18 Oct 2018

7 Masalah Ini Mungkin Akan Kamu Temui Saat Kamu Memutuskan Menjadi Seorang Penulis



Bagi sebagian orang, menulis bukan hanya cara untuk mengungkapkan banyak hal. Menulis bisa menjadi sebuah profesi dengan penghasilan yang menjanjikan. Lihat saja deretan nama penulis terkenal yang sukses dengan karyanya bukan hanya sebatas buku namun banyak juga yang naik menjadi film layar lebar.

Tak hanya yang menulis fiksi, penulis non fiksi pun juga banyak yang merasakan nikmatnya hasil dari menuangkan ide melalui tulisan. Apalagi sekarang, siapa saja bahkan yang sebelumnya tidak memiliki skill menulis yang mumpuni, bisa berpenghasilan melalui karya tulis. Sebut saja profesi penulis freelance, blogger, ghost writer yang semakin hari dikatakan semakin menjanjikan.

Memang pekerjaan menjadi seorang penulis akan terasa menyenangkan saat bisa menikmati hasilnya. Namun semua kesenangan itu tentu tak lepas dari sisi kekurangannya, yang bisa dikatakan sebagai permasalahan. Masalah tersebut sangat mungkin dialami oleh mereka yang memutuskan menjadi penulis.

Sulit Atur Waktu
Bagi penulis pemula, hal tersulit adalah mengatur waktu. Apalagi bagi penulis yang juga sebagai ibu rumah tangga, tentu butuh penyesuaian yang mungkin membutuhkan waktu lama. Karena pekerjaan rumah yang begitu banyak, bisa saja aktivitas menulis hanya mendapat porsi waktu yang tersisa saja. Ini bisa berdampak pada produktivitas dalam menghasilkan tulisan.
Seiring dengan berjalannya waktu, kesulitan ini bisa sedikit demi sedikit teratasi. Kamu hanya butuh membiasakan diri dengan penyesuaian yang baru itu. Mungkin tidak mudah, tapi semakin lama akan semakin menemukan pembagian waktu yang paling tepat dan sesuai dengan kondisimu.

Kurang Tidur
Menyelesaikan tulisan apalagi jika itu sudah menyangkut deadline, tentu membutuhkan waktu ekstra. Biasanya cara untuk mengejar deadline adalah mengerjakannya dengan melembur di malam hari. Secara langsung hal ini akan berpengaruh pada jatah waktu tidur.
Begadang di malam hari pastinya akan mengurangi jam waktu tidur dari jatah waktu idealnya. Ada juga yang memilih mengerjakannya saat pagi hampir menjelang. Ini juga mengurangi waktu tidur.
Mengurangi tidur sebenarnya tidak akan berdampak terlalu buruk jika disertai dengan pola hidup sehat. Usahakan untuk tidur dengan nyenyak tanpa gangguan. Karena tidur yang berkualitas meskipun tidak lama akan berdampak lebih bagus daripada yang tidur lama tapi tidak terlelap dengan sempurna.

Telat Makan
Lagi-lagi jika membahas soal deadline menulis, kebutuhan makan juga biasanya sering terlewat. Terlalu sibuk untuk menguras ide dan menuangkannya dalam tulisan akan membuat otak sekejap teralihkan ke fokus tersebut daripada ke sinyal lapar dari perut. Seolah perut tidak merasakan lapar.
Namun jangan senang dulu karena perut tidak terasa lapar padahal sudah memasuki waktu makan. Bisa jadi karena otak sudah berkonsetrasi pada hal lain. Padahal perut yang dibiarkan kosong dalam waktu yang cukup lama akan menimbulkan masalah.
Untuk meminimalisir hal ini, tetap biasakan tepat waktu saat makan. Jika tidak makan besar, setidaknya ada makanan yang masuk ke dalam perut. Selalu imbangi dengan gizi yang tepat agar kesibukan menulis tidak malah mendatangkan masalah baru.

Nggak Gaul
Tugas dalam menyelesaikan tulisan pasti membuatmu lebih banyak menghabiskan waktu di depan layar laptop. Satu lagi, kemungkinan kamu juga akan menghabiskan banyak waktu untuk membaca guna mengumpulkan banyak referensi untuk tulisanmu.
Semua itu memungkinkanmu tidak punya waktu untuk sering-sering bertemu dengan orang lain, apalagi untuk mengobrol panjang lebar. Maka konsekuensi yang mungkin terjadi adalah kamu dianggap nggak gaul atau bahkan dianggap orang yang tertutup. Tenang Moms, justru hal ini mempunyai nilai posisif di sisi lain. Waktumu akan lebih produktif dan tidak terbuang untuk hal yang tidak terlalu penting.

Gangguan Penglihatan
Lebih sering menatap layar gadget tentu saja akan mempengaruhi kualitas pandangan. Sebagai penulis yang memang mau tidak mau harus lebih banyak menggunakan laptop, komputer atau handphone maka masalah gangguan mata tidak bisa terelakkan. Apalagi jika didukung dengan keadaan yang kurang tidur.
Masalah pada mata biasanya dimulai dengan rasa pedas dan lebih parah lagi jarak pandang menjadi terbatas. Jika sudah begitu, maka keadaan bisa memaksamu untuk memakai kaca mata. Untuk tetap menjaga mata, perhatikan cahaya yang mendukungmu saat menulis. Cahaya gadget bisa disesuaikan untuk tidak terlalu terang sehingga lebih bersahabat dengan mata. Pun dengan cahaya lampu juga bisa disesuaikan sesuai yang dibutuhkan ketika sedang menulis.

