25 Apr 2020

Mengenal Fakta Masker Kain, Benda Wajib Dipakai Selama Pandemi Corona

Photo by Anna Shvets from Pexels

Sudah sebulan lebih masyarakat Indonesia hidup di antara wabah virus Corona. Banyak aktivitas dan kebiasaan yang terpaksa berubah. Banyak aturan baru yang harus diikuti, juga banyak larangan yang harus dipatuhi. Semuanya memiliki tujuan untuk bisa menghambat penularan virus Corona, karena memang semakin banyak korban berjatuhan akibat serangan virus tersebut.

Di antara begitu banyak anjuran yang ditetapkan pemerintah, salah satu yang wajib dipatuhi oleh masyarakat adalah mengurangi aktivitas di luar rumah, menghindari perkumpulan atau kerumunan massa serta menjaga jarak ketika di tempat umum. Pada perkembangannya, anjuran tersebut disertai dengan anjuran lain yang bisa dikatakan mendekati wajib, yaitu memakai masker.

Pada awal penyebaran virus Corona yang diketahui bisa menyebar melalui percikan air ketika batuk atau bersin, orang berbondong-bondong membeli masker medis. Parahnya, tingginya permintaan masker dimanfaatkan oleh sebagian orang yang tidak bertanggungjawab. Hingga harga masker medis yang awalnya murah meriah menjadi sangat mahal dan diketahui banyak oknum yang sengaja menimbunnya.

Persediaan masker medis yang sangat langka membuat muncul anjuran untuk tidak wajib memakai masker, kecuali bagi orang yang sakit. Namun ternyata anjuran tersebut tidak efektif dan justru semakin banyak pasien yang dinyatakan positif Corona. Setelahnya, muncul kembali anjuran untuk memakai masker bagi semua orang, baik yang sakit maupun yang sehat. Bukan lagi masker medis yang dianjurkan, karena masker medis diperuntukkan untuk tenaga kesehatan. Bagi masyarakat umum, masker yang dianjurkan untuk dipakai adalah masker kain.

Kini masker bukan lagi barang langka dan semua orang bisa memakainya bahkan memilikinya lebih dari satu. Banyak produsen yang beralih menghasilkan masker kain, baik untuk dijual maupun untuk dibagikan secara gratis. Sekarang, masker kain sudah menjadi bagian dari pakaian wajib terutama ketika keluar rumah. Agar bisa memanfaatkannya dengan tepat, ketahui fakta-fakta masker kain seperti di bawah ini.


Bukan untuk Sekali Pakai


Kelebihan masker kain dibanding masker medis adalah dalam hal pemakaian. Jika masker medis hanya untuk sekali pakai, masker kain bisa dipakai berkali-kali. Tentu ini sangat menguntungkan bagi penggunanya terlebih di masa pandemi Corona ini. Kita jadi bisa menghemat lebih banyak uang dengan menggunakan masker kain berkali-kali. Sedangkan masker medis di masa sekarang ini harganya sangat mahal.


Maksimal Pemakaian 4 Jam


Karena tidak untuk sekali digunakan, masker kain memiliki batas maksimal waktu pemakaian. Alasan lain mengapa ada batas maksimal waktu pemakaian masker kain adalah tingkat keefektifannya yang lebih rendah dari masker medis. Masker kain hanya bisa dipakai selama maksimal 4 jam. Lebih dari waktu tersebut, pemakaian harus dilanjutkan dengan masker kain yang lain.


Rendam dengan Air Panas


Masker kain yang memiliki kelebihan bisa dipakai berkali-kali tentu perlu melalui proses pencucian. Untuk aturan mencuci masker kain yang lebih baik yaitu dengan menggunakan air panas untuk merendamnya. Sebaiknya segera cuci masker kain setelah 4 jam penggunaan. Jangan sampai menunda mencuci setelah dipakai agar kuman dan virus yang mungkin menempel bisa langsung luruh bersama air dan sabun.


Bahan Kain Katun Lebih Dianjurkan


Masker kain bisa dibuat dari berbagai jenis bahan karena memang jenis kain ada banyak sekali. Namun tidak semua jenis bahan kain bagus untuk dibuat masker. Menurut penelitian para ahli, bahan terbaik untuk masker di masa pandemi Corona ini adalah bahan katun. Bahan katun dipercaya mampu menahan penularan virus hingga 50%. Sementara jenis kain yang tidak disarankan adalah kain sutra.


Harus Disimpan dengan Cara Tepat


Selain dirawat dengan cara dicuci, masker kain harus disimpan dengan cara yang baik. Selalu bawa masker kain cadangan jika bepergian. Tempatkan masker kain di dalam tas. Jika masker yang dipakai sudah basah atau terkena air, segera ganti memakai masker kain yang lain. Agar masker kain bisa awet, sebaiknya cuci dengan menggunakan pelembut. Setelah kering, setrika masker kain agar lebih rapi dan tidak kusut sehingga nyaman digunakan.


Menggunakan masker kain merupakan salah satu cara untuk mencegah penularan virus Corona. Agar usaha tersebut semakin maksimal, manfaatkan masker kain dengan cara-cara yang tepat berdasarkan fakta yang telah diungkapkan di atas. Barengi dengan tetap menjaga kesehatan tubuh, mematuhi anjuran pemerintah serta berdoa agar pandemi virus ini segera berlalu.

Salam,

No comments:

Post a comment