8 Jan 2019

Minyak Kutus Kutus, Minyak Ajaib untuk Berbagai Keluhan



Minyak Kutus Kutus, mungkin banyak yang belum pernah mendengar namanya. Memang, minyak yang berasal dari Bali ini baru-baru ini mencuri perhatian para praktisi pengobatan herbal karena khasiatnya. Dan sekarang memang pengobatan herbal menjadi primadona karena dianggap alami aman dan relatif terjangkau dibanding pengobatan secara medis.

Apa itu Minyak Kutus Kutus?

Minyak kutus-kutus merupakan minyak berbahan dasar minyak kelapa yang dicampurkan dengan berbagai tanaman herbal lainnya. Bahan-bahan yang dijadikan inti dari minyak ini selain minyak kelapa juga ada daun neem, daun ashitaba, purwaceng, bunga lawang, temulawak, pule, dan juga gaharu. Semua bahan tersebut diambil dari unsur yang disebut sebagai  pohon kehidupan meliputi daun, bunga, buah, batang, dan akar.

Minyak pertama kali dibuat oleh Servasius Bambang Pranoto pada tahun 2012 lalu di sebuah desa kecil bernama Bona yang terletak di Kabupaten Gianyar, Bali. Kecelakaan yang menimpanya membuat kakinya lumpuh hingga muncul keputusasaan. Dengan memanfaatkan tanaman di sekitar rumah, pria asal Klaten Jawa Tengah ini akhirnya meracik ramuan minyak. Dioleskannya minyak hasil racikannya tersebut pada kaki lumpuhnya. Hingga lama kelamaan kakinya kembali bisa difungsikan secara normal.

Setelah dirasa manfaatnya sangat besar, minyak kutus kutus akhirnya mulai diproduksi lebih banyak lalu diperjualbelikan mulai tahun 2013. Minyak khas Bali ini dipercaya dapat meningkatkan energi dalam tubuh sehingga tubuh mampu untuk melakukan self healing atau menyembuhkan dirinya sendiri.

Manfaat Minyak Kutus Kutus

Kemampuan minyak ini untuk membuat tubuh mampu melakukan self healing memang terbilang bagus. Itu artinya, minyak ini memang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan pengobatan. Berikut beberapa jenis penyakit yang bisa disembuhkan dengan minyak kutus kutus ini:

1. Keluhan pada Kepala

Keluhan sakit pada kepala seperti migrain dan vertigo dapat diredakan dengan mengoleskan minyak ini pada pelipis. Aromanya yang khas memberi sensasi menenangkan sehingga penderita akan menjadi rileks.

2. Pereda Nyeri

Minyak kutus kutus mengandung beberapa bahan yang mampu bekerja sebagai obat analgesik atau pereda nyeri. Manfaat yang satu ini membuat minyak kutus kutus banyak digunakan untuk meredakan gejala penyakit seperti asam urat, nyeri sendi, nyeri otot, atau nyeri haid. Untuk menggunakannya tinggal mengoleskan pada bagian tubuh yang merasa nyeri.

3. Mengatasi Masalah Kulit

Masalah kulit yang umum seperti bisul, jerawat bahkan flek hitam pada wajah, bisa berkurang dengan mengoleskan minyak ini secara teratur. Karena minyak kutus kutus mengandung antioksidan yang mampu membunuh bakteri, virus dan jamur. Namun untuk penggunaan pada wajah tetap harus berhati-hati agar tidak mengenai bagian sensitif seperti mata atau mulut.

4. Meningkatkan Vitalitas

Salah satu bahan dari minyak kutus kutus yaitu purwaceng terkenal sebagai bahan alami yang berfungsi sebagai afrodisiak atau pembangkit gairah. Karenanya minyak ini dipercaya mampu meningkatkan vitalitas pria maupun wanita.

5. Pereda Sakit Ringan hingga Berat

Minyak ini ampuh untuk meredakan sakit ringan seperti batuk, pilek, mabuk perjalanan, masuk angin, dan nyeri haid. Selain itu minyak ini juga berfungsi meredakan keluhan pada tulang dan otot seperti keseleo, reumatik, kram, pegal linu, encok dan sejenisnya. Tak hanya itu, berdasarkan pernyataan dari pemakainya, minyak kutus kutus juga bisa untuk meredakan sakit berat seperti jantung dan diabetes.


Meskipun penggunaan minyak ini aman untuk digunakan, tapi sangat perlu untuk tetap berhati-hati dengan penggunaan obat herbal ini. Pastikan pengguna minyak ini tidak memiliki hipersensitivitas terhadap salah satu komponen yang menyusun minyak ini. Jika pengguna memiliki masalah kesehatan yang cukup serius, maka disarankan untuk terlebih dahulu berdiskusi dengan dokter tentang penggunaan minyak ini.

Segera rasakan beribu manfaat dari minyak kutus kutus.

Salam,

No comments:

Post a Comment

Mohon Berikan Komentar dengan URL