Masalah Kulit
Banyak begadang dan kemungkinan kurangnya asupan nutrisi pada tubuh akan mempengaruhi kualitas kulit. Masalah yang mungkin terjadi adalah munculnya jerawat dan kantung mata. Hal ini bisa saja menganggu bagi sebagian orang.
Untuk itu kamu perlu menyediakan waktu untuk merawat kulit. Jika tidak memungkinkan merawatnya dengan banyak treatment, maka minimal kamu rajin membersihkannya. Memastikan makanan yang masuk ke tubuh kita adalah nutrisi tepat yang dibutuhkan kulit juga menjadi sangat penting.

Fokus Terbagi
Menulis memang bisa dijadikan sebagai profesi. Namun tentu saja ada aktivitas lain yang harus kita lakukan selain menulis. Semisal ibu rumah tangga dengan banyak pekerjaan rumah atau mereka yang juga sebagai pekerja di suatu perusahaan.
Aktivitas menulis akan bisa membagi konsentrasimu. Ini akan mengakibatkan semua urusan berantakan jika kamu tidak pandai dalam mengaturnya. Sediakan waktu yang jelas kapan harus menyelesaikan tulisanmu dan kapan harus mengerjakan pekerjaan lain. Lakukan dengan konsisten. Ini akan membantumu lebih mudah menjalani berbagai kegiatanmu tanpa harus memusingkan tanggungan yang lain.

Semua masalah yang mungkin hadir tersebut biasanya dialami oleh mereka yang baru saja terjun ke dunia menulis. Meskipun tidak mudah untuk menyelesaikannya, namun konsistensi kita perlahan akan mengurangi masalah-masalah tersebut. Tetaplah menulis jika itu sudah menjadi pilihanmu. Dan selesaikan masalahnya seiring berjalannya waktu.

Foto: pexels.com

*postingan ini diikut sertakan dalam One Day One Post bersama Estrilook Community 

30 comments:

  1. Masalah kulit saya banget hehe, tapi kalo tingkat stres tinggi timbul deh kulit gatel2 gitu, malah kadang sampai luka deuh. Hehe,tapi dengan begitu kita jadi tau ya untuk tetap menjaga tingkat stress agar gak berlebihan hihi. Makasih ya mba sharingnya 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak perempuan kalo stres bentar udah keliatan dari kulit mukanya hehehe

      Delete
  2. Kurang tidur dan fokus terbagi..itu bener banget..
    Tapi tetep nyandu untuk nulis

    ReplyDelete
    Replies
    1. karena udah hobi sih ya hehe
      mau gimana juga tetep nulis :D

      Delete
  3. wiiihh.. semuanya kena tuh, wkwkwk

    Bagi saya pribadi , semua permasalahan diatas dapat diatasi dengan manejemen waktu. Insyaallah kalo di jadwal rapi dan komitmen menjalankannya bakal berkurang masalahnya..

    Nice share mba

    salam dari Bengkulu ^^
    ngerayau.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyes setuju semua akan teratasi pada waktunya hehehe
      asal komitmen paling nggak sama diri sendiri

      Delete
  4. Saya sering fokus terbagi alias galfok. Butuh banyak aqua kayaknya 😅

    ReplyDelete
  5. Sedang merasakan kesulitan membagi waktu, setelah dianalisis ternyata penyakitnya adalah stalking FB yang gak pending ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah bener nih emak2 kadang kebanyakan stalking jadi lupa waktu hehe

      Delete
  6. Bener banget mbak... keasikan nulis sampe larut malam, jadi kurang tidur. tapi hatinya senang bisa meninggalkan jejak kenangan melalui tulisan. hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah ya meskipun berkorban waktu tapi tetap bahagia :)

      Delete
  7. Emang iyes banget apalagi klo dah kejar DL. Hadeuh siap2 mata panda hikzz

    -Mak belalang

    ReplyDelete
    Replies
    1. tapi transferan bikin mata melek cerah lagi ya hahaha

      Delete
  8. Kurang tidur karena sleep late rise early, ya. Tapi kalo udah tulisannya selesai rasanya seneng banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener rasanya tuh kayak ringan tanpa beban kalau tulisan udah kelar lebih awal

      Delete
  9. Kurang tidur saya banget mba... maklum berangkat kantor meski pagi-pagi tapi saya menikmatinya, Alahmsulillah masih diberikan kesempatan ada waktu untuk menulis...

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah manajemen waktu yang baik ya mbak, semoga selalu konsisten

      Delete
  10. bener banget mbak....gangguan penglihatan dan sulit bagi waktu yang paling kerasa....

    ReplyDelete
  11. Kalo masalah penglihatan saya banget nih. Mata pedes, kepala juga pusing kalo udah kelamaan di depan gadget.

    Tapi kalo bikin nggak gaul kayaknya nggak juga deh mbak. Malah harus gaul biar dapet banyak inspirasi. ��

    ReplyDelete
  12. betul betulll betul
    terutama bagian kurang tidur
    tapi telat makan sih biasa aja
    malah makin banyak kerjaan
    makin banyak makan
    wkwkkwk

    http://www.innaistantina.com

    ReplyDelete
  13. Meskipun kurang tidur, justru dengan menulis bisa wat fresh otakku

    ReplyDelete
  14. Kurang tidurny nulis bisa buat latihan kalau kurang tidur pas jaga anak mb
    Xixixi

    ReplyDelete
  15. Baiklah, saya sedang alami itu namanya masalah kulit, wajah kasar, mata seperti mata panda, dan semuanya itu terjadi sama saya..hiks. Antara sedih dan senang juga sih, Mbak..hihi. Kalau nggak begadang kapan gt nulisnya.. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkwk ya sudah emang adanya waktu pas jam segitu yak :D

      Delete