22 Jun 2020

Apa yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan dalam Aturan New Normal

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Berbulan-bulan orang di seluruh dunia hidup dalam banyak keterbatasan karena pandemi Corona. Banyak pembatasan bahkan larangan yang membuat semua orang berada dalam kesulitan. Banyak negara yang menerapkan lockdown. Indonesia sendiri menerapkan aturan pembatasan atau yang disebut PSBB di sebagian besar wilayahnya. Semua orang harus melakukan isolasi di rumah. Hingga akhirnya, pemerintah mengeluarkan imbauan untuk menerapkan new normal. Bisa dikatakan bahwa masyarakat harus hidup berdampingan dengan virus Corona.

Hidup berdampingan dengan virus Corona tidak berarti harus mengabaikannya. Tidak berarti juga masyarakat menganggap keadaan sudah benar-benar normal seperti dulu hingga bebas melakukan semua aktivitas. Dalam aturan new normal, ada beberapa aturan tentang cara hidup dan masyarakat diminta untuk konsisten melakukannya. Inilah apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam aturan new normal.

Baca juga: Tips Mengatur Waktu agar Produktif dan Efektif selama di Rumah Aja


Aturan Saat di Luar Rumah

Sebelumnya, begitu ketat aturan yang melarang orang untuk keluar rumah. Semua orang dianjurkan berdiam di rumah demi bisa mencegah penularan virus Corona. Namun pada aturan new normal, larangan itu kembali dilonggarkan. Orang-orang kembali mendapat kesempatan untuk bebas keluar rumah dan beraktivitas. Syarat utamanya, mereka yang keluar rumah harus mematuhi protokol kesehatan dan tidak boleh melanggar.

Saat keluar rumah, memakai masker kini sudah menjadi kewajiban. Menggunakan hand sanitizer dan tetap sering mencuci tangan juga harus dilakukan selama berada di luar rumah. Selain itu, keharusan keluar rumah harus didasari alasan yang sangat kuat. Untuk urusan yang tidak mendesak dan tidak terlalu penting atau masih bisa ditunda, sebaiknya mengurungkan niat untuk keluar rumah. Ditambah, keluar rumah tidak dianjurkan bagi orang yang sedang tidak sehat.

Tidak hanya ketika berada di luar, aturan new normal juga berlaku saat kembali ke rumah. Alas kaki harus dilepas sebelum masuk ke rumah. Akan lebih baik jika alas kaki yang baru dipakai disemprot dengan disinfektan. Jangan lupa cuci kaki dan tangan setelah itu dengan menggunakan sabun dan air yang mengalir. Lepas semua pakaian dan sebaiknya langsung dicuci. Bersihkan badan dengan mandi. Akan lebih baik memakai air hangat. Pakai pakaian bersih sebelum berkumpul dengan keluarga.


Aturan Menggunakan Transportasi Umum

Setelah sebelumnya banyak transportasi umum yang berhenti beroperasi, aturan new normal membuat sarana tersebut kembali bisa digunakan. Transportasi umum menjadi salah satu jalur penularan virus Corona yang paling rentan sehingga dalam penggunaannya harus mematuhi aturan. Pemakaian masker dan membawa hand sanitizer masih menjadi kewajiban.

Transportasi umum yang biasanya dipenuhi penumpang kini mengharuskan semua orang menjaga jarak. Itu berarti bahwa tidak akan ada alat transportasi yang penuh sesak. Tempat duduk di dalamnya sudah diatur dengan jarak aman. Meski begitu, tetap hindari bersentuhan dengan orang lain sebisa mungkin. Patuhi aturan mengantre dengan tertib. Satu hal yang tidak kalah penting, bawa air minum dengan botol sendiri agar terhindar dari dehidrasi.

Aturan new normal juga harus diterapkan ketika menggunakan jasa ojek. Kini penumpang ojek tidak lagi bisa menggunakan helm yang disediakan. Penumpang harus membawa helm sendiri. Aturan inipun direspon oleh penyedia layanan ojek online dengan melengkapi setiap motor dengan pembatas kaca. Pembatas ini diharapkan bisa menghindarkan penumpang ojek maupun pengendara dari paparan virus.


Aturan dalam Tempat Kerja

Protokol new normal juga penting diberlakukan di area kerja mengingat tempat tersebut sudah pasti menjadi pusat berkumpulnya banyak orang. Tempat kerja termasuk area yang sulit dihindari karena orang yang berada di sana memiliki tujuan yang penting dan bersifat mendesak. Aturan new normal di tempat kerja dimulai dengan pembatasan jam kerja meski tidak semua memberlakukannya. Banyak perusahaan yang juga memberikan aturan pemberian izin bagi pekerjanya yang sakit.

Dalam aktivitas pekerjaan, meja kerja harus diberi jarak lebih jauh satu sama lain. Kalau memungkinkan, bawa bekal makan siang dari rumah. Jika tidak mungkin, bawa saja alat makan sendiri untuk makan di kantin kantor atau tempat makan lainnya. Pilih tempat makan dengan ventilasi udara yang bagus. Jangan ragu untuk saling menegur jika ada rekan yang tidak taat protokol kesehatan.

