21 Jul 2022

Mengenal Apa itu Distribusi, Tujuan hingga Jenis-jenisnya

Foto oleh Norma Mortenson: https://www.pexels.com/id-id/foto/makanan-restoran-pria-orang-orang-4393665/



Dalam bidang ekonomi dan bisnis, terdapat banyak istilah yang digunakan untuk menyebut aktivitas atau hak tertentu. Salah satunya adalah istilah distribusi. Sebagai istilah yang sangat umum digunakan, sudah seharusnya orang yang bergerak di bidang tersebut memahami apa itu distribusi.


Memahami pengertian distribusi saja tidak cukup. Orang-orang yang menggeluti bidang ekonomi dan bisnis juga harus paham mengenai jenis distribusi dan tujuannya. Memahami hal-hal tersebut sangat penting karena informasi tersebut saling berkaitan untuk bisa dimanfaatkan dengan maksimal.


Pengertian Distribusi


Memahami tentang apa itu distribusi harus dimulai dengan menemukan pengertiannya. Distribusi diambil dari bahasa Inggris distribution yang artinya menyalurkan atau menyebarkan. Kemudian pengucapannya disesuaikan dengan aturan bahasa Indonesia menjadi distribusi.


Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, distribusi diartikan sebagai aktivitas penyaluran (pembagian, pengiriman) ke beberapa orang atau tempat. Dalam bidang ekonomi, kegiatan penyaluran ini dimaksudkan dari produsen ke konsumen.


Dalam distribusi terdapat sederet proses dari tahap memproduksi atau menghasilkan barang atau jasa hingga kemudian disalurkan kepada konsumen untuk digunakan. Dengan kata lain, distribusi juga bisa diartikan sebagai proses penyaluran barang dan jasa di antara tahap produksi dan konsumsi.


Jenis-jenis Distribusi


Apa itu distribusi memang diartikan dalam beberapa definisi yang secara garis besar memiliki arti yang sama. Namun, distribusi tetap dibagi menjadi beberapa jenis dengan perbedaan tertentu. Berikut adalah jenis-jenis distribusi lengkap dengan penjelasan masing-masing dan contoh penerapannya.


1. Distribusi Langsung

Distribusi langsung adalah penyaluran barang atau jasa tanpa melalui pihak perantara. Dalam hal ini, produsen langsung menawarkan produk atau jasa miliknya pada konsumen. Contohnya, pedagang bakso yang memasak sendiri baksonya lalu menjualnya langsung dengan cara berkeliling.


2. Distribusi Tidak Langsung

Merupakan kebalikan dari jenis yang pertama, distribusi tidak langsung berarti penyaluran produk atau jasa melalui perantara. Pemilik atau produsen memanfaatkan pihak lain untuk menyalurkan produk mereka kepada konsumen. Contohnya, sebuah produk dari pabrik yang dijual di toko atau supermarket untuk kemudian dibeli oleh konsumen.


Tujuan Distribusi


Setelah paham apa itu distribusi, jenis hingga contohnya, tidak kalah penting juga untuk tahu tujuan dari aktivitas penyaluran barang dan jasa tersebut. Secara detail, inilah tujuan dari distribusi.


1. Membantu Konsumen Memenuhi Kebutuhan

Tujuan pertam dari kegiatan distribusi adalah membantu konsumen memenuhi kebutuhannya. Karena dengan adanya aktivitas distribusi, konsumen bisa mendapatkan barang atau jasa dengan lebih mudah dan cepat.


2. Meningkatkan Nilai Penjualan

Dilihat dari sisi produsen atau pemilik barang atau jasa, tujuan dari distribusi adalah meningkatkan nilai penjualan. Dengan memastikan batang atau jasa diterima oleh konsumen, maka bersama itu pula terjadi penjualan.


3. Menjaga Kestabilan Ekonomi

Suatu negara dikatakan memiliki ekonomi yang bagus apabila seluruh kegiatan ekonomi berjalan dengan lancar. Termasuk aktivitas distribusi yang juga termasuk dan kegiatan ekonomi. Distribusi yang lancar dapat menjaga kestabilan ekonomi.


4. Membuka Lebih Banyak Peluang Pekerjaan

Banyak sekali produk atau jasa yang tidak bisa langsung ditawarkan kepada konsumen. Maka diperlukan pihak lain untuk melakukan kegiatan distribusi. Dari kegiatan ini, akan semakin banyak orang yang diberi peluang dalam pekerjaan. Akhirnya ini berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat.


Mempelajari apa itu distribusi sampai jenisnya, tujuannya dan contohnya akan membuka kesadaran bahwa aktivitas tersebut penting dalam membangun ekonomi negara. Selanjutnya, diharapkan semua pihak saling bekerja sama untuk memaksimalkan kegiatan distribusi dan aktivitas ekonomi lain yang berkaitan agar pembangunan ekonomi negara semakin berkembang.


Salam,



No comments:

Post a Comment