melahirkan anak pertama kami saja, istri saya harus merelakan nyawanya", Fikri mulai berkaca-kaca.

Begitupun juga Ramdan. Ia yang sedari tadi mematung, mulai menunjukkan reaksi iba.

"Setelah melahirkan dengan selamat, istri Mas Ramdan masih harus mengurusnya sendirian. Sementara Mas Ramdan bekerja. Dan tidak ada jasa baby sitter yang membantunya. Belum sampai anak pertama kalian beranjak besar, datanglah anak kedua kalian. Mas Ramdan beruntung memiliki seorang bidadari dan dua malaikat kecil. Saya kehilangan bidadari saya dan bahkan malaikat kecil saya satu-satunya".

Ramdan masih terpaku seolah tak bisa mengatakan apapun.

"Seorang istri bahkan ia lebih sedkiti tidur demi menyempurnakan hari orang kesayangannya, anak dan suami. Ia tidak mendapat gaji dari siapapun, tapi ia bekerja tak kenal libur dan cuti. Ia hanya berusaha menyelesaikan pekerjaan rumah yang rasanya waktu 24 jam itu seperti kurang baginya. Saking banyaknya yang harus ia kerjakan".

"Wajar, jika saat malam tiba, yang terlihat hanya wajah semrawutnya. Se-semrawut itulah hari-harinya di rumah. Ia tak bekerja, tak menghasilkan uang dan hanya menerima uang belanja. Tapi ia pasti berusaha sekuat tenaga untuk membuat rumah kalian bersih, meski anak-anak dengan cepat bisa membuatnya berantakan lagi."

"Jika ia bisa bersantai-santai, ia pasti sempat jika hanya menyisir atau sekedar memulas bedak pada wajahnya. Kenyataannya, ia seringkali tak menemukan waktu senggang untuk sekedar mandi dengan leluasa tanpa teriakan anak dari luar yang memaksanya segera selesai mandi".

"Jika Mas Ramdan ingin melihat istri dalam keadaan cantik setiap pulang dari kantor, berikan ia bantuan untuk mengurus rumah. Atau jika itu sulit, korbankan tenaga Mas Ramdan untuk membantunya sedikit saja, agar ia tersenyum dan terlihat cantik".

Ramdan mulai menitikkan air mata. Ia merasa bersalah pada istrinya yang selalu ia lihat dengan wajah semrawut. Dalam kepalanya terbayang bagaimana dulu istrinya meringis kesakitan saat kontraksi. Pun saat istrinya mengejan hampir kehabisan suara saat melahirkan. Namun semua itu seolah tak membuatnya tersentuh.

Itu dulu. Saat ini ia telah sadar. Sadar dengan nasihat dari Fikri.

"Terimakasih sudah mengingatkanku, Mas. Mungkin aku akan terus seperti ini jika tidak bertemu denganmu malam ini".

"Segeralah pulang, Mas. Hanya kepulanganmu dengan selamat yang sangat ditunggu-tunggu oleh istrimu."

Ramdan membayar minuman pesanannya, kemudian beranjak pergi dengan tergesa-gesa. Hujan memang masih lebat, tapi keinginannya untuk pulang untuk segera meminta maaf pada istrinya ternyata lebih kuat.

4 Feb 2019

Memaksakan Diri untuk Rajin dengan Mengikuti Event SETIP "Seminggu Tiga Postingan" bersama Estrilook Community

12:32 0 Comments


Awal mula aku membuat blog ini niatnya adalah agar ada wadah untuk menulis. Karena menulis di diary seperti dulu saat masih sekolah, rasanya sudah tidak mungkin dilakukan sekarang dengan status sebagai ibu. Apalagi dengan menulis di blog, ada kemungkinan bisa dibaca oleh banyak orang. Sehingga jika apa yang kita tulis bermanfaat bagi siapapun yang membaca, maka sebagai penulis kita juga akan mendapat manfaatnya.

Selain itu, dengan menjadi blogger, kita tidak akan sendirian. Ada banyak komunitas blogger yang di dalamnya kita bisa mendapat banyak manfaat, banyak relasi dan peluang. Belum lagi jika blog yang kita buat ternyata bisa mendapatkan penghasilan dari iklan yang terpasang. Serius, tidak ada yang merugikan dari menjadi seorang blogger.

Memang semudah dan se-menyenangkan itu menjadi seorang blogger. Namun jangan dikira, tidak pernah ada masalah yang terjadi. Dan masalah terbesar adalah saat datang rasa malas. Terlebih jika sudah berstatus seorang ibu. Semua kesibukan rumah rasanya bisa saja menjadi alasan untuk malas menulis karena sudah terlalu letih. Alhasil, blog yang dibuat hanya akan dipenuhi sarang laba-laba alias kosong tidak ada isinya (baca: postingan).

Lalu bagaimana caranya agar rajin menulis, terutama mengisi blog?

Inilah jawabannya. Estrilook telah menyediakan wadah bagi para blogger agar bisa rajin dan konsisten menghasilkan konten untuk blognya setiap harinya. Diberi nama SETIP, singkatan dari Seminggu Tiga Postingan, siapapun yang ikut event ini diharapkan mampu menulis dengan konsisten hanya tiga postingan saja dalam satu minggu. Iya, hanya tiga postingan dalam waktu tujuh hari tentu saja bukanlah hal yang berat.

Motivasiku mengikuti event ini adalah dalam rangka memaksakan diri untuk menjadi rajin. Jika dulu waktu masih sekolah, ada guru yang siap mengevaluasi kerja kita, siap mendampingi, dan siap memberi tugas untuk dikerjakan, yang secara langsung memaksa kita untuk menjadi siswa yang rajin.

Sekarang sudah bukan menjadi siswa lagi. Sehingga tidak akan ada yang memaksa untuk menjadi rajin. Maka inilah caraku memaksa diriku sendiri. Karena kegemaranku menulis ini bukan permintaan orang lain, melainkan kesadaranku sendiri. Makanya tidak akan ada yang menghukum jika aku malas menulis. Pun tidak ada yang dirugikan jika hal itu terjadi.

Namun aku sadar, waktuku terus berjalan. Sayang kalau umur semakin bertambah tapi tidak ada sesuatu yang dihasilkan. Sayang jika selama hidup tidak ada jejak kebaikan yang bisa ditinggalkan. Jika bukan jejak besar yang mampu mengubah dunia, minimal ada tulisan yang bisa bermanfaat bagi siapapun yang mampir ke blog ini dan membacanya.

Karenanya, mumpung usia belum terlalu tua, mata belum terlalu samar untuk menatap layar komputer, pun jari masih sangat lincah bergerak di atas keyboard, tidak ada salahnya memaksakan diri untuk rajin dan produktif. Karena dengan mengikuti event ini, kita akan terus diingatkan untuk menghasilkan tulisan dengan cara menyetor link pada grup Facebook Estrilook Community setiap hari Senin, Rabu dan Jum'at.

Rasa malas memang manusiawi. Siapapun dan apapun pekerjannya pasti pernah berada dalam rasa malas.  Namun yang menjadi berbeda adalah, seberapa lama kita mau bertahan dalam kemalasan. Ada yang begitu menikmatinya. Ada yang dengan segera bangkit untuk bergerak. Buat kamu, aku dan siapapun yang tidak ingin diperbudak rasa malas yang lebih lama dan semakin parah, yuk segera bangkit, berdiri, bergerak, dan memulai.

Salam,