Baca juga: Life Must Go On! Melanjutkan Kebiasaan Baik dan Beradaptasi dengan New Normal


Aturan Ketika Berbelanja

Berbelanja termasuk aktivitas penting jika itu menyangkut kebutuhan pokok. Karena itulah aktivitas berbelanja masih diperbolehkan bahkan sebelum aturan new normal. Namun aktivitas ini bisa menjadi awal mula penularan virus mengingat tempat belaja merupakan area umum yang pasti dipenuhi banyak orang. Maka dari itu, jangan lupa gunakan masker setiap kali berbelanja. Gunakan fasilitas cuci tangan yang sekarang pasti tersedia di tempat perbelanjaan. Lengkapi dengan penggunaan hand sanitizer.

Gunakan waktu berbelanja dengan bijak. Jangan habiskan waktu di dalam swalayan, supermarket atau sejenisnya. Bawa catatan berisi daftar barang belanjaan agar bisa langsung membeli apa yang dibutuhkan. Tertiblah dalam antrean ketika di depan kasir. Apabila memungkinkan, pakailah cara bayar non tunai agar lebih aman. Kalau terpaksa harus memakai uang, segera cuci tangan setelah membayar sebelu menyentuh benda lain atau bahkan menyentuh muka.

Aturan patuh protokol kesehatan juga perlu dilakukan ketika melakukan belanja online. Meski belanja online dinilai lebih aman karena tanpa harus berkerumun dan bertemu banyak orang, tapi itu juga bisa menjadi sarana penyebaran virus jika tidak waspada. Baik membeli makanan, minuman maupun barang lain, hindari kontak langsung dengan kurir. Beritahu kurir untuk meletakkan paket di luar rumah. Karena itu, gunakan sistem pembayaran non tunai atau gunakan bungkus uang jika tidak bisa menggunakan cara itu. Semprot paket dengan disinfektan. Langsung cuci tangan setelah membukanya.


Aturan Menggunakan Layanan Kesehatan

Kesehatan menjadi fokus paling vital selama masa pandemi Corona ini. Tempat layanan kesehatan menjadi tempat yang paling tinggi risiko penularan virus Corona karena menjadi tempat perawatan pasien positif Covid-19. Meskipun selalu ada ruang khusus untuk pasien tersebut, namun tempat layanan kesehatan tidak benar-benar aman dari virus.

Menanggapi fakta tersebut, semua rumah sakit memberlakukan aturan wajib rapid test untuk semua pasien yang masuk. Walaupun tidak ada gejala yang mengarah ke infeksi virus Corona, tapi hal itu penting dilakukan sebagai upaya pencegahan. Pasalnya telah banyak orang yang memeriksakan dirinya ke layanan kesehatan enggan untuk jujur tentang riwayatnya. Hingga orang-orang tersebut dinyatakan benar-benar terinfeksi virus Corona dan tenaga medis yang menanganinya sudah pasti terkena dampaknya.

Bukan hanya tenaga medis, semua fasilitas di layanan kesehatan juga rentan menjadi media bersarangnya virus Corona. Sebab itulah, banyak fasilitas kesehatan yang terpaksa tutup terutama tempat praktik dokter yang tidak lagi menerima kunjungan pasien. Padahal seringkali, penyakit tidak bisa diajak kompromi dan perlu segera mendapatkan penanganan tenaga medis.

Dari semua kondisi sulit itu, berkunjung ke dokter menjadi pilihan yang tidak bisa dilakukan dengan segera. Perlu banyak pertimbangan sampai akhirnya harus pergi ke layanan kesehatan. Sebaiknya manfaatkan teknologi dengan melakukan konsultasi secara online dengan tenaga medis. Gunakan juga layanan pesan antar untuk obat-obatan yang diperlukan. Jika harus menemui dokter, terapkan protokol kesehatan sesuai anjuran.


New normal atau tatanan normal baru tidak berarti orang bisa beraktivitas layaknya sebelum adanya pandemi Corona. Aturan baru ini benar-benar mengharuskan kita semua untuk menerapkan cara hidup baru yang meliputi kebersihan dan kepedulian terhadap lingkungan. Semua aturan yang telah dijelaskan di atas diharapkan bisa diterapkan dengan konsisten agar tidak semakin banyak orang yang terinfeksi virus Corona.

Jangan merasa aman dan kebal dari virus hingga merasa tidak perlu tertib aturan. Jangan pula beranggapan keadaan telah kembali seperti sedia kala sampai enggan untuk menjaga kebersihan. Usaha kecil dan sederhana saja bisa menyelamatkan diri sendiri dan orang lain. Namun jangan juga terlalu panik dan takut hingga bisa stres karena itu juga akan berakibat buruk pada kesehatan dan daya tahan tubuh.

Salam,

3 comments:

  1. meski katanya udah new normal, tapi aku sendiri masih enggan untuk aktivitas di luar rumah kecuali memang yg penting bgt, huhu
    makin kesini orang2 makin nggak peduli sm corona ini ya mbak, apalagi ditempatku orang2nya udah mulai bebal nggak pd pake masker, hhh

    ReplyDelete
  2. wah terima kasih banyak kak untuk informasinya, karena aku ga keluar-keluar rumah selama hampir 4 bulan ini, jaid informasi diluaran kurang paham, pas baca ini aku dapat pencerahan banget, makasih ka jadi kalau mau ke mana-mana bisa lebih prepare niy

    ReplyDelete
  3. Ulasannya lengkap dan jelas, Mbak.
    Perihal ojek online, penumpang diharuskan membawa helm sendiri, ini benar sekali. Supaya kedua belah pihak aman. Oh iya, Mbak. Rapid test di tempat kerja, berapa ya biayanya?

    ReplyDelete

Mohon Berikan Komentar dengan URL